Handmade Rajut Lien Lazuardy

Handmade Rajut Lien Lazuardy Membuat berbagai hasil rajutan tangan

03/06/2026
Di Ujung Gerimis : Lien LazuardyRintik hujan turun tanpa tergesaSeolah langit sedang menulis suratYang tak pernah selesa...
02/06/2026

Di Ujung Gerimis

: Lien Lazuardy

Rintik hujan turun tanpa tergesa
Seolah langit sedang menulis surat
Yang tak pernah selesai dibaca
Menyisakan basah mencetak genangan

Di jalan basah itu aku berdiri
Bersama rindu yang tumbuh seperti lumut
Diam-diam menempel pada waktu
Meski berkali-kali ingin kulepaskan

Aku menadah gerimis samarkan tangis
Membiarkan setiap tetes jatuh di wajahnya
Seperti aku yang membiarkan kenangan
Datang tanpa pernah benar-benar pergi

Gerimis semakin deras
Daun-daun bambu berbisik pelan
Membawa namamu dari arah yang tak terlihat
Lalu menyimpannya di sela napas

Dan di ujung hutan sepi
Pelangi membentang seperti janji lama
Warnanya menyala di antara kabut
Mengingatkanku bahwa kehilangan
Bukan akhir dari segala cahaya

Maka aku berjalan pelan
Membawa rindu yang masih utuh
Ada hati yang tetap menunggu
Meski hanya ditemani gerimis semu
Dan pelangi yang tak pernah benar-benar bisa disentuh

Kadang rindu bukan ingin memiliki kembali
Melainkan ingin memastikan bahwa kenangan itu
Masih hidup di dalam hati
Seterang pelangi setelah gerimis panjang berlalu

Bandung, 3 Juni 2026



Syukur tak Terukur: Lien LazuardyAku belajar membaca waktuDari langkah kecil, kini mulai meninggalkan jejak panjangDulu,...
01/06/2026

Syukur tak Terukur

: Lien Lazuardy

Aku belajar membaca waktu
Dari langkah kecil, kini mulai meninggalkan jejak panjang
Dulu, tangan mungil itu menggenggam jemariku
Seolah dunia terlalu luas untuk ditaklukkan
Kini, bahunya mulai tegak
Tatapannya mulai mengenal arah

Gerimis membasahi halaman hati
Aku menyadari dalam diam, musim telah bekerja
Anak laki-lakiku tumbuh, bukan lagi sekadar peluk yang mencari teduh
Melainkan pohon muda, sedang belajar menyentuh langit

Aku bersyukur
Atas tawa yang pernah memenuhi rumah
Atas pertanyaan-pertanyaan sederhana
Yang kini berubah menjadi pemikiran yang
Bersyukur atas setiap hari
Yang mengajarkannya menjadi lebih kuat
Tanpa kehilangan lembut hatinya

Gerimis hari ini terasa berbeda
Ada haru yang menetes bersama rinainya
Namun bukan kesedihan
Hanya rasa syukur yang begitu penuh
Hingga sulit kutampung dengan kata-kata
Jika kelak jalan hidup membawanya jauh
Aku berharap ia tetap mengenang
Bahwa ada doa yang tak pernah pulang dari langit
Ada kasih yang tak pernah selesai tumbuh

Dan di setiap gerimis yang jatuh
Aku akan selalu mengingat hari-hari ini
Saat seorang anak laki-laki
Perlahan menjelma lelaki yang lebih baik

Sementara aku berdiri di beranda waktu
Menatap hujan yang lembut
Dan mengucap syukur berulang-ulang
kepada Tuhan
Karena telah menitipkan
Sepotong cahaya dalam hidupku
Yang kini sedang belajar bersinar, dengan caranya sendiri

Bandung, 2 Juni 2026

(1185 karakter)




22/05/2026



20/05/2026

Langkah kecil hari ini, bisa jadi pintu besar untuk mimpi esok hari.
Bangga bisa menjadi bagian dari acaranya, semangat para pelaku kreatif di Pasar Kreatif Bandung 2026. Saat karya lokal diberi ruang, di situlah kreativitas tumbuh menjadi harapan dan peluang baru. 🌸🧢
Terus berkarya, terus percaya, karena setiap tangan kreatif punya cerita yang layak dikenal dunia. πŸ’™
”

30/11/2025

Balada Pulang Bersama Sepi

:Lien Lazuardy

Di jalan pulang kau tersenyum sayu
Membawa senja yang jatuh perlahan sendu
Langkahmu bergetar di antara cerita hujan
Seolah menahan kisah yang tak terucap
Aku memanggilmu dalam diam yang pilu
Namun bayangmu berlari pergi tanpa jawaban
Angin menjadi saksi berharap menetap
Sisa cinta yang tak sempat terurai penuh harapan

Harapan musnah berbalut kata, kau menoleh pilu
Seakan mengukur jarak antara aku dan waktu
Ada perih yang tumbuh di balik tawa
Tak mampu disembuhkan hujan semalam
Namamu masih terpatri di palung rindu
Namun kau berjalan menjauh, lupakan segala rencana
Sementara lampu jalan mengaburkan kelam
Langkah terseok, hening di hati ramai di kepala

Di heningnya hati retak, tersisa ragu dipeluk rindu
Dengan doa yang lirih, namun masih memburu
Seakan diri tak belajar melangkah, melepas pergi
Sedang yang dinanti hilang di balik kabar dusta
Senja terakhir jatuh tepat pada namamu
Menyisakan bayang tersisa, lupa tersapu mentari
Dan malam datang memadamkan sabar tersisa duka
Membiarkan kisah ini pulang tanpa temu dan sendiri

Bandung, 28 November 2025

Yuk, ikuti kelasnya yang pasti nggak kaleng-kaleng. Semangat πŸ’ͺπŸ’–
18/01/2025

Yuk, ikuti kelasnya yang pasti nggak kaleng-kaleng. Semangat πŸ’ͺπŸ’–

21/12/2023

Address

Hong Kong

Telephone

+85295871737

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Handmade Rajut Lien Lazuardy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Handmade Rajut Lien Lazuardy:

Share