07/09/2020
MENGUKUR ITU KEDALAM, BUKAN KELUAR!!
Semakin hari saya semakin bergairah dengan yang namanya ilmu Shadow ilmunya para BIN (Badan Intelejen Negara), CIA, FBI, Dll. Sangat menarik karena didalamnya ada ilmu psikologi yang berhubungan dengan database dsb pokoknya kece abis lah ๐ฌ.
Dari sini juga saya belajar pesan moral yang pernah diajarkan salah dua guru spiritual dan Bisnis saya yang pengaruhnya menasional dan menginternasional yaitu mengukur diri itu kedalam, Bukan keluar, bukan mengkambing hitamkan situasi/orang dsb melainkan ambil kaca hati dan lihat perilakumu seperti apa? sehingga menyebabkan persoalan itu terjadi. karena sesungguhnya yang Baik datangnya dari Allah SWT dan yang buruk dari diri sendiri, Stop!! Tidak usah dibantah!! Kita lanjut.
Apa hubungannya Bro dengan BIN, CIA, FBI DLL? Waduh, masa sih kalian kurang jeli dengan rangkaian kalimatku diatas? Hehe... okok begini sederhananya ilmu psikologi cukup berperan didalam dunia intelejen dan dari kaca mata Religi itu melihat sesuatu harus menggunakan hati. Tapi tidak banyak yang bisa menggunakan hati maka dari itu ilmu psikologi masuk untuk menyederhanakan itu semua. Karena cara berpikir otak selalu mengarah ke sesuatu yang bisa diterimanya secara AKAL!
Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog. Psikologi ada beberapa diantaranya Perkembangan, Klinis, Pendidikan, Sosial, Industri dan organisasi banyak kan? Ok berikut penjelesan yang lebih enak penyampaiannya dari father bisnis saya om Bossman Mar Di Gu mengenai MENGUKUR KEDALAM BUKAN KELUAR.
Generasi milenium adalah mereka yang saat ini berusi 18 tahun โ 35
tahun, yang lahir di antara tahun 1980an awal hingga 1999. Dan saat
ini di indonesia generasi milenium itu merupakan 100 juta populasi penduduk.
Mereka ini trend setter fashion, motor ekonomi kreatif, faham gagdet dan
teknologi, life style, entertaiment hiburan, kuliner, dan banyak lagi yang di
dominasi oleh generasi ini.
Generasi ini sangat skillful, multitasking bisa balas email sambil denger
lagu dan menerima telphone berbarengan. Sangat melek teknologi
Generasi ini berciri informil, santai, moody - perasaan adalah hal yang
sangat di tunjukan, dipentingkan, crowd opinion orientation dalam keptusan
biasanya juga s**a menunggu opini orang lain dan didapat dari dunia
informsi sosmed dan dunia maya lainnya, berpendidikan lebih baik dari
generasi sebelumnya di usia yang sama, berwawasan lebih baik bahkan
sering menganggap mereka โover qualifyโterhadap kerjaan mereka di dunia
korporasi dan lebih ekspresif.
Senang mendapat pujian dan bukan peng-hendle kritik yang baik bahkan
tidak baik. Apa lagi hujatan, sulit sekali mereka menerimanya. mereka sangat
konfrontatif urusan hal ini, ego center mereka besar.
Manner dalam perilaku atau cara mengerti pikiran orang lain? Hahaha
bisa di katakan mereka agak tipis bisa mengerti hal itu. Ngak pandai, mereka
sering potong kompas dan sulit memahami isi pikiranorang lain. Itu salah satu
kelemahan generasi ini. bahkan saya menilai generasi ini usia kedewasaan
atau usia psikologynya di bawah usia biologisnya?
Maksudnya mas? Saya memerlukan penjelasan
Usia biologisnya misalnya 29 tahun, tetapi usia kedewasaan sosialnya bisa
baru 19 tahun atau awal 20 tahunan. Usia psikologisnya usia belasan, Bocah
banget! Padahal di kultur bangsa lain itu usia sangat matang dewasa.
Inilah pagi-pagi saya di kuliahi oleh seorang sahabat lama yang tangal 14
januari 2016 ini mengundang saya ke Jogja untuk hadir dalam agurasi gelar
doktonya di bidang ilmu politik di mana latar belakangnya adalah psikologi
sosial dan pengusaha
Dia melanjutkan, Itulah alasan saya merekrut pegawai dalam tahun 2015
kemarin usianya bebarpa di atas 35-40 tahunan. Sehingga umur rata-rata
karyawan saya saat ini 34 tahunan. Tahun 2012-2013 kemarin usia rata๏ฟพratanya karyawan adalah 27 tahunan. Waduh..cape deh!! Kayak ngurus anak
remaja, bahkan mungkin masih enak ngurus anak remaja.
Mereka bisa โbad moodโ hanya karena kita tekan. Mereka bisa keluar
berhenti kerja hanya karena target tidak tercapai dan di marahin. Konflik
horisontal dikantornya juga tinggi. Ada saja yang di konflik kan, dan bagi
generasi diatas, atau yang usianya sekitar 45-50an, hal yang mereka
konflikan itu bukan masalah banget. Karena bisa menekan pride atau harga
diri. Generasi milenium, ngak pinter urusan ini. Misalnya dalam memilih event
di kantor, itu malah bisa buat gap karena rebutan bukan membuat akrab.
Memilih selera dan menu makanan acara ulang tahun kantor itu bisa jadi
konflik karena mereka well inform dan banyak tahu dan memaksakan idenya.
Dan banyak lagi. Pusing pala adiknya berbie..katanya sambil pegang dengkul,
bercanda menunjukan kepada adiknya berbie di dengkul.
Bener loh mas wowiek, Manja sekali caranya mereka memperlakukan hidup
mereka. Spoil banget, soft lunak sekali inginya jalannya kehidupan. Padahal
kalau mereka manja dengan diri mereka kehidupan akan membalance
dengan memaksa mereka melalui jalan yang keras kesehariannya. Di sisi
lain kalau manusia keras dengan dirinya, disiplin, manner, attitude di jaga,
memiliki care dan intergitas, kehidupan keseharian menjadi melunak. Alam
sayang sama orang yang ber-karakter!.
Itu pengalaman saya loh, itu mungkin empiris pengalam pribadi, namun
itu belief sistem saya, katanya dengan nada tinggi untuk meyakinkan saya
akan sintesanya.
Generasi milenium ini adalah generasi yang lahir dalam kondisi dunia
yang lebih baik dari generasi yang sebelumnya. Tak banyak melihat perang,
tak banyak tahu kelaparan, generasi milenium cenderung melihat dunia lebih
optimis.
Mereka melihat dunia tanpa batas, karena itu mereka cenderung memilih
mengerjakan sesuatu berdasarkan perasaan. Apa yang mereka s**a. Apa
yang mereka passion. Lebih match dengan diri mereka. True colour mereka
sangat mudah terbaca. Open.
Generasi milnium adalah straight to the point tanpa basa-basi
langsunglangsung saja dalam berkomunikasi verbal atau non verbal. Kalau
menulis email, surat atau pesan mereka menggunakan pernyataan yang
langsung ke maksud tujuan. Semetara di generasi yang lebih tua mendahuluan
sapaan santun dahulu baru maksud.
Pian_I'm-Pian Mardigu WP Indonesia Unik PC ART Design
Bisnisimpianku Online School
"Pelopor Bisnis Simple"