Ketika aku ingin maen pergi malam pulang pagi seperti anak muda yang ku lihat, aku slalu ingat di Sumatera ayah, ibu dan kedua adikku di kampung hidup penuh kesederhanaan...
Ketika aku ingin berfoya-foya seperti anak muda yang lain, aku ingat betapa di kampung kedua adikku tak pernah merasakan apa yang aku rasakan...
Ketika aku ingin makan enak di Restaurant2, aku slalu ingat bahwa ayah, ibu dan
kedua adikku tak pernah makan enak seperti apa yang aku makan....
Ketika aku ingin beli baju, beli apa yang aku inginkan, ingin tampil keren seperti anak muda lainnya, aku slalu ingat bahwa kedua adikku pengen beli sepatu baru aja belum kesampaian...
Ketika aku ingin beli HP yang sekrang lagi musimnya buat anak muda, aku slalu ingat bahwa kedua adikku slalu pake Hp bekas aku.....
Ketika aku ingin jalan ato maen kesana kesini, aku slalu ingat bahwa ayah dan ibuku hanya seorang buruh harian,,,
aku slalu ingat bahwa ayah dan ibu cari uang susahnya minta ampun, hidup sebagai buruh terkadang hanya bisa bekerja ketika di suruh...
aku slalu ingat bahwa disana ayah dan ibu rela panas2an buat biaya hidup dan kuliahku dirantauan.. Semoga aku selalu ingat dengan itu semua supaya bisa menjadi penghalang bagiku untuk "bersenang2'" yang tak ada manfaatnya.. Dulu aku memang pernah terjatuh, kulupakan jati diriku, ku lupakan tujuan aku kuliah di rantauan, ku lupakan semuanya.. Kini ku coba menata kembali hidupku, tetap selalu ingat bahwa aku disini punya tujuan dan akan pergi dari sini setelah selsai kuliah.. Memang ku akui dulu aku pernah di judge sebgai anak nakal, itu semua karna aku tak bisa menjaga diri, tapi disini aku berusaha memperbaiki itu semua.. krn ku yakin bahwa kemaren belum tentu sama dengan hari ini. Jadi mungkin dulu aku "jelek' dimata teman2, tapi hari ini dan esok mungkin aku bisa berubah...janngan nilai aku sama dengan yang dulu..