26/11/2019
Bahaya Kandungan Skincare yang Merugikan!
Tahukah Anda dengan kandungan skincare yang anda gunakan sekarang?
Sayangnya, sebagian kita pasti menjawab 'TIDAK TAHU'. Namun, tidak sedikit juga dari kita yang 'PURA-PURA TIDAK TAHU', karena telah tergiur dengan kelebihan atau hasil yang didapatkan dari produk tsb.
Padahal, jika kita mau double check kembali, ada beberapa kandungan produk yang berbahaya dan sepatutnya dihindari karena dapat memberikan efek jangka panjang, baik pada kesehatan maupun kecantikan kulit kita.
Berikut ini adalah sejumlah bahan sintetis berbahaya yang kerap kita jumpai dalam produk sehari-hari:
1. Paraben merupakan bahan pengawet yang banyak ditemukan pada hampir setiap produk perawatan dan kosmetik.
Nama lain: Methylparaben, propilparaben, isoparaben, butylparaben.
Resiko kesehatan: Memiliki sifat seperti hormon estrogen yang ditengarai berhubungan dengan kanker.
2. Phalates merupakan bahan untuk mempertahankan warna dan wangi yang jamak digunakan pada produk perawatan kulit, kosmetik, kutek dsb.
Nama lain: Dibutylphthalate, DBP, butyl ester.
Resiko kesehatan: Ditengarai bersifat karsinogen atau memicu kanker.
3. Dioxane merupakan bahan pembuat busa yang banyak ditemukan pada produk sabun, shampo, pasta gigi dsb.
Nama lain: Sodium lauryl sulfate (SLS), sodium laureth sulfate.
Resiko kesehatan: Ditengarai bersifat mutagen alias berhubungan dengan mutasi gen.
4. Formaldehyde merupakan bahan pengawet yang banyak ditemukan pada produk perawatan dan kosmetik.
Nama lain: Dialozidinyl urea, iodopropinyl butylcarbamate, DMDM hydantoin.
Resiko kesehatan: Ditengarai bersifat karsinogen atau memicu kanker.
5. Triclosan merupakan bahan anti bakteri yang banyak ditemukan pada sabun, pasta gigi dan deodoran.
Nama lain: Microba, biofresh, irgasan, lexol, sterzac, cloxifenolum.
Resiko kesehatan: Ditengarai menyebabkan gangguan hormonal dan sistem imun.
Dan masih banyak lagi produk sintetis berbahaya seperti mineral oil, TEA, DEA, glycols, PEGS dsb. Memang dalam pembuatannya, dosis yang digunakan relatif rendah dan aman. Tapi tidak menutup kemungkinan, pemakaian yang digunakan setiap harinya apalgi pada kulit wajah akan berdampak tidak baik.
Salah satu dampaknya, kulit kita akan menjadi ketergantungan dan sulit untuk memutuskan itu. Dan jenis kulit yang paling sulit melepaskan ketergantungan adalah kulit yang mudah berjerawat dan sensitif.
Salah satu bahan yang sering digunakan kulit berjerawat dan sensitif yang akan membuat kita sulit untuk hidup tanpanya adalah Salycilic acid dan Benzoyl Peroxide.
Bahan tersebut adalah bahan sintetis yang fungsinya untuk membunuh bakteri dan mengurangi produksi minyak alami kulit. Namun dampak jangka panjangnya, kulit kita akan menjadi kering.
Lalu bagaimana dengan pemakaian produk alami?
Bahan alami pun bukan berarti pasti 100% cocok untuk kulit kita. Beberapa bahan alami pun perlu digunakan dalam kadar yang tepat atau dihindari jika tidak cocok untuk jenis kulit kita dan memakan waktu yang lebih lama dibanding sintetis u/ beradaptasi.
Laili Beauty,
The Firt Halal Korean Look
Berbahan aktif bidara dan pitera, diolah dengan teknologi nano dari Korea.