02/10/2020
"Selamat Hari Batik Nasional 2020"
Batik bagi saya pribadi adalah nafas kehidupan. Tiada hari tanpa selembar kain batik. Tidak peduli hari kerja, akhir pekan maupun tanggal merah kalender. Selalu ada batik mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat memejamkan mata. Bahkan mimpi pun bisa muncul batik ๐๐
Peringatan Hari Batik Nasional kadangkala terasa seperti hari "biasa" saja ๐๐
Tahun ini sedikit berbeda. Kegiatan daring webinar Batik muncul dari berbagai kalangan. Menarik.
Perhatian terhadap industri Batik cukup tinggi. Dan banyak diantaranya yang mengangkat tema kondisi Batik Indonesia yang mengalami tantangan berat selama masa pandemi Covid19.
Sebagai pihak yang kerap dipercaya untuk merawat kain-kain batik berharga, demikian juga melakukan jual beli batik baru maupun lama yang collectible, saya bertemu dengan beragam pihak yang terkait dengan batik. Masing-masing memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan batik di Indonesia.
Batik sendiri hadir melalui proses panjang kolaborasi dari hulu hingga hilir. Dari pembuatan desain motif hingga menjadi selembar kain batik, menuntut ketekunan kerja berbagai pihak. Batik adalah teamworking.
Pada masa pandemi yang memukul berat industri batik, kerjasama dari berbagai pihak agar sektor ini bertahan juga sangat dibutuhkan. Permintaan turun tajam karena pemakaian batik untuk kegiatan bersosialisasi yang bersifat luring juga berkurang.
Namun dari observasi kegiatan batik yang saya lakukan sehari-hari, walau scope nya sangat kecil, permintaan batik dengan kualitas baik masih ada. Apresiasi terhadap batik-batik berkualitas nampaknya masih positif. Walau memang tidak setinggi sebelum pandemi.
Setidaknya, ini memberikan harapan bahwa apresiasi terhadap batik masih ada. Tantangan selanjutnya bagi pembatik masa kini adalah menghasilkan karya yang berkualitas, kreatif dan inovatif.
Seperti halnya proses pembuatan batik yang bersifat kolaboratif, maka kolaborasi antara pembeli dan pembuat kain batik dibutuhkan untuk memastikan industri ini bertahan hingga pandemi berlalu.
Semoga๐
Yogyakarta, 2 Oktober 2020