25/03/2018
💙💜💛 *Informasi Dasar Seputar Pergendongan* 💛💜💙
🍒 *Tentang Babywearing*
🌱 Dalam istilah babywearing/pergendongan, seringkali disebutkan M-shape, J-shape, C-Shape, TICKS, Knee to Knee, dan lain-lain.
🌱 Apakah sebenarnya yg dimaksud dengan istilah-istilah tersebut? Seberapa pentingnya menerapkannya dalam hal menggendong anak? Apa pengaruhnya bagi kesehatan bayi dan penggendong?
🌱 M-Shape: Bayi digendong dengan posisi upright / tegak, posisi kaki bayi dalam gendongan membentuk huruf M. Bagian bawah gendongan menyokong seluruh paha bawah, bokong, hingga di bawah lutut bayi (knee to knee). Posisi lutut bayi sedikit lebih tinggi dari bokong nya. Posisi ini ideal sejak usia 0 bulan hingga anak tidak ingin digendong. Merupakan posisi paling nyaman dan mendukung pertumbuhan tulang pinggul bayi.
🌱 J-shape: Bayi digendong dengan posisi upright / tegak. Posisi ini optimal untuk membantu tulang dan bantalan tulang punggung pada bayi untuk berkembang secara maksimal. Posisi ini merupakan posisi gendong dari usia Newborn.
🌱 C-shape: Di dalam dunia Babywearing bisa diterjemahkan sebagai posisi chin on chest (posisi yang kita hindari). Posisi ini seperti punggung bayi melengkung membentuk huruf C, dan dagu bayi menyentuh dada bayi. Merupakan posisi yg berbahaya atau dihindari karena membahayakan bayi.
🌱 T.I.C.K.S. Rules: Merupakan panduan keamanan saat menggendong bayi. Dirumuskan oleh School of Babywearing UK sejak tahun 2010 setelah kejadian bayi meninggal di dalam gendongan.
🌱 Panduan TICKS Rules telah diadaptasi oleh banyak Babywearing Consultant/Educator.
🌱 Tujuannya posisi J-Shape agar memberi kesempatan Intervertebral Discs pada ruas tulang punggung bayi berkembang dgn optimal.
🌱 Intervertebral Discs adalah penyusun 1/4 - 1/3 dari total panjang tulang punggung, berupa gel berbentuk cincin, terletak diantara ruas tulang punggung, dan akan melunak ketika dalam posisi sedang beristirahat.
🌱 Tujuannya posisi M-shape : tulang pinggul bayi juga belum berkembang dgn sempurna sampai berumur 2 tahun. Di tahun pertama usianya, tulang pinggulnya masih berupa tulang rawan (Cartilage), dan soket yg memegang pangkal tulang paha masih belum berkembang sempurna.
🌱 Digendong dengan posisi kaki terbuka akan memposisikan pangkal tulang paha terletak masuk sempurna pada soket sendi pinggul bayi dan juga nyaman untuk bayi.
❗❗ *PENGECUALIAN:* ❗❗
*Menggendong bayi secara upright dgn posisi M-Shape J-Shape merupakan posisi yg paling optimal, tetapi ada beberapa kasus kesehatan bayi yg tidak menyarankan posisi tersebut. Contohnya, bayi yg lahir dengan kelainan jantung apabila digendong dgn posisi upright justru akan memberikan tekanan / pressure pada dadanya. Sehingga posisi yg terbaik adalah craddle carry (posisi berbaring).*
*Oleh karena itu perlu mengetahui riwayat kesehatan bayi sebelum menentukan teknik dan jenis gendongan yg tepat.*
🌱 Gendongan ergonomis (ergonomic carrier). Definisi ergonomik tersebut bukan hanya bentuknya yg menunjang M-Shape dan J-shape, tetapi juga nyaman dan aman baik untuk bayi maupun pengendong.
🌱 Apapun jenis gendongan yg dipilih, safety merupakan hal utama yg harus dipenuhi. Apakah merk yg dibeli original/bukan KW atau counterfeit carrier? Apakah jahitannya kuat dan rapi? Buckle (ceklekan) kuat tapi tetap mudah dipasang dan dibuka? Bahan yg digunakan aman, lembut? Apakah ada bagian yg tajam? dan sebagainya.
🐾🐾🐾🐾
🍒 *Berbagai Ukuran Gendongan Lokal*
*Ukuran SSC Standard*
Andrea 28.5 x 43 cm
Nana 33 x 34 cm
Cmc 31 x 40 cm
Bobita 30 x 40 cm
Zakkel 35 x 40 cm
*Ukuran SSC Toddler*
Nana 40,5 x 41,5 cm
Andrea 43 x 44 cm
Zakkel
*Ukuran SSC Preschool*
Andrea 51 x 50 cm
🐾🐾🐾🐾
🍒 *Kata-Kata Asing*
*M-Shape* : Posisi Kaki Saat Anak Digendong
*J-Shape* : Posisi Punggung Saat Anak Digendong
*Ergonomis* : Gendongan Yang Safety dan Nyaman Sesuai Standar Babywearing
*TW* : Travelling Wrap
*TG* : Travelling Gendongan
*WW* : Woven Wrap (Jenis Gendongan)
*SSC* : Soft Structure Carrier (Jenis Gendongan)
*RS* : Ring Sling (Jenis Gendongan)
*SW* : Stretchy Wrap (Jenis Gendongan)
*EW* : Easy Wrap (Jenis Gendongan)
*Mehdai/Flydai* : (Jenis Gendongan)
*Onbuhimo* : (Jenis Gendongan)
*Pouch / Pouch Sling* : (Jenis Gendongan)
*GSM* : Gramasi (Berat Gendongan, Biasanya Utk WW dan RS)
*DH* : Double Hammock (Teknik Gendongan WW)
*FWCC* : Front Wrap Cross Carry (Teknik Gendongan WW)
*FCC* : Front Cross Carry (Teknik Gendongan WW)
*Slipknot* : Teknik Ikat Pada Jarik / Cukin / Kain Panjang
*One Knot* : Satu Kali Ikat Finish
*Double Knot* : Dua Kali Ikat Finish
*GA* : Give Away
*LF* : Little Frog (Merk Gendongan)
*CMC* : Cuddle Me (Merk Gendongan Lokal)
*Nana* (Merk Gendongan Loka)
*Zakkel* (Merk Gendongan Lokal)
*Andrea* (Merk Gendongan Lokal)
*Bobita* (Merk Gendongan Lokal)
*The Nest* (Merk Gendongan Lokal)
*Tula* (Merk Gendongan Luar)
*I-Angel* (Merk Gendongan Lokal)
*Ergo Baby* (Merk Gendongan Luar)
*Daiesu* (Merk Gendongan Luar)
*Havi.Id* (Merk Gendongan Lokal)
*Babywrap.com.my* (Merk Gendongan Luar)
*Hanaroo* (Merk Gendongan Lokal)
*Drollpad/Theetingpad* : Aksesoris Gendongan Utk Diletakkan di Bagian Tali Bahu Gendongan
*Waistpad* : Bagian Pada SSC, Utk di Pinggang
*Body Panel* : Bagian Pada SSC, Utk Penopang Anak
*Buckle* : Cekelan / Ceklekan / Kuncian, Bagian Pada SSC
🍒 *Note Utk Jenis Gendongan : masih banyak lagi, bisa searching ya Bun*
🐾🐾🐾🐾
💙💜💛🧡❤💚 Happy Babywearing, Salam Gendong 💋
By *Mimis RBW* 💚❤🧡💛💜💙