Spirit Hijrah

Spirit Hijrah Berhijrah karena ingin menjadi lebih baik, bukan merasa menjadi paling baik. Semangat berjuang di ja

Gerakan semangat hijrah untuk hidup menjadi lebih baik dalam meraih kemuliaan yang hakiki dengan ridho Ilahi.

09/02/2018

Kalo pengen hijrah jadikan diri kita nyaman dan orang lain di sekitar kita pun nyaman, gunakan cara yang halus dan lemah lembut untuk menolak kemaksiatan maupun mengajak dalam kebaikkan. Jadi tidak perlu terlalu lebay dalam berhijrah..😂😂

Dari Jabir Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba, pemberi maka...
08/02/2018

Dari Jabir Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, penulisnya dan dua saksinya”, dan Beliau bersabda, “Mereka itu sama.” [HR. Muslim].
-
Dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi SAW bersabda,"Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim).
-
Dari Abdullah bin Hanzhalah ghasilul malaikah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Satu dirham uang riba yang dimakan oleh seseorang dalam keadaan sadar, jauh lebih dahsyah dari pada 36 wanita pezina. (HR. Ahmad)
-
Sesungguhnya riba termasuk satu dari tujuh dosa besar yang telah ditentukan Allah SWT. Pelakunya diperangi Allah di dalam Al-Quran, bahkan menjadi satu-satunya pelaku dosa yang dimaklumatkan perang di dalam Al-Quran adalah mereka yang menjalankan riba.
-
Perang Dari Allâh Azza Wa Jalla Dan RasulNya.
Barangsiapa nekat melakukan riba, padahal larangan sudah sampai kepadanya, maka hendaklah dia bersiap mendapatkan serangan peperangan dari Allâh dan RasulNya. Siapa yang akan menang melawan Allâh? Allâh Azza wa Jalla berfirman, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allâh dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa Allâh dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (p**a) dianiaya. [Al-Baqarah/2: 278-279]
-
Cek T-Shirt:


-
Order: WA 087820404980
Store: Jl. Golf Barat Raya No.27 Antapani - Bandung
-

Di surga ada delapan pintu surga. Salah satu pintu dinamakan Ar-Rayyan dan pintu ini khusus bagi orang yang berpuasa. Da...
08/02/2018

Di surga ada delapan pintu surga. Salah satu pintu dinamakan Ar-Rayyan dan pintu ini khusus bagi orang yang berpuasa. Dalam hadits disebutkan,
عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « فِى الْجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ لاَ يَدْخُلُهُ إِلاَّ الصَّائِمُونَ »
Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari no. 3257).

"Hal terburuk dari kesalahan kita adalah kepentingan kita di dalam kesalahan orang lain". (Ali Bin Abi Thalib)-Tajassus ...
07/02/2018

"Hal terburuk dari kesalahan kita adalah kepentingan kita di dalam kesalahan orang lain". (Ali Bin Abi Thalib)
-
Tajassus adalah mencari-cari kesalahan orang lain dengan menyelidikinya atau memata-matai. Dan sikap tajassus ini termasuk sikap yang dilarang dalam Al Quran maupun hadits.
-
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” (Al-Hujurat: 12).
-
Syekh Abu Bakar bin Jabir al-Jazairi rahimahullah berkata ketika menafsirkan ayat ke 12 dari surat Al-Hujurat, “haram mencari kesalahan dan menyelidiki aib-aib kaum muslimin dan menyebarkannya serta menelitinya” [Aisar at-Tafaasir li Kalam al-‘Aliy al-Kabir, hal. 128].
-
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda: "Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” [HR Bukhari & Muslim].
-
Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata, "Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik.”
-

Berlomba-lomba meninggikan bangunan Ini adalah salah satu tanda Kiamat yang muncul dekat dengan masa kenabian. Setelah i...
06/02/2018

Berlomba-lomba meninggikan bangunan Ini adalah salah satu tanda Kiamat yang muncul dekat dengan masa kenabian. Setelah itu menyebar sehingga manusia berbangga-bangga membuat bangunan tinggi dan menghiasi rumah. Banyak dari mereka yang tunduk pada dunia, dan penyakit umat sebelum mereka menjalari mereka, yaitu berlomba-lomba mengumpulkan harta dan menggunakannya pada tempat yang tidak layak menurut pandangan agama, hingga orang-orang badui dan yang semisalnya dari kalangan orang-orang fakir dilapangkan untuk memperoleh dunia seperti yang lainnya. Mereka mulai mendirikan bangunan bertingkat dan berlomba-lomba di dalamnya.
-
Sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dijelaskan dalam ash-Shahiihain dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Jibril Alaihissallam ketika ia bertanya tentang waktu terjadinya Kiamat: "Akan tetapi aku akan menyebutkan kepadamu tanda-tandanya… (lalu beliau menyebutkan, di antaranya:) jika para pengembala kambing berlomba-lomba meninggikan bangunan, maka itulah di antara tanda-tandanya.” [HR. al Bukhari]
-
Sementara dalam riwayat lainnya diungkapkan: "Dan engkau menyaksikan orang yang tidak memakai sandal, telanjang lagi miskin yang mengembala domba, berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.” [HR. Muslim]
-
Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma, beliau berkata: "Wahai Rasulullah, dan siapakah para pengembala, orang yang tidak memakai sandal, dalam keadaan lapar dan yang miskin itu?” Beliau menjawab, “Orang Arab.” [HR Ahmad]
-
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak akan datang hari Kiamat… hingga manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan.” [HR al Bukhari]
-
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Makna berlomba-lomba meninggikan bangunan adalah setiap orang yang membangun rumah ingin jika rumahnya itu lebih tinggi daripada yang lainnya. Mungkin p**a maknanya adalah berbangga-bangga dengan memperhias dan memperindahnya, atau makna yang lebih umum dari itu. Hal itu telah banyak ditemukan bahkan bertambah banyak.”[Fat-hul Baari (XIII/88)].
-

Dalam hadits dari ‘Aisyah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa s**a berjumpa...
06/02/2018

Dalam hadits dari ‘Aisyah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa s**a berjumpa dengan Allah, Allah juga mencintai perjumpaan dengannya. Sebaliknya barangsiapa membenci perjumpaan dengan Allah, Allah juga membenci perjumpaan dengannya.” Kontan ‘Aisyah berkata, “Apakah yang dimaksud benci akan kematian, wahai Nabi Allah? Tentu kami semua takut akan kematian.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Bukan begitu maksudnya. Namun maksud yang benar, seorang mukmin jika diberi kabar gembira dengan rahmat, keridhoan serta surga-Nya, ia s**a bertemu Allah, maka Allah pun s**a berjumpa dengan-Nya. Sedangkan orang kafir, jika diberi kabar dengan siksa dan murka Allah, ia pun khawatir berjumpa dengan Allah, lantas Allah pun tidak s**a berjumpa dengan-Nya.” (HR. Muslim no. 2685).
Para ulama menggolongkan takut akan kematian menjadi dua macam:
1. Takut yang tidak tercela, yaitu takut mati yang sifatnya tabi’at yang setiap orang memilikinya.
2. Takut yang tercela, yaitu takut mati yang menunjukkan tanda lemahnya iman. Takut seperti ini muncul karena terlalu cinta pada dunia dan tertipu dengan gemerlapnya dunia sehingga banyak memuaskan diri dengan kelezatan dan kesenangan tersebut. Inilah yang disebutkan dalam hadits dengan penyakit wahn, yaitu cinta dunia dan takut mati.

06/02/2018

"Maka Allah akan berkata, “Adakah diantara orang yang berdosa akan bertaubat, adakah orang yang akan meminta ampunan, adakah orang yang berdo’a, adakah orang yang meminta? "Hingga fajar terbit”. [HR. Imam Ahmad no.11911].
-
Imam Ahmad menunjukkan kepada kita bahwa saat inilah waktu yang sangat utama bagi kita untuk memulai kembali, bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Ketika itu Allah Subhanahu wa Ta’ala memanggil kita para pendosa.
-
Bukankah kita pendosa wahai kawan ??? Bukankah dosa kita amat banyak wahai diri !!!
-
Belumkah jiwa kita memohon ampunan kepada Allah ‘Azza wa Jalla !!! Masih enggankah kita beristighfar kepada Allah Tabaroka wa Ta’ala !!!
-
Belumkah kita berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar mendapatkan hidayah di atas jalan yang haq ???!!!
-
Belumkah kita meminta kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar kita tetap di atas jalan yang benar hingga Malaikat Maut tiba ???!!!
-
Jangan Sia-siakan waktu dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia.
-
🎬ust

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka...
05/02/2018

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (p**a) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Ahqaf: 13-14).
Dari Abu ‘Amr atau Abu ‘Amrah Sufyan bin Abdillah, beliau berkata, "Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ajarkanlah kepadaku dalam (agama) islam ini ucapan (yang mencakup semua perkara islam sehingga) aku tidak (perlu lagi) bertanya tentang hal itu kepada orang lain setelahmu [dalam hadits Abu Usamah dikatakan, “selain engkau”]. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Katakanlah: “Aku beriman kepada Allah“, kemudian beristiqamahlah dalam ucapan itu.” [HR. Muslim].

05/02/2018

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda: “seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya, kecuali orang-orang yang terang-terangan (memamerkan dosanya). Diantara yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian diwaktu malam ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya. (HR. Bukhari-Muslim).
Memasang foto profil yang membuka aurat berarti memamerkan kemaksiatan. Membuka aurat adalah perbuatan dosa/maksiat, dan menjadikannya sebagai foto profil berarti memamerkan dosa/kemaksiatan tersebut. Cukuplah Hadist ini menjadi cambuk dan nasehat bagi kita, orang yang memamerkan perbuatan dosa diancam tidak diampuni dosanya. Na’udzubillah.
Sudah sangat jelaslah bagi kita perkara memasang foto profil yang membuka aurat bukanlah perkara sederhana. Bahkan ada yang mengatakan dosa memasang foto di media sosial yang membuka aurat merupakan dosa 24 jam. Dosa akan terus mengalir kepada kita selama ada yang melihat foto tersebut, bahkan ketika kita sedang tidak bermain media sosial. Dosa terus mengalir kepada pengguna foto profil walau mungkin kita sedang tidur, sedang belajar, bahkan dosa terus mengalir ketika kita sedang beribadah. Bahkan lebih tragis ketika kita sudah meninggal masih berbuat dosa, yaitu ketika ada yang melihat foto profilnya. Ketika kita sudah meninggal, dosa ini terus mengalir menjadi dosa Jariyah bagi kita. Na’udzubillah

Berbekallah dengan iman dan takwa, sebab kita tidak tahu. Ketika malam mulai gelap apakah engkau akan hidup hingga terbi...
04/02/2018

Berbekallah dengan iman dan takwa, sebab kita tidak tahu. Ketika malam mulai gelap apakah engkau akan hidup hingga terbit fajar
Betapa banyak ranjang yang terhias untuk istri. Ternyata nyawa sudah tercabut ketika malam yang ditentukan
Betapa banyak anak kecil berharap panjang umur. Ternyata arwah mereka dimasukkan ke dalam gelapnya liang kubur
Betapa banyak orang sehat mati tanpa penyakit. Dan betapa banyak orang sakit hidup hingga waktu yang lama
Betapa banyak pemuda yang menghabiskan pagi dan petangnya dalam kelalaian. Padahal kain kafannya sedang ditenun tanpa ia sadari
Betapa banyak orang yang di pagi hari masih tinggal di istananya. Dan di waktu sore sudah menjadi penghuni kubur
Maka, bertakwalah selalu kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena itulah keamanan dari kegoncangan-kegoncangan di padang Mahsyar
Kematian setiap hari membentangkan kain kafan. Sementara kita lalai dari hal yang menuju kita
Jangan merasa tenang dengan dunia dan gemerlapnya. Walaupun ia berpakaian dengan pakaian terindahnya
Di mana orang-orang tercinta, di mana tetangga, apa yang mereka perbuat. Di mana orang-orang yang dulu tinggal bersama kita
Kematian mereka reguk dari gelas yang keruh. Lalu kita menjadi tergadai di bawah gundukan tanah
-

Dari Shuhaib Radhiyallahu'anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Sungguh menakjubkan uru...
04/02/2018

Dari Shuhaib Radhiyallahu'anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Apabila mendapat kelapangan, maka dia bersyukur dan itu kebaikan baginya. Dan, bila ditimpa kesempitan, maka dia bersabar, dan itu kebaikan baginya”. [HR Muslim].
Engkau harus tahu bahwa Allah mengujimu menurut bobot iman yang engkau miliki. Apabila bobot imanmu berat, Allah akan memberikan cobaan yang lebih keras. Apabila ada kelemahan dalam agamamu, maka cobaan yang diberikan kepadamu juga lebih ringan. Perhatikalah riwayat ini.
“Dari Sa’id bin Abi Waqqash Radhiyallahu'anhu, dia berkata. ‘Aku pernah bertanya : Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling keras cobaannya?. Beliau menjawab. Para nabi, kemudian orang pilihan dan orang pilihan lagi. Maka seseorang akan diuji menurut agamanya. Apabila agamanya merupakan (agama) yang kuat, maka cobaannya juga berat. Dan, apabila di dalam agamanya ada kelemahan, maka dia akan diuji menurut agamanya. Tidaklah cobaan menyusahkan seorang hamba sehingga ia meninggalkannya berjalan di atas bumi dan tidak ada satu kesalahan pun pada dirinya”. [HR At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad].

Dibalik kegagalan pasti ada kesuksesan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ...
04/02/2018

Dibalik kegagalan pasti ada kesuksesan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Asy Syarh: 5). Ayat ini pun diulang setelah itu, Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Asy Syarh: 6).
-
Imam Qotadah rahimahullah mengatakan, “Diceritakan pada kami bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberi kabar gembira pada para sahabatnya dengan ayat di atas, lalu beliau mengatakan, "Satu kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Jarir Ath Thobari dalam kitab tafsirnya. Lihat Tafsir Ath Thobari, 24: 496, Dar Hijr).
-
Cara berpikir positif dalam Islam adalah dengan berhusnudzan (berbaik sangka) kepada Allah Ta'ala. Ketika musibah berupa kegagalan datang tiba-tiba menghampiri kita. Tinggal bagaimana kita berbaik sangka kepada Allah atas segala persoalan yang kita hadapi baik berupa keberhasilan maupun kegagalan.
-
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi p**a kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).
-

Address

Bandung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Spirit Hijrah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share