21/09/2019
✿✿✿ 5 GEJALA DEPRESI SEORANG IBU ✿✿✿
Tahukah, Bunda? Depresi tidak hanya datang ketika ibu baru saja melahirkan, yang dikenal sebagai depresi pasca melahirkan. Namun, depresi ibu rumah tangga juga bisa menimpa Bunda yang sehari-hari diam di rumah mengurus keluarga.
Bahkan penelitian membuktikan bahwa Ibu rumah tangga yang diam di rumah cenderung lebih mudah terkena depresi dibandingkan ibu yang bekerja.
Depresi bukanlah suatu hal yang bisa dianggap sepele karena efek buruk akan dirasakan p**a oleh suami, anak, dan orang-orang terdekat. Maka dari itu sangat penting untuk mengenali gejala depresi itu sendiri, berikut ini gejalanya:
1. Sulit mengatur emosi
Jika sering jengkel atau marah yang berlebihan, bisa jadi Bunda sedang mengalami depresi. Sebuah studi di JAMA Psychiatry tahun 2013 menunjukkan emosi yang sulit diatur menjadi gejala depresi yang dialami lebih separuh orang dalam jangka panjang.
2. Bangun terlalu pagi
Depresi membuat wanita mudah tertidur p**as. Namun demikian, Cooperman menjelaskan sebagian dari mereka mulai tertidur lebih sedikit, dan bangun lebih pagi. Oleh sebab itu, jika mulai sering terbangun sekitar pukul 4 atau 5 pagi, bisa jadi Bunda mengalami depresi.
3. Hobi yang tidak menyenangkan lagi
Kehilangan minat dari aktivitas yang Bunda sukai bisa jadi tanda depresi. Cooperman mengatakan aktivitas yang menyenangkan umumnya bisa membuat perasaan Kamu menjadi lebih baik. Namun demikian, jika hal tersebut tak lagi menarik dan memotivasi, Bunda mungkin mengalami depresi.
4. Menjadi sering bimbang
Bunda bisa merasa bimbang tanpa diduga terkena depresi. Namun jika ini terjadi berulang-ulang, hal ini memungkinkan Bunda tengah depresi. Bunda akan sulit menentukan keputusan, sering bingung, bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan.
5. Nyeri punggung luar biasa
Depresi memungkinkan Bunda mengalami nyeri punggung bagian bawah. Menurut tinjauan penelitian yang dilakukan pada 2015, semakin buruk depresi yang Bunda alami, semakin buruk p**a rasa sakit yang dirasakan. Para ahli berpendapat, nyeri punggung terjadi karena ketika seseorang mengalami depresi, saraf dalam tubuhnya pun menjadi semakin sensitif. Hal ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Bunda.
Source: id.theasianparent.com dan guesehat.com
--------------------------------------------------------------------------
KLIK "SHARE" JIKA INFO INI BERMANFAAT
--------------------------------------------------------------------------