26/10/2017
Self Reminder
Apa kabar ibu kita?
Kecintaan dan kasih sayang terhadap seorang ibu, harus tiga kali lipat besarnya dibandingkan terhadap seorang ayah.
Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menyebutkan kata ibu sebanyak tiga kali, sementara kata ayah hanya satu kali.
Bila hal itu sudah kita mengerti, realitas lain bisa menguatkan pengertian tersebut.
Karena kesulitan dalam menghadapi masa hamil, kesulitan ketikamelahirkan, dan kesulitan pada saat menyusui dan merawat anak, hanya dialami oleh seorang ibu.
Perintah penghormatan yang besar kepada seorang ibu juga banyak disebutkan dalam kitab suci umat Muslim, Al Quran. Contoh, perintah hormat kepada ibu disebutkan dalam QS Lukman ayat ke-14.
Semua diberikan tanpa pamrih apapun kepada kita semua. Ia menjadikan pangkuannya sebagai ayunan. Memberikan semua kebaikan dan apabila kita sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa.
Bahkan terasa panjang sekali kesedihannya dan ia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu. Jika seandainya dipi lih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suara yang paling keras.
Betapa banyak kebaikan ibu.
Tentu tak pantas kita semua membalasnya dengan akhlak yang tidak baik. Ia selalu mendoakan anak-anaknya dengan taufik, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.
Tatkala ibumu membutuhkanmu di saat usianya renta, sangat pantas kita semuanya menyempatkan untuk membelai dan membahagiakannya.
Tak jarang memang, kita semua kenyang dalam keadaan ia lapar. Itu semua ibu lakukan demi si buah hati yang disa yanginya.
Pengorbanan luar biasa tersebut jangan pernah kita lupakan.
Mudahkanlah segala urusan kita dengan menjaga, merawat, dan membahagiakan orang tua, terutama ibu. Karena tak tau juga, sampai kapan kita akan terus ditemani sosok ibu.
Maka sebelum penyesalan menyergap kita, di momen-momen bahagia ini, kita bahagiakan ibu.
Bidadari yang tak kenal waktu dan lelah dalam merawat dan memberikan waktunya kepada anak–anaknya.
Bermanfaat?
Share ya