FIShop - online

FIShop - online Jaket Muslimah

02/07/2016

Berkah Ramadhan
Yakinlah, masih banyak orang baik di dunia ini.
Alkisah, ada seorang yang rada sedikit gimana gitu. Mosok, dompet isi duwek dhe' tinggal begitu saja di motor. Parah kan.
Saya perhatikan itu motor dari jauh, apa gerangan yang akan terjadi pada dompetnya.
Beberapa detik kemudian duduk seorang bapak-bapak di jok sepedanya. Eh, tu cewek masih sante aja seolah nggak sadar kalau dompetnya ketinggalan.
duh, jadi geregetan saiah. Usai belanja, masih saya perhatikan. Itu orang rasanya masih linglung hingga nggak peduli dengan dompetnya.
Beberapa menit kemudian, setelah geser dari parkiran yang satu ke tempat lainnya. Akhirnya bagai ketiban rejeki dari langit. Sambil nyengir dia berkata "Alhamdulillah, dari tadi dompet ini ditinggal tapi masih setia nongkrong di jok depan"
Dan saya pun, ikut tersenyum lega sembari pengen nimpukin tu cewek.
Akhirnya, dia pun pergi bagai ditelan bumi. Tanpa sempat bertanya dek, nomer HPmu berapa.
NAh, percayakan kalau bapak tadi berniat menjaga dompet tu cewek.
Masih banyak orang baik di dunia ini, dan pastikan kamu, iya kamu yang lagi baca status ini adalah salah satunya.

Investasi buku yuk.Pilih yang aman dan menenangkan.
26/06/2016

Investasi buku yuk.
Pilih yang aman dan menenangkan.


14/06/2016

"Mbak ternyata aku nggak dibutuhkan mereka hanya memanfaatkan"
Tunggu apa maksudmu?, bicaralah yang tenang. Jangan-jangan kamu cuman lagi baper. Baper tango apa baper nissan? (Candaku berusaha menghibur)
"Mbak, bisa aja (sambil tersenyum). Tetiba air matanya mengalir membasahi p**i.
Tak tega jua melihatnya. Cuuup cuuup... (masih kekeh ngajak guyon).
Adik yang satu ini emang sensi banget. Salutnya dia selalu menganggap semua orang itu baik.
Kalau sampai nangis berarti parah nih masalahnya. Mulailah aku hadapkan wajahku padanya. Mencari celah agar reda tangisnya dan mau berbagi cerita denganku.
Semenit, lima menit hingga sepuluh menit tak ada yang berubah. Telapak tangannya masih saja menutupi wajah manisnya. Basah dengan airmata yang rupanya masih deras mengalir.
Baiklah tak kuasa berdiam diri terlalu lama keluarlah jurus pamungkas, "Dik, ingat kan nasehat pak de "sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain"
Kalau adik dimanfaatkan, alhamdulillah lho. Tandanya Allah ingin adik yang berbagi manfaat.
"Mbak, aku udah kecewa sekali". (lirih suaranya terucap)
Hanya sekali jangan sampai patah hati. Mungkin itu hanya ingin menguji seberapa kuat adik bertahan.
"Aku nggak seperti mbak"
Kalau sama semua, dunia jadi nggak berwarna. Dik, mbak juga belajar. Belajar mengolah rasa. Kita saling mengingatkan ya.
Rasanya p**iku ikutan basah menahan haru....

*sahur... sahur... sahur...*
Ups. Ternyata aku hanya kangen kampung halaman.

11/06/2016

Tak perlu berkata maaf
Maafku diujung lidah
Tersekat tak terucap
Jangan berkata maaf
Tak perlu minta maaf
Bisa jadi salahku lebih banyak
Mungkin khilafku lebih sering
Jangan buatku malu dengan ucap maafmu
Aku hanya ingin Allah ridho padaku
Pulang dalam keadaan tenang tanpa beban
Tersenyumlah agar kutahu engkaupun ridho memaafkanku
Jika senyumpun tak sanggup
Cukup doakan aku
Hingga ujung waktu
Maafku selalu mengalir untukmu
Iya untuk kalian semua yang pernah mengenalku

08/06/2016

Kenangan Terindah

Rasanya seperti baru kemarin. Saat engkau bersabar menunggu giliran. Kulihat dari wajahmu betapa besar inginmu untuk belajar.

Kini engkau pergi meninggalkan sebentuk kenangan. Masa dimana engkau sibuk memotret hanya untuk mencari perhatianku.

Tak terasa kini giliran adik kecil yang belajar abaca. Serius kali dia memperhatikan setiap gambar. Benar bahwa dia belum siap belajar baca.

Trus apa yang didapat? Adik kecil bisa belajar banyak kosakata dari gambar.

Nggak bosan? InsyaAllah nggak. Selesai box 1 udah minta lagi box yang lain.

Nggak capek? Kan mainnya cuman sebentar maksimal 15 menit. Belajar sambil bermain terasa mengasyikkan.

"Sepenggal cerita sore diiringi rinai air hujan"

06/06/2016

Bunda, saya takut
Ayo pulang, takut bunda
Ayo bunda pulang

Ada Allah nak

Takut apa? Banyak orang bunda
Nggak apa nak, mereka saudara
Mimpi itu datang lagi dalam bentuk yang lain
Pergilah yang jauh, jangan ganggu kami

Tak pernah ingin cari musuh
Yang ramah semoga tetap sumringah
Yang diam semoga tetap istiqomah

Sekedar melepas lelah
Menjaga silaturrahim

"Sesekali tertawalah supaya mereka tahu betapa mahalnya harga dari air mata"

06/06/2016

Bersabarlah diriku
Tau nggak nasehat apa yang bikin orang yang lagi emosi tambah naik pitam?

Menurut pendapat pribadi saya, nasehat untuk sabar. (kebenaran jawabannya bisa dikrosscek dg hati masing-masing) he.

Kok bisa?

Emm, nggak tau ya. Abaikan saja, ini kan lagi puasa jadi wajib sabar.

Di suatu waktu
"Mbak boleh nggak minta saran?"

'Boleh, tapi jangan disini (kami akhirnya mojok, walau mungkin ada yang memperhatikan atau sekilas mendengar apa yang sedang dibahas)'

"Mbak, saya lagi ada masalah dengan suami"

'Terus'

"Suami saya begini dan begitu. Saya mesti gimana mbak?"

'Berdoa'

"Sudah mbak. Coba gimana perasaan mbak kalau jadi saya? Saya harus gimana?"

'Berdoa aja mbak'

"Mbak saya diancam. Kalau beneran dia melakukan apa yang diancamkan bagaimana?"

'Berdoa aja, mbak InsyaAllah nggak ada apa-apa'

"Gitu ya mbak"

'Iya berdoa aja ya mbak. Saya juga mau titip, tolong doakan saya juga'

Nah lho. Yang curhat jadi kena todong doa. Saling mendoakan ya.

Tetap tersenyum dan semangat.

03/06/2016

Tanpa Huruf Vokal
Susunan kalimat tanpa huruf vokal apalah artinya.
Sebuah kata tanpa huruf vokal berasa kurang maknanya.

Ada sepenggal kisah bagi yang vokal.
Ada semisal luka bagi yang lain.

Dibungkam waktu yang belum bersahabat.
Dipisahkan jarak yang belum bersambut.

Tanpa vokal akan terasa sunyi.
Tanpa vokal bisakah dipahami.

Terdiam tanpa kata.
Tertunduk tanpa suara.
Dia hanya sedang berdoa.


01/06/2016

Beranjak dari peraduan

Adik, apa kabar?
Bolehkan kalau saya memposisikan diri sebagai kakak.
Sungguh saya belum pantas dipanggil bunda. Cukup si kecil aja yang panggil bunda.

Lagipun, biar kesannya saya awet muda. He.
Bersyukur banget bisa punya banyak adik yang keren-keren.
Rasanya saya yang harusnya lebih banyak belajar dari kalian.

Gini lho dek ceritanya?
Saya keinget dirimu. Pengen pergi ke Islamic Book Fair terus beli jilbab di stanmu. Begitu singkatnya.

Angin malam sampaikanlah salam rinduku padanya.

28/05/2016

Refleksi

Bunda, sini ta!
"Apa?"
Ini lihat (di tembok terlihat cap telapak tangannya yang basah. Samar-samar terbaca tulisan 'Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak')

"Tau dari mana kamu nak?"
Kalau bunda berhenti di lampu merah, aku baca tulisan yang ada di persimpangan seberang jalan.

Nggak nyangka dia ingat hingga dia tuliskan kembali.

Masih teringat kisah tragis kejadian di JIS, ditambah lagi kisah yuyun. Ampuni kami ya Allah, belum bisa berbuat banyak untuk negeri ini.

Apa lantas tidak ada harapan lagi?

Di setiap peristiwa pasti tersimpan hikmah. Entahlah, apa ini efek dari kapitalisme. Seolah hanya berita negatif yang dijadikan headline.

Seperti jargon yg sering mereka gaungkan "Indonesia harapan itu masih ada".

Dari sini, kota kecil tercinta, kami mencoba mengukir prestasi. Bukan saya, tapi mereka para generasi muda.

"Pesan Sponsor"
Besok nonton ya. Lomba DrumBand tingkat TĶ, SD, SMP, dan SMA di GOR SAKA Bangkalan.

27/05/2016

I want candy I want candy

Siapa coba yang nggak s**a permen?
Siapa yang kalau ngantuk sering makan permen?
Siapa yang s**a jadiin permen sebagai pencuci mulut?

Siapa coba?

"Saya saya, sambil sembunyikan telunjuk" (malu ah, masak ngaku kalau s**a permen)

Coba di cek giginya pasti meninggalkan jejak jejak masa kecil yg penuh dengan sisa permen dan coklat.

Ini tentang kekecewaan seorang ibu karena selama 2 tahun menjaga benar balitanya agar tidak makan permen dan tidak juga dikenalkan dengan permen.

Di sebuah masa, ketika putri kecilnya menangis. Dia ditenangkan dengan diberi permen. Huft, kecewa sudah pasti. Ingin menyalahkan tak bisa. Ujungnya hanya bisa menyalahkan diri sendiri.

Kenapa sih sampai segitunya?

22/05/2016

Belajar Realistis

Bunda nggak mau menang ya?
Entah kenapa baru kepikiran kalimat diatas. Kesempatan menang di depan mata, saya lepas begitu saja. Aslinya saya nggak sadar kalau bisa menang.

Kemudian dengan santai saya jawab "biar kamu bisa menang nak". Permainan pun berlanjut. Sesekali saya menang. Bahkan kebanyakan berakhir dengan seri.

Apa yang terjadi selanjutnya? Kami bahagia. Tak ada dendam. Siap menang siap kalah dan siap belajar sportif.

Seringkali dia ikut lomba di kehidupan nyata. Tak pernah sekalipun pulang bawa juara. Hingga suatu saat dia terlihat bahagia bisa bawa pulang piala. Juara? Nggak juga, alhamdulillah dapat harapan.

Menang itu hal yang lumrah. Menang bisa berarti menangis. Menang bisa juga jadi arang. Kalah bukan berarti salah. Kalah bisa berarti juga jadi abu.

Bukan lagi tentang menang dan kalah. Kami sedang belajar realistis.



Nb. Apa kabarnya webku ya. Jangan-jangan sudah jadi rumahnya Spiderman karena nggak pernah ditengokin apalagi dibersihkan.

Address

Bangkalan
69112

Telephone

082139207799

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when FIShop - online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share