24/10/2022
Https://shope.ee/4zyUS4kjZ4
"SETELAH TIDAK DENGANMU"
Terjebak dalam barisan aksara tentang kita yang tak pernah kau baca..
Ada hati yang tak pernah kau tengok keberadaaanya..
Untukmu, aku selalu memiliki banyak maaf dan permakluman..
Padamu yang begitu, aku masih bisa berulang kali jatuh cinta..
Kau yakinkan raguku bahwa kau tak seperti yang pernah singgah..
Namun pada akhirnya tak ada tujuan untuk sungguh..
Tahu kah kau betapa lelahnya diperlakukan begitu..
Aku hanya kau cari, bukan yang dituju..
Kau adalah apa-apa yang hampir, namun hanya sekedar mampir..
Kalau nanti benar-benar menghilang dimakan kecewa..
Apa kau mencariku dengan alasan penyesalan?..
Perasaan asing bernama 'MENYERAH' menyelusup begitu dalam..
Mengapa kini aku amatiran dalam perihal bertahan..
Apakah aku pecundang? Atau kau sudah terlampau keterlaluan?..
Dulu di masa silam..
Pernah bertahan sekuat-kuatnya..
Bahkan kewarasan diri sendiri diabaikan..
Menjadi apapun yang diinginkan..
Waktu itu membutakan diri sebuta-butanya..
Patah hati sempat membuatku kehilangan siapa diriku..
Hingga akhirnya, tersungkur setengah mati..
Aku menahan semua nya..
Marahku, sakitku, kecewaku, benciku..
Sampai dimana aku tak bisa merasakan apapun didalam hidupku..
Dihempas duka lara..
Dibunuh mati oleh kenyataan..
Aku sudah menyudahi semuanya..
Menjauhkan diri dari segala hal yang membuatku sesak
Karena tak ada yang tahu..
Kapan seseorang mencapai batas lelahnya..
Yang dilakukan tetap ternilai sia-sia..
Untuk seseorang yang begitu dipedulikan..
Peranku kini 'selasai'..
Puisiku 'usai'..
Isi nya tentang perihal kita yang tak "SAMPAI"
******
Namun setelah tidak denganmu..
Aku masih padamu..
Seperti lilin dalam pojok ruang yang lupa kau matikan..
Terabai dan ditinggal begitu saja..
*******
https://shope.ee/4zyUS4kjZ4