16/05/2026
Keindahan Batik Tulis yang Tersembunyi
Apa yang membuat selembar batik tulis lebih bernilai daripada sandang biasa?
Selain bahwa batik tulis dibuat sepenuhnya dengan tangan, dan tentu kesadaran yang menubuh. Nyawiji (embodied).
Batik tulis sebagai sandang, namun juga karya seni. Ada keindahan yang bisa langsung terlihat sekali pandang.
Pada motif-motif dengan dimensi besar. Motif utama. Keindahan batik tulis langsung bisa menjadi pusat perhatian. Inilah “keindahan yang-publik”. Siapapun dapat menikmatinya. Selayaknya bahan sandang yang lain.
Burung merak yang besar, buket bunga yang menjuntai, gampang memikat mata. Yang sering terlupakan, dan yang membuat batik tulis memiliki aspek estetik yang kompleks adalah “keindahan yang privat”.
Saya percaya betul bahwa batik tulis yang indah tak semata
tergantung pada harmoni dan presentasi motif utama.
Motif utama memunculkan rona keindahan karena detil yang melatarinya. Karena ribuan cecek dan kerumitan isen-isen (filling motif). Inilah “keindahan yang privat”.
Detil-detil yang saling mengisi satu sama lain. Keindahan privat ini memang tak bisa langsung dinikmati seseorang yang melihat batik yang kita kenakan.
Biasanya hanya pemilik batiknya sendiri yang lebih tahu setiap detil-detil kecil tersembunyi. Seringkali saya juga menemukan pecinta batik tulis yang bahkan baru menyadari setelah beberapa waktu bahwa batik yang dimilikinya, memiliki unsur detil-detil kecil tertentu. Ini hal lumrah.
Sebab itu, saya percaya keindahan batik yang utuh tidak bisa sekali pandang. Mungkin beberapa kali jembreng-amati, kita akan menemukan terus menerus detil-detil yang menarik. Keindahan yang tersembunyi.
Membuka selembar batik dan duduk terdiam adalah kenikmatan tersendiri. Mata menyisir setiap lekuk garis, gradasi warna timpa menimpa, sampai detil-detil kecil yang sering terlupa.
Mungkin, membuka batik hari ini, dengan membuka batik minggu depan akan menghadirkan pengalaman keindahan yang berbeda.
Selembar batik tulis seperti kehidupan, keindahannya
seolah terus menerus muncul.
—-