04/02/2017
Saat membangun bisnis, salah satu pertanyaan yg selalu Saya tanyakan pada diri Saya sendiri adalah:
"Bagaimana cara agar Saya dapat meleverage bisnis ini?
Kenapa begitu?
Karena Saya meyakini, bisnis yang menyenangkan adalah bisnis yang dapat di-LEVERAGE
Intinya, kita dituntut untuk bekerja dengan CERDAS, bukan KERAS
Pekerjaan yang dijalankan dengan keras, belum tentu menghasilkan rupiah yang banyak. Saya rasa Saya tidak perlu memberikan contohnya. Anda pasti paham soal hal ini..
Di era konseptual seperti sekarang, ditambah informasi bertebaran di dunia digital, segala sesuatunya bisa dilakukan mudah. Syaratnya, kita menguasai ilmu leverage ini..
Ilmu tentang leverage ini makin Saya pikirkan selepas Saya berbaring selama 52 hari di rumah sakit. Alhasil, banyak hikmahnya lah pokoknya...
Kebayang, selama 7 pekan sakit, Saya tidak bisa menjalankan bisnis2 Saya. Untungnya, Saya sudah menggunakan ilmu leverage ini, sehingga walaupun terbaring sakit, masih bisa menghasilkan miliaran rupiah. Alhamdulillah..
Pertanyaan yang mesti terus kita tanyakan pada diri kita sendiri untuk menguji leverage ini adalah:
"Bagaimana cara agar Saya bisa menjual produk kepada orang lain sementara Saya tidur...?"
Kalau kita sudah bisa menjawab pertanyaan ini, maka masalah leverage terpecahkan...
Coba pikirkan, apa kira2 yang Anda lakukan untuk bisa menjawab pertanyaan di atas....
Saya kasih contoh aja ya, supaya kebayang..
Awalnya Saya ngisi seminar Copywriting dimana2, dibayar 8 juta per sesi, tapi sekarang Saya buat mentoring online "Mahir Copywriting", sekali buat, jual berkali2, harga jual Rp 650rb-an, total member lebih dari 2070 orang. Dapatnya lebih banyak, tanpa harus capek2 ngomong hal yang sama di berbagai tempat... inilah LEVERAGE.
Dulunya Saya ngisi workshop Finansial Literacy di beberapa perusahaan, dibayar lumayan mahal. Tapi sekarang, Saya buat mentoring online "MELEK FINANSIAL", sekali buat, dijual berkali2, harga jual Rp 649rb, total member 1580 orang. Dapatnya lebih banyak, capeknya cuma sekali.... inilah LEVERAGE.
4 tahun lalu, Saya ngisi training penjualan ke berbagai kota di Indonesia. Ngomongin hal yang sama, intinya: jualan. Lalu Saya nulis beberapa buku. Royalti dan incomenya sampai saat ini udah miliaran. Sekali buat, sekali capek, uangnya datang berkali2... inilah LEVERAGE.
Masih banyak praktek ilmu leverage yang Saya praktekkan dalam bisnis dan kehidupan Saya... Intinya, kerja LEBIH CERDAS, bukan hanya LEBIH KERAS!
Mau contoh lain? Okelah Saya bocorin lagi rahasianya... ^_^
Saya menyisipkan banyak link affiliate di buku dan ebook Saya. Semakin banyak yang baca, semakin besar potensi penghasilannya... ini LEVERAGE.
Saya membangun ribuan reseller di setiap bisnis Saya. Jadi, Saya gak jualan pun, mereka tetap jualan... ini LEVERAGE.
Leverage itu, memulai bisnis dengan sedikit uang, bahkan tanpa uang sama sekali. Caranya? Pakai uang orang lain. Pikirkan sendiri ya.. ^_^ he
Leverage itu, menbayar orang terbaik untuk perusahaan kita dan dapat menggantikan peran kita di bisnis..
Leverage itu, meminjam ketenaran selebriti untuk memberikan endorse..
Leverage itu, menggembangkan bisnis dengan menggunakan uang pelanggan atau supplier..
Leverage itu, memanfaatkan social media untuk mempromosikan produk secara cuma2...
Leverage itu, membangun database pelanggan yang bisa kita kontak kapanpun kita mau...
Leverage itu, menggunakan Autoresponder email (misal: http://bit.ly/kirimemailaja) untuk mempromosikan produk secara berulang..
Leverage itu, membaca buku2 praktis hasil pengalaman penulis bertahun2 untuk kita contek polanya....dan masih banyak lagi. Capek ngetiknya. Hehe ^_^
Udah dulu ya. Silakan endapkan. Pahami. Lalu praktikkan..
Semoga bermanfaat... ^_^
Kalau pengen sharing topik ini di Facebook, silakan. Saya ridho. Ilmu kan baiknya disebarkan. Iya, kan?
I love u..
By : DEP