13/08/2023
BAYAN MARKAZ
Bayan hidayah
*Orang Yang Berada Dalam Dakwah*
β Banyak orang yang merasa dalam dakwah tetapi sebenarnya ia tidak dalam dakwah β
Dakwah adalah sarana tarbiyah umat untuk mencapai sifat-sifat yang di kehendaki Allah Subhanahu Wata'ala secara bertahap-tahap. Jadi sudah seharusnya semakin kita banyak dan sering berdakwah maka akan tumbuh dihati kita sifat-sifat yang dikehendaki Allah .
Keberhasilan seorang daβi bukan diukur dari banyaknya yang ikut dengan dakwah mereka, pandai bayan / ceramah , pandai mudzakarah atau pandai memimpin musyawarah melainkan sejauh mana rasa ketergantungan daβi tersebut kepada Allah Subhanahu Wata'ala, sebagaimana Ibrahim 'Alaihissalam ketika dalam kobaran bara api Nambrud.
Dakwah ini diumpamakan seperti anak tangga, semakin sering kita berdakwah maka akan membawa kita ketingkat kemuliaan yang tinggi, tapi kalau kita buat dakwah tidak dengan tertib dan usul yang telah di gariskan, maka tidak akan ada peningkatan dalam diri kita walau kita habiskan seluruh umur kita untuk dakwah, malahan keberadaan kita dalam dakwah akan menjadi fitnah bagi dakwah itu sendiri. Nauzubilah.
Usaha dakwah adalah usaha bagaimana kita menarik pertolongan Allah Subhanahu Wata'ala bukan hanya untuk diri kita dan keluarga kita sendiri, melainkan juga untuk seluruh umat. Oleh karenanya agar dakwah kita berkesan maka para pelaku dakwah harus menjadi orang-orang yang pertama kali berhenti dari melakukan kemaksiatan kepada Allah Subhanahu Wata'ala.
Iman seseorang berbanding lurus dengan kerja dakwah. Abu Saβid Al-Khudry ra., berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallaahu'alaihi wasallam bersabda: βBarang siapa di antara kamu sekalian melihat suatu kemunkaran, maka hendaklah ia merubah dengan kekuasaannya, kalau tidak mampu maka dengan tegurannya, dan kalau tidak mampu, maka dengan hatinya. Dan yang terakhir adalah selemah-lemahnya iman.β (H.R. Muslim)
Iman apabila wujud didiri seseorang maka dimanapun ia berada ia akan menjadi orang yang sholeh , Apabila ia menjadi orang yang miskin maka ia akan menjadi orang miskin yang baik, apabila ia menjadi orang kaya maka ia akan menjadi orang kaya yang baik. Apabila iman sudah menghujam di hati maka ia akan tersebar melalui mata, kaki, pekerjaan dan dimanapun ia berada.
Apabila kita sungguh-sungguh dalam dakwah dan menjadikan dakwah maksud hidup kita maka Allah akan tanamkan dihati rasa cinta kepada Allah Subhanahu Wata'ala dan perintah-perintahNya, kita akan mudah untuk mengamalkan seluruh perintah Allah Ta'ala dan sunnah Baginda Shallallaahu'alaihi wasallam, Allah Ta'ala akan tanamkan rasa kasih sayang terhadap ummat di hati kita sebagaimana rasa kasih sayang Nabi Shallallaahu'alaihi wasallam kepada penduduk Thaif, Allah akan muliakan kita bukan karena harta dan jabatan melainkan karena sifat yang Allah Azza Wajalla tumbuhkan pada diri kita. Dan yang terpenting dari semua itu adalah Allah Azza Wajalla akan bersama-sama kita. Dan kalau Allah Azza Wajalla sudah bersama hamba-Nya maka apalagi yang kurang dalam hidup kita.
Untuk mendapatkan semua itu maka kita lagi dan lagi tingkatkan pengorbanan, Agama akan datang sejauh mana cahaya hidayah dalam hati kita, cahaya hidayah datang sejauh mana kita mau berkorban untuk agama, Agama tidak akan pernah datang tanpa pengorbanan.
Dakwah adalah kerja Nabi, Dakwah adalah kendaraan Nabi, maka sudah selayaknya kita buat dakwah juga dengan cara Nabi yaitu apa yang Nabi buat dalam dakwah itu yang kita buat. Kita harus menyakini setiap amalan nabi akan dapat menyelesaikan masalah akhirat dan dunia kita.
Agama akan tersebar bukan dengan gerak pena melainkan dengan gerak kaki, buat kerja ini dengan tawadhu tanpa tawadhu kita tak akan bisa membuat kerja ini dengan baik. Yang harus di ingat, bagaimanapun hebatnya kerja kita maka kita harus beristigfar dan memohon kepada Allah agar di kekalkan dalam usaha dakwah ini.
Dalam kerja dakwah ini kita harus berlemah lembut, saling memaafkan, dan selalu meletakan segala sesuatunya dalam Musyawarah. Betapapun besarnya kesalahan teman kita maka kita maafkan, kalau perkara2 tersebut ada di diri kita maka akan timbul satu hati.
Seseorang dalam usaha dakwah akan di muliakan oleh orang-orang sesudahnya sebagai mana ia memuliakan orang-orang lama saat ini.
Mari saudara-saudara tingkatkan korban lagi dan lagi sampai kita tiada lagi....
Insya Allah niat 'amal... Insya allah....
hidayah ya AlLAH.....