06/11/2019
1. Manfaat Daun Sirsak: Mencegah Kanker
Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas Nebraska, daun sirsak mengandung ekstrak graviola yang ampuh mengurangi risiko perkembangan kanker pankreas yang mematikan.
Daun sirsak dipercaya mampu mengatasi berbagai jenis kanker lainnya termasuk kanker prostat, paru-paru, dan payudara. Anda perlu meminum air rebusan daun sirsak setiap pagi selama satu bulan.
2 of 6
2. Manfaat Daun Sirsak: Ampuh Mengobati TBC
TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru. Kuman TBC yang ditularkan melalui udara dan dari satu orang ke orang lain. TBC adalah satu di antara penyakit berbahaya di dunia, termasuk Indonesia.
Namun TBC bisa diobati dengan daun sirsak. Dengan mengonsumsi daun sirsak secara rutin, Anda bisa mematikan semua bakteri penyebab TBC. Tetapi Anda juga perlu menyeimbanginya dengan obat dokter selama enam bulan.
3 of 6
3. Manfaat Daun Sirsak: Mengatasi Asam Urat dan Rematik
Kandungan acetigenin dalam daun sirsak bermanfaat untuk mengatasi asam urat. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Anda bisa mengonsumsi rebusan air daun sirsak secara rutin setiap dua kali sehari.
Selain itu, daun sirsak dapat mengatasi penyakit rematik. Sebab, daun yang satu ini menjadi salah satu obat alami untuk meredakan nyeri saraf, sendi, dan otot.
4 of 6
4. Manfaat Daun Sirsak: Menyembuhkan Tumor dan Kista
Daun sirsak cukup efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, virus, parasit dan perkembangan tumor. Daun sirsak memiliki senyawa antioksidan yang berfungsi sebagai antitumor dan antikanker. Daun ini sangat dianjurkan bagi Anda yang memiliki gejala atau penyakit tumor.
Daun tumbuhan sirsak ini juga dikenal ampuh mengatasi kista ovarium atau disebut juga tumor jinak yang menyerang para wanita.
5 of 6
Efek Samping Daun Sirsak
Anda tidak boleh terlena dengan manfaat daun sirsak. Meski ampuh mengatasi berbagai penyakit, daun sirsak juga memiliki efek samping bagi kesehatan. Daun ini sangat tidak dianjurkan bagi seseorang yang memiliki kriteria berikut:
Tengah menjalani pengobatan untuk diabetes
Memiliki tekanan darah atau kadar trombosit yang rendah
Hendak menjalani pemeriksaan pencitraan dengan teknologi nuklir (nuclear imaging)
Menderita penyakit Parkinson, gangguan ginjal, atau gangguan hati