25/08/2015
:::: PERSIAPAN SEBELUM JAGA MALAM ::::
Tugas mengasuh anak bukan hanya pekerjaan Ibu saja lho, Yah! Maka dari itu menjadi seorang Ayah ternyata perlu persiapan juga. Jika si Kecil masih berusia sangat muda, mau tak mau Ayah akan sering kali ikut serta “jaga malam” bersama Ibu.
Tahukah Ayah, seorang bayi yang berusia dibawah 3 bulan dalam satu harinya memiliki waktu tidur antara 16-17 jam. Ia bisa terjaga sewaktu-waktu, termasuk pada malam hari. Waktu tidur si Kecil yang belum teratur ini kerap membuat Ibu kelelahan. Ayah juga pasti merasakannya, kan?
Nah, sebelum ikut “jaga malam” untuk membantu Ibu agar ia juga bisa punya waktu untuk istirahat, berikut adalah hal-hal yang bisa Ayah pertimbangkan sebelum melakukan rutinitas “jaga malam” ini.
= Hidup baru telah dimulai =
Meyambut si kecil hadir di tengah-tengah keluarga adalah suatu kebahagiaan yang ternilai harganya. Sebagai Ayah yang baik pasti Anda ingin agar si Kecil tetap sehat begitu juga dengan istri. Bantulah ibu mengerjakan pekerjaan rumah, misalnya menyiapkan makanan si Kecil, memandikan si Kecil dan lain sebagainya. Pada awalnya mungkin Ayah akan merasa kelelahan, tapi percayalah, lama-lama Ayah akan terbiasa juga, kok! Nikmati saja episode baru dalam kehidupan keluarga ini dengan bersabar dan riang. Jika si Kecil sudah besar nanti, mungkin Ayah akan merindukan masa-masa seperti sekarang ini lagi.
= Pelajari keterampilan dasar mengurus bayi =
Selanjutnya, yang Ayah perlukan adalah mempelajari keterampilan dasar menangani bayi. Keterampilan dasar itu antara lain ialah cara menggendong yang tepat, mengganti popok, menenangkan bayi, dan menyeduh susu (apabila menggunakan formula) dan meminumkannya. Inilah hal-hal yang paling sering dibutuhkan ketika Ayah berjaga malam.
Karena merupakan keterampilan, jadi jangan terlalu berpikir soal teori yang hanya menyebabkan Ayah menjadi tegang ketika melakukannya. Cara sederhana untuk belajar dan menguasainya adalah dengan melihat istri ketika melakukannya lalu mencobanya. Enjoy, Dad!
= Be good to your self =
Semua tahu, saat-saat awal usia si Kecil adalah masa-masa yang melelahkan. Sekaligus sangat menggembirakan. Energi dan perhatian Ayah sangat diperlukan, terutama agar Ibu tidak terlalu capek sendirian. Pada saat yang sama, Ayah juga masih harus bekerja pada siang harinya dan mungkin mengalami berbagai tekanan di pekerjaan.
Jangan terlalu keras pada diri sendiri ya, Yah! Sempatkanlah beristirahat ketika di berbagai kesempatan dan waktu meskipun hanya sebentar. Ayah bisa menghibur diri dengan kesenangan yang bisa dilakukan di rumah, seperti menonton film, membaca buku, atau berolahraga kecil di sekitar komplek. Sempatkan juga berekreasi ke tempat yang tidak terlalu jauh bersama Ibu dan si Kecil.
= Be good to her =
Selelah-lelahnya Ayah bekerja, Ayah harus ingat ya seorang Ibu dengan bayi yang baru lahir tentu juga merasakan lelah juga. Fisik dan psikis Ibu menjadi sangat rentan. Bahkan beberapa ibu mengalami apa yang disebut sebagai baby blues yang membuatnya secara psikologis sangat rentan.
Dengan kehadiran Ayah di sisinya, yang selalu mendampingin dan menciptakan komunikasi yang hangat, serta memberikan kemesraan-kemesraan ringan akan sangat membantu Ibu dalam memulihkan kondisi pasca melahirkan dan mengurangi tingkat stres yang dialaminya. Ayah juga dapat mempertimbangkan mempekerjakan asisten rumah tangga, yang akan membantu menangani pekerjaan-pekerjaan rumah. Sehingga Ayah dan Ibu bisa lebih berfokus untuk mengurus buah hati yang baru lahir.
Nah, Yah tidak susah kan menjaga si kecil di malam hari. Selamat menjalani peran menjadi Ayah baru.
sumber : www[.]rumahnutrisinestle[.]co[.]id
gambar :google
===============================================
Pesan ini dipersembahkan oleh:
Calysta Collection
menjual pakaian wanita, pakaian anak , tas dan aksesoris
online dan terpercaya keseluruh Indonesia
KAMI MEMBUKA KESEMPATAN KEPADA ANDA UNTUK BERGABUNG MENJADI RESELLER / DROPSHIPER
SMS ke: Admin 1: 081273999073
Admin 2: 085274992292
BBM: 2A500D24