03/08/2021
[Tahapan mendidik anak-Teladan Rasulullah]Part 2
Pada Zaman Nabi,Ketika orang-orang musyrik dari kalangan penduduk kota Thaif menolak seruan Nabi salallahu'alaihi wasallam yang mengajak mereka masuk agama islam,lalu mereka mencaci dan melemparinya dengan batu,maka malaikat penjaga gunung menawarkan kepada Nabi salallahu'alaihi wasallam bahwa ia bersedia untuk menimpakan dua bukit Makkah kepada mereka.
Pada saat itu juga Nabi salallahu'alaihi wasallam yang berhati lembut lagi penyayang menjawab :
ارجو ان يخر ج الله من اصلا بهم من يعبد الله و حده ولا يشر ك به شيئا
: "Aku berharap semoga Allah mengeluarkan dari sulbi mereka orang-orang yang mau menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukan-nya dengan sesuatu pun."
[HR. Bukhari dan Muslim]
Nabi muhammad salallahu'alaihi wasallam memberikan bimbingan p**a kepada kaum muslim agar melakukan hal-hal yang menghasilkan kemaslahatan/bermanfaat bagi anak-anak mereka pada masa mendatang.
Beliau Nabi salallahu'alaihi wasallam bersabda :
لو ان احدكم اذا اتي اهلة قال با سم الله اللهم جنبنا الشيطا ن و جنب الشيطا ن ما رز قتنا فيو لد بينهما و لد فلا يصيبه الشيطا ن ابد :
"Manakala seseorang di antara kalian sebelum menggauli istri nya terlebih dahulu mengucapkan
: 'Bismillaahi, Alloohumma jannibnaasy syaitoona wa jannibi syaitoona maa rozaqtanaa'
Artinya : ["Dengan menyebut nama Allah,yaa Allah,hindarkan lah kami dari gangguan setan dan hindarkan p**a anak yang akan Engkau anugerahkan kepada kami dari gangguan setan"],
Dalam hadits ini terkandung anjuran yang mengarahkan kepada kita,bahwa sebaiknya ketika hendak berhubungan suami dan istri,apabila disebutkan nama Allah berlandaskan ketaqwaan kepada Allah dan dengan izin Allah subhanahu wata'ala,anaknya nanti tidak akan diganggu oleh setan.
Dan Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kita untuk memilih orang-orang yang saleh,baik laki-laki maupun perempuan,saat melakukan pernikahan,agar mereka berkemampuan untuk membesarkan dan mendidik generasi yang saleh.
Aamiin yaa rabb