Ummi Zhafran

Ummi Zhafran Pakaian Muslim. Abaya. Mukena Anak. Gamis anak. Koko Anak ^^

12/05/2016
22/04/2016

Perempuan Tangguh yang Imannya tak RuntuhBerbicara perempuan di masa kini tidak hanya sekedar membahas tentang masalah d...
22/04/2016

Perempuan Tangguh yang Imannya tak Runtuh

Berbicara perempuan di masa kini tidak hanya sekedar membahas tentang masalah dapur, sumur dan kasur. Saat ini perempuan dituntut menjadi sosok yang serba bisa dalam menghadapi tuntutan zaman yang serba canggih. Di rumah ia harus menjalankan perannya sebagai seorang manajer rumah tangga merangkap koki, bendahara keuangan, guru, dokter dan berbagai tugas lain dalam mengurus suami dan anak-anaknya. Sementara itu ia juga harus bersikap teguh menjalankan tugasnya di luar rumah sebagai salah satu roda penggerak ekonomi di masyarakat.

Perempuan di balik kekurangannya dituntut untuk menjadi individu yang tangguh dalam membendung tantangan yang ia akan selalu hadapi dalam kehidupan termasuk tantangan dalam menjaga aqidahnya. Sudah banyak contoh perempuan yang berhasil dalam mempertahankan aqidahnya yang tak gentar menghadapi cobaan yang ada.

Candyce namanya. Saya berkenalan dengannya di penghujung tahun 2011. Kami sama-sama bergabung di Islamic Society of Edinburgh (ISocEd) yang biasanya mengadakan pertemuan seminggu sekali. Saat pertama kali bertemu ia baru masuk Islam. Ya, ia adalah satu dari sekian banyak orang yang memutuskan untuk masuk Islam di negara yang muslim masih menjadi kaum minoritas. Ia bercerita bagaimana ia harus menyembunyikan terlebih dahulu identitasnya sebagai muslim kepada orangtuanya yang tinggal di Amerika Serikat karena takut mereka akan menentang keputusannya yang ekstrem itu.

Karena satu dan lain hal, saya akhirnya jarang mengikuti acara yang diadakan ISocEd. Tak terasa hampir satu tahun berlalu. Saya kembali dipertemukan dengan Candyce di Central Mosque ketika kami sama-sama akan melaksakan shalat dzuhur. Satu tahun kami tidak bertemu ia sudah berubah menjadi sosok yang luar biasa. Rambut yang dulu tergerai sudah ia tutup dengan sempurna. Ia pun mengubah namanya menjadi Amenah. Ia pun terlihat sudah lancar melafalkan bacaan shalat, padahal ketika kami bertemu pertama kali ia beberapa kali terlihat memegang buku belajar membaca al-Qur’an. Betapa ketertundukannya pada Allah sangat terlihat di wajahnya. Hati saya tercabik-cabik membandingkan apa yang dilakukan sebagian muslimah di Indonesia yang rela melepas kerudungnya dengan alasan panas atau ketinggalan zaman. Padahal Indonesia adalah penduduk yang mayoritasnya muslim. Astagfirullah.

Cerita Candyce mengingatkan saya pada sosok Sumayyah binti Khayyath. Perempuan pertama yang mati syahid di jalan Allah karenan mempertahankan aqidahnya. Melalui anaknya Ammar bin Yasir ia beserta suaminya Yasir mulai mengenal Islam. Saat itu Ammar yang beranjak remaja mengenal kabar telah datang Nabi baru yang membawa agama tauhid. Ia pun akhirnya memeluk Islam dan menceritakan tentang keislamannya kepada kedua orangtuanya. Mereka menyambut gembira kabar tersebut dan memutuskan untuk masuk kepada agama yang dibawa oleh Muhammad. Saat itu mereka harus menyembunyikan identitas mereka sebagai muslim dikarenakan kebencian kaum Quraisy kepada Muhammad dan pengikutnya. Namun pada akhirnya identitas mereka terbongkar oleh Abu Hudzhaifah yang merupakan kepala suku Bani Makzhum.

Sumayyah pun mendapat siksaan yang begitu berat. Dadanya dihimpit dengan batu hingga ia kesulitan untuk bernafas dan tubuhnya dibaringkan di padang pasir yang panas. Sumayyah dipaksa untuk kembali ke ajaran nenek moyangnya menyembah berhala. Siksaan demi siksaan yang ia hadapi tidak sekalipun membuat ia bergeming. Ia teringat akan surga yang dijanjikan Rasulullah untuknya. Yang keluar dari mulutnya hanyalah “Ahad…Ahad”, Allah yang satu, tak ada Tuhan selain Dia. Hingga akhirnya tombak Abu Jahal menembus ke dadanya dan menjadikan ia mujahidah pertama yang teguh mempertahankan agamanya.

Allah berfirman dalam Qur’an surat al-Ankabut ayat 2:

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”

Amenah dan Sumayyah adalah dua sosok serupa yang hidup di zaman yang berbeda. Tindakan mereka dalam menunjukkan keimanannya kepada Allah dan Rasul-Nya patutlah menjadi contoh bagi kita. Serangan fisik dan non-fisik yang datang bertubi-tubi tidak menjadikan mereka mundur dengan keislamannya. Mereka teguh beriman padahal mereka merupakan kaum minoritas di tengah masyarakat yang membenci Islam.

Amenah dan Sumayyah adalah simbol kekuatan iman yang ditunjukkan oleh perempuan yang dikenal lemah. Tak banyak mungkin yang kita bisa jumpai seperti mereka. Di negeri yang mayoritas Muslim ini yang terjadi justru sebaliknya. Banyak perempuan yang menggadaikan aqidahnya dengan alasan cinta. Ya, cintanya pada manusia mengalahkan cinta yang diberikan Allah padanya. Yang mengaku muslimah pun tak sedikit yang mengumbar auratnya dan menunda untuk menutupnya dengan dalih belum dapat hidayah. Na’udzubillah.

Cukuplah Amenah dan Sumayyah menjadi suri tauladan bagi kita untuk senantiasa meningkatkan iman di tengah gerusan zaman. Cinta mereka pada Allah dan Rasul-Nya mengalahkan dunia dan seisinya. Bujukan dan paksaan untuk kembali ke agama yang lama tak membuat iman mereka goyah. Karena mereka yakin surga jaminannya.

Wallahu a’lam bishawab.
Maya Puspitasari*
*Penulis adalah dosen pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Bale Bandung dan alumni University of Edinburgh, United Kingdom

Sumber: http://m.eramuslim.com/akhwat/muslimah/perempuan-tangguh-yang-imannya-tak-runtuh.htm

Bismillaah.... ^___^Mohon perhatiannya bunda bunda shalihat ^^Dikarenakan meningkatnya permintaan dan pesanan Mukena Ana...
15/04/2016

Bismillaah.... ^___^

Mohon perhatiannya bunda bunda shalihat ^^

Dikarenakan meningkatnya permintaan dan pesanan Mukena Anak menjelang ramadhan, saat ini lama produksi 2-3 minggu dan kami akan close PO 10 hari sebelum Ramadhan.

Demikian, semoga bisa dipahami ^___^

Untuk info lebih lanjut bisa tanya2 dan pesan langsung ke whatsapp 081317961659

Barakallahu fiik

Whatsapp 081317961659
15/04/2016

Whatsapp 081317961659

Tersedia gamis dan koko aneka model dan ukuran mulai dari size baby sampai size anak usia 12 tahun.Bisa menjadi pilihan ...
14/04/2016

Tersedia gamis dan koko aneka model dan ukuran mulai dari size baby sampai size anak usia 12 tahun.

Bisa menjadi pilihan ayah dan bunda untuk mempersiapkan pakaian muslim putra dan putri yang sholeh sholehah.

Jadikan moment menyambut bulan suci ramadhan menjadi saat yang tepat mengajarkan anak kita menutup aurat ^_^

Size Gamis dan Gamis Eksklusif ( 1 set dgn jilbab)

Xxs 6bln-1th ld 28, pb 50
Xs 1-2th ld 30, pb 60
S 2-3th ld 32, pb 70
M 4-5th ld 34, pb 80
L 6-7th ld 36, pb 90
XL 8-9th ld 38, pb100
Xxl 10-12th ld 40, pb 110

Size Koko ( 1 set dgn celana)

Xxs 6bln-1th ld 29, pc 37
Xs 1-2th ld 32, pc 43
S 2-3th ld 34, pc 52
M 4-5th ld 36, pc 63
L 6-7th ld 38, pc 72
XL 8-9th ld 40, pc 80
Xxl 10-12th ld 42, pc 90

Size Koko panjang ala pakistan

Xxs 6bln-1th ld 30, pc 37
Xs 1-2th ld 32, pc 43
S 2-3th ld 34, pc 52
M 4-5th ld 36, pc 63
L 6-7th ld 38, pc 72
XL 8-9th ld 40, pc 80
Xxl 10-12th ld 42, pc 90

Order via BBM 56C8722A
SMS/WA 081317961659

08/04/2016
05/04/2016

Siap meluncur ke Cimahi :)

Monocrome Series ^^-
02/04/2016

Monocrome Series ^^-

Address

Bogor

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Telephone

+6281317961659

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ummi Zhafran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share