Dear wanita shalihah
Berhijab itu perintah agama dan hukumnya wajib. Seharusnya ini sudah cukup menjadi motivasi setiap muslimah berhijab. Keduanya harus dilakukan, bukan salah satunya. Berhijab bukan beban yang membuat kita harus berperilaku baik. Berhijab atau tidak, tetap saja HARUS berperilaku baik. Belum bisa mengaji bukan alasan tidak berhijab. Yang benar adalah berhijablah dan belajarnya m
engaji. Apa sich untungnya mengumbar aurat? Yang ada adalah dosa. Mending ditutup sesuai syariah dapat pahala. Jika kita berhijab, kemudian orang lain ikut berhijab karena kita, maka pahalanya berlipat-lipat. Berhijab untuk riya’ adalah tidak boleh. Jadi, berhijablah dengan ikhlas. Berhijab tidak perlu menunggu kesiapan, karena mati pun tidak pernah menunggu kesiapan. Jangan takut kehilangan kerja gara-gara berhijab, yakinlah bayaran dari Allah jauh lebih berarti dibandingkan gaji. Jangan takut kehilangan kerja gara-gara berhijab, masih banyak pekerjaan dan cara mencari rezeki lainnya tanpa melepas hijab. Sungguh aneh, tidak mau berhijab karena takut tidak dapat jodoh. Padahal lelaki soleh akan memilih perempuan berhijab. Jangan menunggu taat dulu untuk berhijab, karena berhijab salah satu bukti ketaatan. Berhijab bisa menjadi wasilah untuk menjaga perilaku dan hati. Berhijab membantu lelaki dari dosa mata, bukankah itu berpahala? Jika Anda merasa belum memilih hati yang baik, maka mulailah berhijab dan mulailah memperbaiki hati. Tidak berhijab plus maksiat, dosanya double. Pilihlah berhijab dan tidak maksiat. Penilaian Allah terhadap muslimah berhijab jauh lebih penting dibanding omongan orang yang nyinyir. Fokuslah pada diri sendiri, pada keselamatan diri, tidak usah hiraukan mereka yang tidak suka hijab. Memutuskan berhenti berhijab, sama dengan memutuskan mendapatkan pahala, memutuskan untuk berdosa. Jika kita berhijab, mungkin ada yang nyinyir. Tidak berhijab juga mungkin ada yang ngomongin. Jadi, berhijab sajalah. Jangan sampai masa lalu menghalangi untuk berhijab, karena masa depan di akhirat jauh lebih penting. Perintah Allah itu jilbabin tubuh (fisik) bukan hati. Jadi kata siapa jilbabin hati dulu? Buat apa berhijab tapi tidak shalat? Betul sist, yuk berhijab dan juga shalat.