27/09/2023
Naskah cerita berjudul "PERTEMUAN SINGKAT"
PART 1
Cekittttttttt..... mobil bus mengerem berhenti di halte taman olahraga yang lumayan besar dan ramai, lalu seorang perempuan yang bernama RENA turun dari bus itu dan langsung menelpon seseorang
Rena : "haloo... bapa dimna ? Ini rena udah di taman olahraga"
Bapa rena : "ouhh bentar neng rena ini mobilnya malah bocor ban nya ini lagi ditambal bentar lagi juga beres, Eneng tungguin aja dulu disitu di taman jajan atau apa, bapa bentar lagi kesana. Neng rena sabar dulu bentar"
Rena : "ihh... iya atuh rena nungguin pa disini"
Rena mematikan telponnya dan langsung ke taman itu mencari tempat duduk yang teduh, dan jam menunjukan di jam 15:00.
Duduklah rena ini dibawah pohon yang lumayan teduh, rena noleh kekanan ada orang yang sedang voly, noleh ke kiri ada orang yang sedang latihan Pencak silat dan banyak juga orang orang yang sedang lari lari mengelilingi taman. Rena disini agak sedikit cemas dan sedikit takut, takut ada yang godain atau jailin karna rena jarang sendirian dan sedikit pemalu jadi, tak heran rena sedikit cemas. Lalu rena noleh kiri lagi, noleh kanan lagi tapi pas liat ketengah taman ada yang sedikit aneh diantara anak-anak yang sedang main bola ada satu orang pria dewasa sekitar umur 20 tahun ikut main dengan anak-anak itu dan paling anehnya lagi dia berpakain kaos merah lengan panjang, rompi hitam yang banyak bacaan dan bordelan, celana cargo hitam panjang, sepatu hitam, rambut sedikit panjang, pake topi flat cap hitam, dan membawa-bawa gitar ditangannya. pria itu seperti sedang mengasuh anak-anak sambil ketawa-ketawa
Hati rena : " itu orang aneh banget sih penampilan nya serem kok main sama anak-anak" sembari memasang wajah yang tidak s**a ke pria itu.
Disini meskipun rena sedikit tidak s**a melihatnya, tapi karena rasa penasaran rena terus melihatnya. Tak lama setelah itu pria itu sudah lah main bolanya keluar dari lapangan dan jalan menuju ke tukang parkir...., dari kejauhan rena terus melihatnya dibarengi ekspresi wajah yang tidak s**a dan
Hati rena : "pasti dia mau malak duit ke tukang parkir buat beli minum pasti".
Setelah pria itu sampai ke tukang parkir pria itu langsung mengajak salim tukang parkir dan ngobrol dengannya, setelah itu ketika si pria mau pergi pria itu merogo kantong rompinya mengeluarkan rokok 2 batang lalu diberikan ke tukang parkir itu,
Rena sedikit terkejut dan
Hati rena : "hahh kok gitu..? Ouh mungkin dia temannya jadi di kasih rokok gak mungkin kalo dia bukan temannya" sembari memasang ekspresi wajah yang tidak s**a lagi.
Singkat cerita pria itu langsung menuju warung dia membeli sebotol air mineral sembari diliatin rena dari kejauhan dan lagi lagi
Hati rena : "pasti dia minumnya pake tangan kiri, tidak duduk, dan pasti membuang botolnya sembarangan pasti inimah...!"
Tapi nyatanya setelah si pria membeli sebotol air itu, si pria menyimpan gitarnya, duduk di kursi depan warung itu lalu meminum air itu pake tangan kanan nya secara pelan pelan, dan dibarengi terkejutnya rena lihat si pria dari jauh karna dugaan nya salah.
Lalu setelah si pria meminum habis airnya, si pria menoleh kekiri dan langsung lari kecil menuju arah itu.
Disini rena terkejut lagi karna ternyata si pria menuju ke seorang kakek pemulung lalu memberikan botol kosong itu kepadanya, tak hanya itu ketika si pria mau balik lagi si pria merogo kantong rompinya mengeluarkan uangnya dan memberikan uangnya ke sikakek itu secara diam-diam.
Rena semakin terkejut lah ditambah perasaan yang terharu.
Singkat cerita si pria duduk di warung tadi liat kanan, liat kiri, bicara dengan tukang warung, sedangkan dari kejahuan rena terus melihat si pria dengan rasa penasaran pengen tau siapa pria itu, dan pengen sedikit kenal dengan pria itu dibarengi ekspresi yang senyum-senyum malu beda 180° dari yang tadi.
Dan ketika rena terus melihat si pria dari kejauhan , ehh rena kaget si pria nengok kedepan dan menatap ke arah rena dengan sangat tajam seperti harimau mau memangsa kancil, rena langsung menolehkan pandangan nya dibarengi perasaan yang kacau, takut, cemas, panik dan
Hati rena : "ihh ko liat kesini sihh..? Apa dia tau aku ngeliatin dari tadii..?"
Si pria langsung berjalan ke arah rena dengan tampang yang nyentrik dan ekspresi muka yang datar, sedangkan rena dengan perasaan kacau nya yang semakin meronta ronta dan
Hati rena : "ihh dia pasti ke sini ke akuu... aduhh gimana ini..."
Si pria semakin dekat semakin dekat dan kaki rena sedikit bergetar bingung mau gimana, si pria semakin dekat semakin dekat kaki rena bergetar semakin kencang, ditambah keluar keringat dingin, pikirannya semakin kacau....!! Tapi pas si pria dekat dengan rena si pria malah melewati rena dengan santai tanpa sedikitpun melihat/melirik rena dan
Hati rena : "ehh ko...?".
Ternyata si pria mendatangi tukang eskrim yang ada di belakang rena dan
Si pria : "mang eskrim satu rasanya full strawbery semua yaa"
Rena terkejut mendengar si pria dan
Hati rena : "ihh.... hihihihi" sembari dibarengi ketawa yang ditahan,
Lalu setelah si pria membeli eskrim si pria balik jalan lagi kearah rena dan berhenti persis disamping rena duduk, dan si pria bicara dengan bahasa yang sopan dan nada yang lembut
Si pria : "permisi teh... boleh saya duduk disitu ?"
Sembari menunjuk dengan jempol kearah tempat yang mau diduduki di samping rena itu
Rena : "si si si silahkan pak"
Sembari menunduk dengan perasaan amburadul + keringat dingin, si pria menyenderkan gitarnya lalu duduk disamping rena, dan
Si pria : "jangan panggil saya pak, saya bukan guru tetehnya hehehe. Panggil aja GIRAF"
sembari memakan eskrimnya, dan
Rena : "i.. i.. i.. iyaa pak ehh gi.. gi.. giraf maksudnya"
Rena masih menundukan kepalanya, dan
Hati rena : "kenapa sih ini kok grogi bangett....!! Ini kesempatan rena jangan maluu..!"
Giraf : "kalo teteh siapa namanya ?"
Rena : "re.. re.. re.. rena"
Sembari sedikit mengangkatkan kepalanya dan sedikit melihat ke giraf, dan
Giraf :"emmm.... lihat aja sini jangan malu atau takut, kalo kata penulis buku gini, DON'T JUDGE A BOOK ITS COVER hahaha"
Rena mengangguk sambil senyum malu ke giraf dan mengangkatkan kepalanya lebih tinggi dari tadi, dan.
Giraf : "ini rena abis darimana..? Bawa koper segala abis mudik kerja ?"
Rena : "bukan kerja a tapi, pulang kuliah dari bandung karna kuliahnya lagi libur"
Giraf: "jangan panggil A, kan saya buka aa nya rena hahaha"
Rena menggangguk sembari senyum malu
Giraf : "dibandung kuliahnya di universitas mana ?"
Rena : "di universitas padjajaran"
Giraf : "ohh di padjajaran, saya juga pernah disitu".
Rena terkejut dan langsung menjawab dengan ekspresi dan nada yang tidak malu
Rena : "seriusan giraf pernah kuliah disana..?, bawa jurusan apa..?, kapan lulusnya..?, berapa tahun disana..?"
Giraf : "nahh gitu d**g jangan malu-malu..
Aku dulu ngambil jurusan teknik penataan kendaraan ringan dan sekarang sudah jadi senior"
Rena menjawab sembari kebingungan
Rena : "emang ada jurusan teknik penataan kendaraan ringan..?,
Giraf : "ada koo kamu yang gatau"
Rena : "apa coba jelasin teknik penataan kendaraan ringan itu..?,
Giraf : "teknik penataan kendaraan ringan itu adalah tukang parkir wkwkwkwkkw"
Giraf Sembari tertawa ngakak.
Rena baru ngerti sekarang bahwa si giraf tidak kuliah disana melainkan cuma jadi tukang parkir, dan
Rena : "ihh kamu mah kirain bener"
Sembari memasang ekspresi muka kesel.
Giraf : "becanda rena serius amat, ehh tapi aku punya cerita lucu loh sama dosen pas masih disana"
Rena : "dosen..? Dosen siapa namanya"
Giraf : "dosen pak ali yang sering kesel-kesel sendiri tau ga ?"
Rena : "ouhhh pak ali... dia sering ngajar ke ruangan aku, meskipun sering kesel-kesel sendiri tapi aslinya pak ali baik banget loh,
Terus emang gimana ceritanya aku mau denger...?"
Giraf : "mau banget apa..., bentar"
Disini rena sedikit bunging si giraf malah ke tukang eskrim tadi dan memesan eskrim lagi, setelah memesan dia balik lagi sembari membawa satu eskrim, lalu duduk lagi dan