27/02/2018
Buat kamu yang belum mengenal lebih jauh mengenai jenis kain linen ini, mungkin akan beranggapan biasa saja. Linen sebenarnya digunakan tidak hanya untuk keperluan bedding set, banyak produk lain seperti baju, perlengkapan meja makan, dan beberapa kerajinan tangan juga sering menggunakan bahan linen, atau linen yang dicampur dengan katun.
Kain linen adalah jenis kain yang dibuat dari serat tumbuhan linen. Di negara-negara Eropa kain jenis ini sangat disukai karena karakteristiknya yang sangat istimewa, kain ini bisa bertahan puluhan tahun dengan perawatan yang baik. Semakin lama digunakan dan dengan proses pencucian yang benar kain linen akan semakin nyaman digunakan.
Kelebihan linen dibandingkan dengan kain katun adalah 30% lebih kuat daripada kapas, memiliki daya serap yang tinggi, cocok untuk semua iklim, Hypo-allergenic sehingga cocok untuk orang yang memiliki masalah dengan alergi, linen memiliki struktur serat yang unik sehingga sangat adem ketika dikondisi panas dan akan menghangatkan ketika cuaca dingin, seratnya yang dari alam memiliki struktur yang natural dengan kilauan dari seratnya yang alami, linen juga ramah lingkungan karena tumbuhan ini hanya memerlukan sedikit air dan tidak memerlukan bahan kimia untuk menanamnya.
Kain dari bahan katun akan terlihat usang ketika sudah dicuci sekitar 3-4 tahun, sedangkan linen adalah kebalikan dari katun, linen akan terlihat lebih lembut dan semakin nyaman digunakan seiring pemakaian dan perawatan. Ukuran kualitas kain biasanya diukur dari jumlah jalinan benang atau thread count semakin tinggi thread countnya semakin baik kualitasnya. Hal ini tidak berlaku pada linen karena kain linen terbuat dari serat tumbuhan linen yang memiliki tingkat ketebalan serat yang berbeda beda.
Sumber: vintagelawas.com
Pic: Dress berbahan Linen, Ready di Vimiva
WA 0877 0866 4340