12/07/2019
Di sebuah negeri yg super power, yang memiliki beragam etnis penduduk dan warna kulit dan memiliki pandangan sekuler, ternyata memiliki cerita yang termasyur dan dapat di ambil hikmahnya,
Ketika itu ada seorang kakek tua renta di jalan raya sebuah perkotaan dengan tongkat dan tubuhnya yg tak lagi kuat menopang badan yang, dia berdiri begitu lama menunggu taxi yang akan mengantarkan dia pulang ke kediamannya,
Di berhentikan ya setiap taxi yg lewat dan tidak satupun dari taxi tersebut di tumpanginya, Ahri semakin terik dan matahari pun pas berada di puncaknya, namun dia belum mendapatkan taxi yang di inginkanya,
Di lain sisi ada seorang lelaki paruh baya menghampiri dan membantu memberhentikan tadi untuknya, dan dalam suasana itu terdapat obrolan antara kakek dan pria paruh baya tersebut,
L: saya lihat kakek dari kejauhan selalu memberhentikan taxi akan tetapi anda tidak menaiki salah satu taxi tersebut, kenapa kek?
K: saya memberhentikan mereka dan saya mencari yg cocok dengan saya
L: apakah yg anda cari? Tadi yg bagus kah atau apa
K: saya seorang Yahudi, dan saya sedang mencari pengemudi yg memiliki darah Yahudi seperti saya
L: apa bedanya dengan pengemudi yang lain, mereka akan secara profesional dan senang hati mengantarkan anda sampai tempat tujuan anda
K: itu betul sekali, akan tetapi ada yang lebih berarti dari sekedar itu, aku mencari pengemudi berdarah Yahudi sepertiku walaupun harga agak atau lebih mahal aku akan menggunakan jasanya,
L: tapi kenapa bukankah secara ekonomi kita mencari yang lebih murah dengan kualitas yang sama baiknya,
K: aku rela berdiri berjam-jam di teriknya panas matahari untuk menunggu saudara sebangsa ku walau keringat bercucuran, aku ikhlas,
Ketika aku mengeluarkan uangku untuk pengemudi lain aku tidak memiliki kebahagiaan dan kebanggaan walaupun lebih murah, karena aku tidak memberikan kontribusi apapun untuk saudara sebangsa ku, namun ketika aku memberikan ongkos taxi walau lebih mahal aku bangga karena aku telah memberikan sedikit kontribusi untuk saudaraku walaupun hanya kecil saja,
Dan akhirnya kakek mendapatkan driver taxi yg sesuai dengan keinginannya,
Di sini kita bisa petik hikmahnya, bahwa kegiatan muamalah dapat kita mulai dari yg terdekat lebih dahulu, utamakan saudaramu, utamakan teman temanmu, utamakan para sahabatnya, karena anda sudah berkontribusi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi mereka,
Dan hal ini telah di praktekan oleh negara sebesar cina, dan bangsa kuno Yahudi.
Terimakasih
Gamis na koko