Tenun Setia Cap Cili

Tenun Setia Cap Cili Pertenun Setia Cap Cili is the oldest traditional textile factory and house of traditional ikat based on non-machine looms (Alat Tenun Bukan Mesin).

29/03/2026

Where tradition finds its expression in art.

Held every last Wednesday of the month, Stories Over Tea returns with a special edition earlier this March, presented by Panda Kitchen Bali in collaboration with Setia Cap Cili, and co-hosted by Panda Private Tour.

An intimate moment shaped by culture, craft, and conversation. Guests were invited to experience a selection of Chinese ceremonial teas, thoughtfully poured and guided by a tea master. Guests were also discovered the story behind CACANGKAJA, a limited handwoven collection inspired by the tale of Kang Cing Wei, while engaging in cultural reflections and travel perspectives on China.

An afternoon where rituals, stories, and shared moments gently unfolded.

In collaboration with BY HER (.handmade ), Setia Cap Cili presents a limited-edition series of classic kiss-lock bags. E...
24/03/2026

In collaboration with BY HER (.handmade ), Setia Cap Cili presents a limited-edition series of classic kiss-lock bags. Each piece is meticulously crafted from exploratory handwoven art pieces of the Cacangkaja collection, hand-stitched by skilled artisans in Bali.

The collection introduces three distinct characters:

Dhiajeng: A bold expression in striking red.

Candramaya: A timeless silhouette in deep black.

Sundari: A delicate clutch featuring intricate details and a rich, tactile texture.

More than just a functional accessory, these bags are a tangible extension of the narratives woven into the Cacangkaja series—where tradition meets contemporary form.

________________________________________________

Dalam kolaborasi bersama BY HER (.handmade ), Setia Cap Cili menghadirkan koleksi tas kiss-lock klasik edisi terbatas. Setiap bagian dibuat dari potongan karya tenun eksploratif koleksi Cacangkaja dan dijahit langsung oleh tangan para perajin di Bali.

Koleksi ini memperkenalkan tiga karakter utama:

Dhiajeng: Ekspresi berani dalam balutan warna merah.

Candramaya: Siluet abadi dalam nuansa hitam yang mendalam.

Sundari: Clutch kecil dengan detail dan tekstur yang lebih mendalam serta rumit.

Lebih dari sekadar aksesori fungsional, tas-tas ini merupakan perpanjangan nyata dari narasi yang terjalin dalam seri Cacangkaja—titik temu antara tradisi dan bentuk kontemporer.

The opening of CACANGKAJA earlier this March was brought to life by the evocative performance of Prami Prani  As a colle...
21/03/2026

The opening of CACANGKAJA earlier this March was brought to life by the evocative performance of Prami Prani

As a collective of Balinese Traditional & Contemporary Performing Art and Music, Prami Prani, under the management of Jnana Bali (.bali) and the direction of ,translated the essence of the exhibition into a visceral sensory experience.

Seven young female dancers took the stage, each embodying one of the seven works of Cacangkaja. They moved with distinct emotions and characters, accompanied by haunting melodies and chants performed live by the dancers themselves. Prami Prani is a testament to how the strength, emotion, and spirit of women in the Cacangkaja series are interpreted through the lens of performative art and music.

Presented and held at Bumi Kinar Ubud (), with PLAGA Wine () served throughout the evening.

The exhibition is open daily to the public until 30 April 2026.

photo by; .jayyy

____________________________________________

Membawa nyawa ke dalam pembukaan CACANGKAJA pada awal Maret lalu, melalui penampilan memukau dari Prami Prani

Sebagai kelompok seniman Balinese Traditional & Contemporary Performing Art and Music, Prami Prani—di bawah manajemen Jnana Bali (.bali) dan arahan oleh ,menerjemahkan esensi pameran ini ke dalam bentuk seni pertunjukan yang mendalam.

Tujuh penari perempuan muda menginterpretasikan masing-masing dari tujuh karya Cacangkaja dengan emosi dan pembawaan yang berbeda, diiringi oleh musik dan nyanyian yang mereka bawakan sendiri secara bergantian. Prami Prani adalah manifestasi dari bagaimana kekuatan, emosi, dan jiwa perempuan pada seri Cacangkaja diterjemahkan ke dalam harmoni gerak dan suara.

Dipersembahkan dan diselenggarakan di Bumi Kinar Ubud (), disertai sajian PLAGA Wine () di sepanjang acara.

Pameran ini terbuka untuk umum setiap hari hingga 30 April 2026.

foto oleh; .jayyy

A glimpse into the opening of CACANGKAJA earlier this March.Now open to the public, the exhibition presents a limited, e...
21/03/2026

A glimpse into the opening of CACANGKAJA earlier this March.

Now open to the public, the exhibition presents a limited, exploratory series of handwoven works that considers traditional textile beyond its material form: as a medium through which history, memory, and narrative are approached.

Drawing from the Dalem Balingkang narrative as both reference and reflection, the collection traces how stories are carried and reshaped over time.

The evening unfolded with a contemporary performance by Prami Prani (), presented by Jnana Bali (.bali), with PLAGA Wine () poured and served throughout the reception.

Presented and held at Bumi Kinar Ubud ().

The exhibition is open daily to the public until 30 April 2026.

________

Sekilas suasana pembukaan CACANGKAJA pada awal Maret lalu.

Kini terbuka untuk publik, pameran ini menghadirkan rangkaian karya tenun edisi terbatas yang bersifat eksploratif, memaknai tekstil tradisional melampaui bentuk materialnya: sebagai medium untuk merekam memori, narasi, dan emosi.

Berangkat dari kisah Dalem Balingkang sebagai referensi sekaligus refleksi, koleksi ini menelusuri bagaimana sebuah kisah dibawa dan terus mengalami pergeseran makna dari waktu ke waktu.

Acara pembukaan diwarnai oleh pertunjukan kontemporer dari Prami Prani (), dipersembahkan oleh Jnana Bali (.bali), disertai dengan sajian PLAGA Wine () di sepanjang acara.

Dipersembahkan dan diselenggarakan di Bumi Kinar Ubud ().

Pameran ini terbuka untuk umum setiap hari hingga 30 April 2026.

_____

Setia Cap Cili and Bumi Kinar Ubud invite you to discover an exploratory limited-edition handwoven exhibition:CACANGKAJA...
04/03/2026

Setia Cap Cili and Bumi Kinar Ubud invite you to discover an exploratory limited-edition handwoven exhibition:

CACANGKAJA
The Soul under the Oath

Under the creative direction of Idon Pande

Anchored in the Dalem Balingkang narrative, the exhibition reinterprets the figure of Kang Cing Wei, the consort of Sri Aji Jaya Pangus, as a figure shaped collectively by social structures, gender relations, power, and cultural encounter. The presentation brings together seven limited-edition handwoven art pieces alongside collaborative photography by , installations, and interdisciplinary pieces.

7 March — 30 April 2026
The Gallery at Bumi Kinar, Ubud
Free entry · Open daily

Presented by Setia Cap Cili and Bumi Kinar 
Creative support by , × ,

_____

Setia Cap Cili dan Bumi Kinar Ubud mengundang Anda untuk menyelami pameran tenun eksploratif edisi terbatas:

CACANGKAJA
The Soul under the Oath

Di bawah arahan Creative Director Idon Pande

Berangkat dari narasi Dalem Balingkang, pameran ini menafsir ulang figur Kang Cing Wei, permaisuri Sri Aji Jaya Pangus, sebagai figur yang terbentuk secara kolektif oleh struktur sosial, relasi gender, kuasa, serta akulturasi budaya. Pameran ini menghadirkan tujuh karya seni tenun edisi terbatas, turut menampilkan karya fotografi kolaboratif oleh , instalasi seni, serta beberapa karya interdisipliner lainnya.

7 Maret — 30 April 2026
The Gallery at Bumi Kinar, Ubud
Gratis · Terbuka setiap hari

Dipersembahkan oleh Bumi Kinar dan Pertenunan Setia Cap Cili 
Dukungan kreatif oleh , × ,

KARYA VII — BALI KANGKarya penutup ini menjadi ruang pertemuan dua kutub yang saling berhadapan, menghadirkan figur lege...
03/03/2026

KARYA VII — BALI KANG
Karya penutup ini menjadi ruang pertemuan dua kutub yang saling berhadapan, menghadirkan figur legenda bukan sebagai pahlawan atau sosok yang disalahkan, melainkan sebagai figur yang terbentur oleh perasaan, kuasa, dan pilihan.

Dikerjakan selama dua tahun, Bali Kang merangkum perjalanan yang semula personal menjadi renungan bersama tentang bagaimana sebuah kisah dibentuk dan terus berulang. Ketelitian teknik dan kerja kolektif menjadikan Bali Kang bukan hanya hasil, melainkan jejak waktu yang diupayakan bersama.

Telusuri cerita CACANGKAJA selengkapnya di setiacapcili.com

_____

𝘛𝘩𝘪𝘴 𝘤𝘰𝘯𝘤𝘭𝘶𝘥𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘳𝘵 𝘱𝘪𝘦𝘤𝘦 𝘶𝘯𝘧𝘰𝘭𝘥𝘴 𝘢𝘴 𝘢 𝘴𝘪𝘵𝘦 𝘰𝘧 𝘦𝘯𝘤𝘰𝘶𝘯𝘵𝘦𝘳 𝘣𝘦𝘵𝘸𝘦𝘦𝘯 𝘰𝘱𝘱𝘰𝘴𝘪𝘯𝘨 𝘧𝘰𝘳𝘤𝘦𝘴, 𝘸𝘩𝘦𝘳𝘦 𝘧𝘪𝘨𝘶𝘳𝘦𝘴 𝘥𝘳𝘢𝘸𝘯 𝘧𝘳𝘰𝘮 𝘭𝘦𝘨𝘦𝘯𝘥 𝘢𝘳𝘦 𝘯𝘦𝘪𝘵𝘩𝘦𝘳 𝘦𝘹𝘢𝘭𝘵𝘦𝘥 𝘯𝘰𝘳 𝘤𝘰𝘯𝘥𝘦𝘮𝘯𝘦𝘥, 𝘣𝘶𝘵 𝘴𝘪𝘵𝘶𝘢𝘵𝘦𝘥 𝘸𝘪𝘵𝘩𝘪𝘯 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘳𝘪𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯𝘴 𝘰𝘧 𝘧𝘦𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨, 𝘢𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳𝘪𝘵𝘺, 𝘢𝘯𝘥 𝘥𝘦𝘤𝘪𝘴𝘪𝘰𝘯.

𝘋𝘦𝘷𝘦𝘭𝘰𝘱𝘦𝘥 𝘰𝘷𝘦𝘳 𝘵𝘸𝘰 𝘺𝘦𝘢𝘳𝘴, 𝘉𝘢𝘭𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘢𝘵𝘩𝘦𝘳𝘴 𝘸𝘩𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘴 𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘴𝘰𝘯𝘢𝘭 𝘫𝘰𝘶𝘳𝘯𝘦𝘺 𝘪𝘯𝘵𝘰 𝘢 𝘴𝘩𝘢𝘳𝘦𝘥 𝘳𝘦𝘧𝘭𝘦𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘰𝘯 𝘩𝘰𝘸 𝘢 𝘯𝘢𝘳𝘳𝘢𝘵𝘪𝘷𝘦 𝘪𝘴 𝘧𝘰𝘳𝘮𝘦𝘥 𝘢𝘯𝘥 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘢𝘭𝘭𝘺 𝘳𝘦𝘱𝘦𝘢𝘵𝘦𝘥. 𝘛𝘩𝘳𝘰𝘶𝘨𝘩 𝘵𝘦𝘤𝘩𝘯𝘪𝘤𝘢𝘭 𝘱𝘳𝘦𝘤𝘪𝘴𝘪𝘰𝘯 𝘢𝘯𝘥 𝘤𝘰𝘭𝘭𝘦𝘤𝘵𝘪𝘷𝘦 𝘭𝘢𝘣𝘰𝘳, 𝘉𝘢𝘭𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘵𝘢𝘯𝘥𝘴 𝘯𝘰𝘵 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘭𝘺 𝘢𝘴 𝘢𝘯 𝘰𝘶𝘵𝘤𝘰𝘮𝘦, 𝘣𝘶𝘵 𝘢𝘴 𝘢 𝘵𝘳𝘢𝘤𝘦 𝘰𝘧 𝘵𝘪𝘮𝘦 𝘴𝘩𝘢𝘱𝘦𝘥 𝘵𝘩𝘳𝘰𝘶𝘨𝘩 𝘢 𝘴𝘶𝘴𝘵𝘢𝘪𝘯𝘦𝘥, 𝘴𝘩𝘢𝘳𝘦𝘥 𝘦𝘧𝘧𝘰𝘳𝘵.

𝘌𝘹𝘱𝘭𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘰𝘧 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘤𝘢𝘱𝘤𝘪𝘭𝘪.𝘤𝘰𝘮

_____

Creative direction
Visual direction
Muse
Photo
Studio at
Head dress X
Make up
Hair do
Stylist
Asst. Stylist
Asst. Props .aaula

KARYA VI — ANANTAAnanta menelusuri area batin yang sunyi, di mana pengabdian tak lagi terasa sebagai pilihan, melainkan ...
03/03/2026

KARYA VI — ANANTA
Ananta menelusuri area batin yang sunyi, di mana pengabdian tak lagi terasa sebagai pilihan, melainkan ritme yang terus berulang, dan waktu seakan berhenti.

Ananta memantik kontemplasi untuk membayangkan sebuah kehidupan yang terikat pada peran yang tak sepenuhnya dipilih, dijalani tanpa garis akhir yang jelas.

Telusuri cerita CACANGKAJA selengkapnya di setiacapcili.com

_____

𝘈𝘯𝘢𝘯𝘵𝘢 𝘮𝘰𝘷𝘦𝘴 𝘣𝘦𝘺𝘰𝘯𝘥 𝘭𝘦𝘨𝘦𝘯𝘥 𝘪𝘯𝘵𝘰 𝘵𝘩𝘦 𝘲𝘶𝘪𝘦𝘵 𝘵𝘦𝘳𝘳𝘢𝘪𝘯 𝘰𝘧 𝘵𝘩𝘦 𝘪𝘯𝘯𝘦𝘳 𝘴𝘦𝘭𝘧—𝘸𝘩𝘦𝘳𝘦 𝘥𝘦𝘷𝘰𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘣𝘦𝘤𝘰𝘮𝘦𝘴 𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘧𝘪𝘯𝘪𝘵𝘦 𝘤𝘺𝘤𝘭𝘦 𝘢𝘯𝘥 𝘵𝘪𝘮𝘦 𝘧𝘦𝘦𝘭𝘴 𝘣𝘭𝘶𝘳𝘳𝘦𝘥. 𝘐𝘵 𝘪𝘯𝘷𝘪𝘵𝘦𝘴 𝘶𝘴 𝘵𝘰 𝘪𝘮𝘢𝘨𝘪𝘯𝘦 𝘢 𝘭𝘪𝘧𝘦 𝘣𝘰𝘶𝘯𝘥 𝘵𝘰 𝘢 𝘳𝘰𝘭𝘦 𝘯𝘦𝘷𝘦𝘳 𝘧𝘶𝘭𝘭𝘺 𝘤𝘩𝘰𝘴𝘦𝘯, 𝘳𝘦𝘱𝘦𝘢𝘵𝘦𝘥 𝘸𝘪𝘵𝘩𝘰𝘶𝘵 𝘦𝘯𝘥.

𝘈𝘯𝘢𝘯𝘵𝘢 𝘦𝘷𝘰𝘬𝘦𝘴 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘦𝘮𝘱𝘭𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯, 𝘪𝘯𝘷𝘪𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘶𝘴 𝘵𝘰 𝘪𝘮𝘢𝘨𝘪𝘯𝘦 𝘢 𝘭𝘪𝘧𝘦 𝘣𝘰𝘶𝘯𝘥 𝘵𝘰 𝘢 𝘳𝘰𝘭𝘦 𝘯𝘰𝘵 𝘦𝘯𝘵𝘪𝘳𝘦𝘭𝘺 𝘤𝘩𝘰𝘴𝘦𝘯, 𝘭𝘪𝘷𝘦𝘥 𝘸𝘪𝘵𝘩𝘰𝘶𝘵 𝘢 𝘤𝘭𝘦𝘢𝘳𝘭𝘺 𝘥𝘦𝘧𝘪𝘯𝘦𝘥 𝘦𝘯𝘥.

𝘌𝘹𝘱𝘭𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘰𝘧 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘤𝘢𝘱𝘤𝘪𝘭𝘪.𝘤𝘰𝘮

_____

Creative direction
Visual direction
Muse
Photo
Studio at
Head dress X
Make up
Hair do
Stylist
Asst. Stylist
Asst. Props .aaula

KARYA V — PUNDARIKAPundarika menyoroti bagaimana kita terbiasa mengagumi yang bertahan, tanpa selalu ingin tahu apa yang...
25/02/2026

KARYA V — PUNDARIKA
Pundarika menyoroti bagaimana kita terbiasa mengagumi yang bertahan, tanpa selalu ingin tahu apa yang harus dikorbankan. Di balik figur yang disungsung dan dirayakan, ada kisah yang tak ikut naik ke permukaan.

Seperti lotus yang memikat mata, sementara lumpur di bawahnya memilih diam.

Telusuri cerita CACANGKAJA selengkapnya di setiacapcili.com

_____

𝘗𝘶𝘯𝘥𝘢𝘳𝘪𝘬𝘢 𝘳𝘦𝘧𝘭𝘦𝘤𝘵𝘴 𝘰𝘯 𝘩𝘰𝘸 𝘸𝘦 𝘢𝘳𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘥𝘪𝘵𝘪𝘰𝘯𝘦𝘥 𝘵𝘰 𝘢𝘥𝘮𝘪𝘳𝘦 𝘸𝘩𝘢𝘵 𝘦𝘯𝘥𝘶𝘳𝘦𝘴, 𝘸𝘪𝘵𝘩𝘰𝘶𝘵 𝘢𝘭𝘸𝘢𝘺𝘴 𝘸𝘢𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘰 𝘬𝘯𝘰𝘸 𝘸𝘩𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘥 𝘵𝘰 𝘣𝘦 𝘴𝘢𝘤𝘳𝘪𝘧𝘪𝘤𝘦𝘥. 𝘉𝘦𝘩𝘪𝘯𝘥 𝘧𝘪𝘨𝘶𝘳𝘦𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘢𝘳𝘦 𝘦𝘹𝘢𝘭𝘵𝘦𝘥 𝘢𝘯𝘥 𝘤𝘦𝘭𝘦𝘣𝘳𝘢𝘵𝘦𝘥, 𝘵𝘩𝘦𝘳𝘦 𝘢𝘳𝘦 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘪𝘦𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘦𝘷𝘦𝘳 𝘳𝘪𝘴𝘦 𝘵𝘰 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘶𝘳𝘧𝘢𝘤𝘦.

𝘓𝘪𝘬𝘦 𝘢 𝘭𝘰𝘵𝘶𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘤𝘢𝘱𝘵𝘪𝘷𝘢𝘵𝘦𝘴 𝘵𝘩𝘦 𝘦𝘺𝘦, 𝘸𝘩𝘪𝘭𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘮𝘶𝘥 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘢𝘵𝘩 𝘪𝘵 𝘳𝘦𝘮𝘢𝘪𝘯𝘴 𝘴𝘪𝘭𝘦𝘯𝘵.

𝘌𝘹𝘱𝘭𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘰𝘧 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘤𝘢𝘱𝘤𝘪𝘭𝘪.𝘤𝘰𝘮

_____

Creative direction
Visual direction
Muse
Photo
Studio at
Make up
Hair do
Stylist
Asst. Stylist
Asst. Props .aaula

KARYA IV — MABANDAMabanda merefleksikan keterikatan yang hadir sebagai sebuah struktur—bukan lagi ruang aman, melainkan ...
23/02/2026

KARYA IV — MABANDA
Mabanda merefleksikan keterikatan yang hadir sebagai sebuah struktur—bukan lagi ruang aman, melainkan kondisi yang membentuk dan membatasi. Dalam karya tenun ini, relasi, adat, dan takdir dipertemukan sebagai simpul yang terus bertaut, bahkan ketika maknanya telah bergeser.

Telusuri cerita CACANGKAJA selengkapnya di setiacapcili.com

_____

𝘔𝘢𝘣𝘢𝘯𝘥𝘢 𝘳𝘦𝘧𝘭𝘦𝘤𝘵𝘴 𝘰𝘯 𝘢𝘵𝘵𝘢𝘤𝘩𝘮𝘦𝘯𝘵 𝘢𝘴 𝘢 𝘴𝘵𝘳𝘶𝘤𝘵𝘶𝘳𝘦—𝘭𝘦𝘴𝘴 𝘢 𝘴𝘱𝘢𝘤𝘦 𝘰𝘧 𝘳𝘦𝘧𝘶𝘨𝘦 𝘵𝘩𝘢𝘯 𝘢 𝘤𝘰𝘯𝘥𝘪𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘴𝘩𝘢𝘱𝘦𝘴 𝘢𝘯𝘥 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘵𝘳𝘢𝘪𝘯𝘴. 𝘐𝘯 𝘵𝘩𝘪𝘴 𝘸𝘰𝘷𝘦𝘯 𝘢𝘳𝘵 𝘱𝘪𝘦𝘤𝘦, 𝘳𝘦𝘭𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯𝘴𝘩𝘪𝘱𝘴, 𝘵𝘳𝘢𝘥𝘪𝘵𝘪𝘰𝘯, 𝘢𝘯𝘥 𝘧𝘢𝘵𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘷𝘦𝘳𝘨𝘦 𝘢𝘴 𝘬𝘯𝘰𝘵𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘳𝘦𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘣𝘰𝘶𝘯𝘥, 𝘦𝘷𝘦𝘯 𝘢𝘴 𝘵𝘩𝘦𝘪𝘳 𝘮𝘦𝘢𝘯𝘪𝘯𝘨𝘴 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘯 𝘵𝘰 𝘴𝘩𝘪𝘧𝘵.

𝘌𝘹𝘱𝘭𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘰𝘧 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘤𝘢𝘱𝘤𝘪𝘭𝘪.𝘤𝘰𝘮

_____

Creative direction
Visual direction
Muse
Photo
Studio at
Make up
Hair do
Stylist
Asst. Stylist
Asst. Props .aaula

KARYA III — JEDASebagai satu-satunya karya dalam koleksi CACANGKAJA yang didominasi spektrum merah, Jeda memposisikan wa...
17/02/2026

KARYA III — JEDA
Sebagai satu-satunya karya dalam koleksi CACANGKAJA yang didominasi spektrum merah, Jeda memposisikan warna sebagai artikulasi ironi. Jeda menyiratkan bagaimana tubuh perempuan dikonstruksi melalui irisan antara stigma sosial dan tuntutan biologis, di mana ekspektasi kolektif bekerja secara halus namun membebani.

Telusuri cerita CACANGKAJA selengkapnya di setiacapcili.com

_____

𝘈𝘴 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘰𝘭𝘦 𝘸𝘰𝘳𝘬 𝘪𝘯 𝘵𝘩𝘦 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘤𝘰𝘭𝘭𝘦𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘥𝘰𝘮𝘪𝘯𝘢𝘵𝘦𝘥 𝘣𝘺 𝘢 𝘳𝘦𝘥 𝘴𝘱𝘦𝘤𝘵𝘳𝘶𝘮, 𝘑𝘦𝘥𝘢 𝘴𝘪𝘵𝘶𝘢𝘵𝘦𝘴 𝘤𝘰𝘭𝘰𝘳 𝘢𝘴 𝘢𝘯 𝘢𝘳𝘵𝘪𝘤𝘶𝘭𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘰𝘧 𝘪𝘳𝘰𝘯𝘺. 𝘑𝘦𝘥𝘢 𝘳𝘦𝘧𝘭𝘦𝘤𝘵𝘴 𝘩𝘰𝘸 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘦𝘮𝘢𝘭𝘦 𝘣𝘰𝘥𝘺 𝘪𝘴 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘵𝘳𝘶𝘤𝘵𝘦𝘥 𝘢𝘵 𝘵𝘩𝘦 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘰𝘧 𝘴𝘰𝘤𝘪𝘢𝘭 𝘴𝘵𝘪𝘨𝘮𝘢 𝘢𝘯𝘥 𝘣𝘪𝘰𝘭𝘰𝘨𝘪𝘤𝘢𝘭 𝘪𝘮𝘱𝘦𝘳𝘢𝘵𝘪𝘷𝘦𝘴, 𝘸𝘩𝘦𝘳𝘦 𝘤𝘰𝘭𝘭𝘦𝘤𝘵𝘪𝘷𝘦 𝘦𝘹𝘱𝘦𝘤𝘵𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯𝘴 𝘸𝘪𝘵𝘩𝘪𝘯 𝘴𝘰𝘤𝘪𝘦𝘵𝘺 𝘢𝘳𝘦 𝘱𝘦𝘳𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯𝘵𝘭𝘺, 𝘪𝘧 𝘲𝘶𝘪𝘦𝘵𝘭𝘺, 𝘥𝘪𝘳𝘦𝘤𝘵𝘦𝘥 𝘢𝘵 𝘸𝘰𝘮𝘦𝘯, 𝘦𝘹𝘦𝘳𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘯 𝘦𝘯𝘥𝘶𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘯𝘥 𝘰𝘧𝘵𝘦𝘯 𝘶𝘯𝘴𝘱𝘰𝘬𝘦𝘯 𝘱𝘳𝘦𝘴𝘴𝘶𝘳𝘦.

𝘌𝘹𝘱𝘭𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘰𝘧 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘤𝘢𝘱𝘤𝘪𝘭𝘪.𝘤𝘰𝘮

_____

Creative direction
Visual direction
Muse
Photo
Studio at
Make up
Hair do
Stylist
Asst. Stylist
Asst. Props .aaula

CACANGKAJA menghadirkan medium refleksi atas bagaimana narasi membentuk makna tentang kasih, pengorbanan, dan ingatan. S...
16/02/2026

CACANGKAJA menghadirkan medium refleksi atas bagaimana narasi membentuk makna tentang kasih, pengorbanan, dan ingatan. Sebuah ruang kontemplasi di mana figur yang teruntai dalam sejarah tidak hanya dikenang sebagai individu, tetapi sebagai konstruksi yang terus dihidupkan melalui legenda.

Telusuri cerita CACANGKAJA selengkapnya di setiacapcili.com

_____

𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘧𝘧𝘦𝘳𝘴 𝘢 𝘳𝘦𝘧𝘭𝘦𝘤𝘵𝘪𝘷𝘦 𝘮𝘦𝘥𝘪𝘶𝘮 𝘵𝘩𝘳𝘰𝘶𝘨𝘩 𝘸𝘩𝘪𝘤𝘩 𝘯𝘢𝘳𝘳𝘢𝘵𝘪𝘷𝘦𝘴 𝘴𝘩𝘢𝘱𝘦 𝘰𝘶𝘳 𝘶𝘯𝘥𝘦𝘳𝘴𝘵𝘢𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨 𝘰𝘧 𝘭𝘰𝘷𝘦, 𝘴𝘢𝘤𝘳𝘪𝘧𝘪𝘤𝘦, 𝘢𝘯𝘥 𝘮𝘦𝘮𝘰𝘳𝘺. 𝘐𝘵 𝘰𝘧𝘧𝘦𝘳𝘴 𝘢 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘦𝘮𝘱𝘭𝘢𝘵𝘪𝘷𝘦 𝘴𝘱𝘢𝘤𝘦 𝘸𝘩𝘦𝘳𝘦 𝘢 𝘧𝘪𝘨𝘶𝘳𝘦 𝘸𝘰𝘷𝘦𝘯 𝘪𝘯𝘵𝘰 𝘩𝘪𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘢𝘳𝘦 𝘳𝘦𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘦𝘥 𝘯𝘰𝘵 𝘰𝘯𝘭𝘺 𝘢𝘴 𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘥𝘪𝘷𝘪𝘥𝘶𝘢𝘭, 𝘣𝘶𝘵 𝘢𝘴 𝘢𝘯 𝘪𝘥𝘦𝘯𝘵𝘪𝘵𝘺 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘰𝘶𝘴𝘭𝘺 𝘳𝘦𝘴𝘩𝘢𝘱𝘦𝘥 𝘢𝘯𝘥 𝘴𝘶𝘴𝘵𝘢𝘪𝘯𝘦𝘥 𝘣𝘺 𝘵𝘩𝘦 𝘭𝘦𝘨𝘦𝘯𝘥𝘴 𝘴𝘶𝘳𝘳𝘰𝘶𝘯𝘥 𝘵𝘩𝘦𝘮.

𝘌𝘹𝘱𝘭𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 𝘰𝘧 𝘊𝘈𝘊𝘈𝘕𝘎𝘒𝘈𝘑𝘈 𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘤𝘢𝘱𝘤𝘪𝘭𝘪.𝘤𝘰𝘮

_____

Creative direction
Visual direction
Muse
Photo
Studio at
Make up
Hair do
Stylist
Asst. Stylist
Asst. Props .aaula

Address

Jalan Ciung Wanara-Gianyar No. 7, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar
Gianyar
80511

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tenun Setia Cap Cili posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tenun Setia Cap Cili:

Share