"Ada dua teknik pembuatan kain tenun yang selama ini dikenal luas, yakni menggunakan Alat Tenun Mesin (ATM) dan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Biasanya produk yang dibuat dengan ATM memiliki motif terbatas, sedangkan ATBM mampu menghasilkan motif atau corak rumit dan indah dipandang. Baik tenun ATM maupun Tenun Tangan, Keahlian tenun tangan ini sudah ada sejak puluhan tahun silam. Behaestex adalah
perusahaan yang berdiri sejak tahun 1953 dan menghasilkan Kain Sarung Tenun tangan dengan merk dagang BHS yang banyak dipakai berbagai kalangan. Jaminan mutu dan kualitas selalu dijaga melalui serangkaian proses yang terukur dan terkontrol ketat. Keunggulan sarung BHS terletak pada keunikan motif yang elegan dan exclusif, warna cenderung maskulin, mayoritas dalam warna solid, motif grafis geometri tegas. Sarung BHS memiliki kelas-kelas yang menggambarkan harga dan tingkat kerumitan motif sebagai berikut :
1. Masterpiece, ditenun dengan ATBM, komposisi bahan Sutra mix, Letter tumpal BHS mendatar, Tumpat motif songket
2. Signature, Ditenun dengan ATBM, komposisi Bahan Sutra Mix, Tumpal BHS mendatar, Tumpal Motif songket
3. Royal , ditenun dengan ATBM, komposisi Bahan Sutra Mix, Tumpal BHS mendatar, Tumpal Motif songket
4. Excelent, ditenun ATM, komposisi Bahan Mercerized, Tumpal BHS vertikal, Tumpal Motif songket
5. Classic, ditenun ATM, komposisi Bahan Mercerized Mix , Tumpal BHS vertikal, Tumpal Motif Kembang
Mengapa Sarung BHS berharga premium, hal ini dikarenakan untuk Corak dan motif tertentu, Sebut saja Songket Gunung, untuk membuat satu helai kain sarung dibutuhkan waktu hampir seminggu dengan ketelitian tinggi. Selain motif Songket ada motif Tenun Ikat yang membutuhkan persiapan detail sebelum benangnya ditenun."