Baju Muslimah Terbaru

Baju Muslimah Terbaru Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Baju Muslimah Terbaru, Women's clothes shop, Gresik.

Trump, Harry Tanoe dan Nilai Manusia http://www.wartapilihan.com/trump-harry-tanoe-dan-nilai-manusia/
01/02/2017

Trump, Harry Tanoe dan Nilai Manusia http://www.wartapilihan.com/trump-harry-tanoe-dan-nilai-manusia/

Wartapilihan.com - Keduanya sama-sama pengusaha. Keduanya sama-sama `gila wanita`. Trump membeli hak kepemilikan Miss Universe pada 1996. Miss Universe adalah sebuah kontes kecantikan tingkat dunia yang awalnya merupakan acara Pacific Mills untuk mempromosikan produk pakaian renang Catalina pada 195...

Lelaki Hebat Yang Mengorbankan Hartanya di Jalan Allah http://www.wartapilihan.com/lelaki-hebat-yang-mengorbankan-hartan...
01/02/2017

Lelaki Hebat Yang Mengorbankan Hartanya di Jalan Allah http://www.wartapilihan.com/lelaki-hebat-yang-mengorbankan-hartanya-di-jalan-allah/

Wartapilihan.com - “Keberkahan Allah akan dicurahkan kepadamu dengan apa yang telah kamu persembahkan, dan semoga keberkahan Allah juga tercurahkan pada apa saja yang saat ini masih dalam genggamanmu” (Doa Rasulullah SAW untuk Abdurrahman bin Auf)

Dia salah satu dari delapan orang yang pertama-ta...

Larangn Jilbab di Negara-negara Eropa http://www.wartapilihan.com/larangn-jilbab-di-negara-negara-eropa/
01/02/2017

Larangn Jilbab di Negara-negara Eropa http://www.wartapilihan.com/larangn-jilbab-di-negara-negara-eropa/

Wartapilihan.com, Eropa - Negara di Eropa telah bergulat dengan isu jilbab dalam berbagai bentuk, seperti burka yang menutupi seluruh wajah dan niqab yang menutupi wajah kecuali bagian mata.

Perdebatan telah menyinggung kebebasan beragama, kesetaraan perempuan, tradisi sekuler, dan bahkan ketakut...

08/09/2016

"Mengumpulkan Harta Jangan disebuah Tas yang Berlubang"

Engkau memperbaiki wudhu'mu namun dengan cara berlebihan dalam menggunakan airnya,
Engkau bersedekah kepada orang yg kau anggap layak diberikan namun engkau merendahkan dan menyakiti perasaan dan hatinya,
Engkau shalat malam, puasa di siang hari, mematuhi Rabbmu namun engkau memutuskan tali silaturrahim,
Engkau berpuasa dan bersabar menahan lapar dan dahaga namun lisanmu dengan mudah melaknat dan mencela.
Engkau menggunakan pakaian serba longgar dan berlapis menutupi kepala dan badanmu namun tdk sedikit pun engkau menjaga lisan dan sikapmu untuk lebih menghormati orang lain.
Engkau muliakan tamu namun saat dia keluar engkau meng'ghibahinya dan menyebut keburukan-keburukannya,
Jangan kumpulkan kebaikan-kebaikanmu di sebuah kantong yang berlubang.
Engkau mengumpulkannya dengan susah payah namun dengan mudahnya kebaikanmu berguguran karena perbuatanmu sendiri tanpa kau sadari. .
Hingga akhirnya rahmat dari kebaikan-kebaikan yg kita lakukan itu hilang tak berbekas, seperti buih diterpa air laut. . .habis.
Sedangkan kita sendiri tak tahu berapa banyak kah yg telah terkumpul untuk bekal kita di hari akhir nanti ?
semoga ini bisa menjadi pengingat bagi kita semua atas apa yg kita telah lakukan sepanjang hari. Anggap lah orang lain lebih baik dari diri kita sendiri, agar kita selalu menghormati dan menghargainya dan agar kita selalu belajar lebih bersikap mulia kepada sesama. Sabar dan Ikhlas

Semoga Bermanfaat....
Semoga Barokah. .....

Silahkan di share :)

04/09/2016

*TRUK SAMPAH*

Suatu hari saya naik taxi menuju ke Bandara. Taxi melaju pada jalur yang benar, ketika tiba2 sebuah mobil jeep hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami, Supir taxi menginjak pedal rem dalam2 hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tsb.

Pengemudi mobil jeep hitam yg ngawur tsb mengeluarkan kepalanya & memaki maki ke arah kami.
Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dan aneh dg sikapnya itu.

Saya pun bertanya, _"Mengapa bapak tidak marah bahkan tersenyum?_ _Bukankah orang itu hampir merusak mobil bapak dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit?"_

Ia menjelaskan, _"Banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti kemarahan, kekecewaan, frustasi dan emosi negatif lainnya._
_Seiring dg semakin penuh bak sampahnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda_.

_Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, lalu lanjutkan hidup anda._
_Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yg anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan."_

Saat itulah saya belajar dari supir taxi bijak itu mengenai apa yg saya sebut _"Hukum Truk Sampah"._

Intinya, orang yg sukses dan bahagia adalah orang yg tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari2 mereka dg merusak suasana hati.

*****
Saudaraku...

Hidup itu 10% mengenai apa yg anda buat dengannya dan 90% tentang _bagaimana anda menyikapinya_...

_You choose to be Happy or Grumpy..._

Hidup ini jangan diisi dg penyesalan, maka cintailah orang yg memperlakukan anda dg baik, berdoalah bagi yg memperlakukan anda tidak baik.

Hidup bukan tentang bagaimana menunggu badai berlalu,
tapi tentang bagaimana _belajar menari dlm hujan._

Jangan pernah menghakimi orang lain,
Berusahalah menjadi pribadi bijak & mencoba _belajar mengerti orang lain._

Semangat pagi dan selamat berakhir pekan..😊

21/03/2016

DAHSYATNYA DOA " DUDUK DIANTARA DUA SUJUD "
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Ketika orang ditany a, “do’a apakah yang paling sering dibaca oleh seorang muslim ?”,
Banyak yang menjawabnya dengan salah.
Begitu seringnya do’a itu dibaca, sehingga ketika sedang membaca do’a banyak yang tidak merasa berdo’a.

Padahal do’a itu sangat dahsyat, mencakup kebutuhan kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimal 17 kali setiap hari
Do’a itu adalah DO’A DIANTARA DUA SUJUD, marilah kita renungi maknanya :

√ ROBIGHFIRLII,
Wahai Tuhan ampunilah dosaku.
Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridho اللّهُ Dosa adalah kotoran hati Ɣyangƍ membuat hati kelam sehingga hati kita merasa berat untuk melakukan kebaikan.

√ WARHAMNII,
Sayangilah diriku.
Kalau kita disayang اللّهُ hidup akan terasa nyaman, karena dengan kasih Sayang akan dapat dicapai semua cita2. Dengan kasih Sayang اللّهُ nafsu kita akan terbimbing.

√ WAJBURNII,
Tutuplah segala kekuranganku.
Banyak sekali kekurangan kita, kurang syukur, kurang sabar, kurang bisa menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dll. Kalau kekeurangan kita ditutup/diperbaiki اللّهُ , maka kita akan menjadi manusia sebenarnya.

√ WARFA’NII,
Tinggikanlah derajatku.
Kalau اللّهُ sudah meninggikan derajat kita, maka pasti tidak ada manusia yang bisa menghinakan kita.

√ WARZUQNII,
Berikanlah aku rizki,
Sebagai hamba اللّهُ kita membutuhkan rizki. اللّهُ mampu mendatangkan rizki dari arah yang tak terduga dan tanpa perhitungan.

√ WAHDINI,
Berikanlah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan kebahagiaan.
Kita tidak hanya minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar dari mengambil keputusan yang salah.

√ WA’AAFINII,
Berikanlah aku kesehatan.
Apabila kita sehat kita bisa menambah kebaikan dan manfaat serta tidak menjadi beban orang lain.

√ WA’FUANNII,
Aku mohon agar kesalahanku dihapus dari catatan.
Kita awali do’a ini dengan mohon ampun dan kita akhiri dengan permohonan agar catatan dosa kita dihapus. Sehingga kita benar-benar bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

Allah Subhanallah Ta'ala memerintahkan kita untuk membaca do’a itu, Rasulullah sholallahu alaihi wasallam mencontohkan kepada kita, menurut logika do’a tersebut pasti terkabul.
... TAPI PERSOALANNYA “DIMANA HATI DAN PIKIRAN KITA KETIKA KITA MEMBACA DO’A ITU ?”
RASULULLAH MENGINGATKAN KITA BAHWA, “ALLAH TIDAK AKAN MENGABULKAN DO’A YANG KELUAR DARI HATI YANG LALAI.”

Selamat beraktivitas saudaraku.....

09/03/2016

Tulisan dari Bapak Rektor ITS
Prof. Joni Hermana.

Pagi ini, semua mata tertuju ke negara kita. Alhamdulillah kita menjadi satu-satunya negara yang dilewati peristiwa yang hanya akan berulang sekian tahun bahkan mungkin puluh tahun sekali...gerhana matahari.

Sejenak, sinar matahari akan meredup lalu gelap gulita, bukan karena gelap itu ada, tetapi hal itu disebabkan oleh ketiadaan cahaya. Cahaya mataharinya ada tetapi bumi menjadi gelap karena terhalang oleh kehadiran bulan.

Saya jadi teringat apa telah disampaikan Albert Einstein ketika menyanggah pendapat profesornya. Dialah mengatakan bahwa gelap itu tidak ada, sebab yang ada hanyalah ketiadaan cahaya. Dingin itu tidak ada, yang ada adalah karena ketiadaan panas. Kejahatan itu tidak ada, yang ada adalah ketiadaan kebaikan dalam diri kita.

Makna filosofisnya adalah bahwa Allah itu tidak menciptakan kejahatan, Allah hanya menciptakan kebaikan, dan kalaupun terjadi tindak kejahatan, maka itu terjadi karena kita sendirilah yang menutupi kebaikan itu sendiri. Kebenaran selalu berasal dari Allah dan kesalahan selalu berasal dadi kita sendiri, sebagai makhluk yang lemah...

Karena itu berusahalah untuk memelihara berkas cahaya Illahi dalam diri dan hati kita. Sebab hanya dengan begitulah, kita tetap akan tetap terjaga dalam jalan yang benar, jalan yang lurus yang menyelamatkan diri kita di dunia dan alhirat

Ada 3 tanda yang akan memastikan bahwa masih ada cahaya Illahi dalam diri kita. Maka periksalah dan berintrospeksi diri agar kita mampu menjaganya:
1. Ketika kita menerima kebenaran, kita langsung menerimanya sehingga kita bisa membedakan mana yang hak mana yang bathil.
2. Ketika setelahnya hati kita mampu melihat meyakininya dan itu menjadi keyakinan yang tidak terpatahkan.
3. Ketika kemudian kita diberi ilham bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan kita, padahal orang lain mungkin tidak pernah terlintas ide tersebut sedikitpun...

Semoga pembelajaran gerhana ini memberi nilai tambah bagi diri kita untuk menjadi lebih baik dari kemarin dan yang dulu2...

Semoga Allah meringankan jalan yang kita tempuh sehingga selamat dunia akhirat. Aamiin

🙏🙏🙏

11/02/2016

💐KEAJAIBAN ISTIGHFAR💐

Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-
Mukhtar As-Syinqity pernah mengatakan:
Tidaklah hati seorang hamba selalu beristighfar melainkan akan disucikan.

🍁Bila ia lemah, maka akan dikuatkan
🍁Bila ia sakit, maka akan disembuhkan
🍁Bila ia diuji, maka akan diangkat ujian itu darinya.
🍁Bila ia kalut, maka akan diberi petunjuk
🍁Bila ia galau, maka akan diberi ketenangan.

🌻Sepeninggal Rasulullah, Istighfar merupakan satu-satunya benteng aman yang tersisa
untuk kita (dari adzab Allah)
”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara
mereka. Dan tidaklah (p**a) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta
ampun.”(QS.al-Anfal: 33).

🌻Ibnu katsir rahimahullah - berkata :
Barangsiapa yang menghiasi dirinya dengan amalan ini, yaitu memperbanyak istighfar, maka Allah akan mempermudah rezekinya, memudahkan urusannya dan menjaga kekuatan jiwa dan raganya.
Maka apa lagi yang kau tunggu...?

🌺(Perbanyaklah istighfar....)

🌻Ibnul Qayyim - rahimahullah - mengatakan, "
Bila engkau ingin berdo'a, sementara waktu yang kau miliki begitu sempit, padahal dadamu dipenuhi oleh begitu banyak keinginan, maka jadikan seluruh isi do'amu
istighfar, agar Allah memaafkanmu. Karena bila Dia memaafkanmu, maka semua keperluanmu
akan dipenuhi oleh-Nya tanpa engkau
memintanya.

🌹Ya Allah.. Sesungguhnya engkau Maha
pemaaf, mencintai kemaafan, maka
ampunilah kami.

ﺁﻣِــــــــــﻲْﻥَ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِــــــــــﻴْﻦ

09/02/2016

30 Tahun Mendatang Anak Kita

بسم الله الرحمن الرحيم

Agak SERIUS dan agak panjang, tapi jika tidak kita sempatkan membaca sekarang, saya yakin besok atau besoknya kita lebih tidak sempat lagi...

* TAUSIYAH PRIBADI *

(Untuk Orang-tua dan Guru)
Karena pada dasarnya kita semua adalah murabbi (guru) bg anak2 kita....

“30 TAHUN MENDATANG ANAK KITA”

Oleh : Ustadz Muhammad Fauzil Adhim

Jangan remehkan dakwah kepada anak-anak !

Jika telah terikat hatinya dgn Islam, mereka akan mudah bersungguh-sungguh menetapi agama ini setelah dewasa.
Jika engkau gembleng mereka untuk siap menghadapi kesulitan, maka kelak mereka tak mudah ambruk hanya karena langkah mereka terhalang oleh kendala2 yg menghadang.

Tetapi jika engkau salah membekali, mereka akan menjadi beban bagi ummat ini di masa yg akan datang.

Cemerlangnya otak sama sekali tidak memberi keuntungan jika hati telah beku dan kesediaan untuk berpayah-payah telah runtuh.

Maka, ketika engkau mengurusi anak2 di sekolah, ingatlah sejenak.
Tugas utamamu bukan sekedar mengajari mereka berhitung. Bukan ... !!!

Engkau sedang berdakwah.
Sedang mempersiapkan generasi yg akan mengurusi ummat ini 30 tahun mendatang.

Dan ini pekerjaan sangat serius. Pekerjaan yg memerlukan kesungguhan berusaha, niat yg lurus, tekad yg kuat serta kesediaan untuk belajar tanpa henti.

Karenanya, jangan pernah main2 dalam urusan ini.
Apa pun yg engkau lakukan terhadap mereka di kelas, ingatlah akibatnya bagi dakwah ini 30-40 tahun yg akan datang.

Jika mereka engkau ajari curang dalam mengerjakan soal saja, sesungguhnya urusannya bukan hanya soal bagaimana agar mereka lulus ujian. Bukan...
Yang terjadi justru sebaliknya, masa depan ummat sedang engkau pertaruhkan !!!

Tidakkah engkau ingat bahwa induk segala dusta adalah ringannya lisan untuk berdusta dan tiadanya beban pada jiwa untuk melakukan kebohongan.

Maka, ketika mutu pendidikan anak2 kita sangat menyedihkan, urusannya bukan sekedar masa depan sekolahmu. Bukan...

Sekolah ambruk bukan berita paling menyedihkan, meskipun hal ini sama sekali tidak kita inginkan.
Yang amat perlu kita khawatiri justru lemahnya generasi yg bertanggung-jawab menegakkan dien ini 30 tahun mendatang.

Apa yg akan terjadi pada ummat ini jika anak2 kita tak memiliki kecakapan berpikir, kesungguhan berjuang dan ketulusan dalam beramal ?

Maka..., ketika engkau bersibuk dgn cara instant agar mereka tampak mengesankan, sungguh urusannya bukan untuk tepuk tangan saat ini.
Bukan p**a demi piala2 yg tersusun rapi.

Urusannya adalah tentang rapuhnya generasi muslim yg harus mengurusi umat ini di zaman yg bukan zamanmu.
Kitalah yg bertanggung-jawab terhadap kuat atau lemahnya mereka di zaman yg boleh jadi kita semua sudah tiada.

Hari ini, ketika di banyak tempat, kemampuan guru-guru kita sangat menyedihkan, sungguh yg paling mengkhawatirkan adalah masa depan ummat ini.
Maka, keharusan untuk belajar bagimu.

Wahai Para Guru..., bukan semata urusan akreditasi.
Apalagi sekedar untuk lolos sertifikasi.
Yang harus engkau ingat adalah: “Ini urusan ummat... Urusan dakwah.”

Jika orang2 yg sudah setengah baya atau bahkan telah tua, sulit sekali menerima kebenaran, sesungguhnya ini bermula dari lemahnya dakwah terhadap mereka ketika masih belia; ketika masih kanak2.
Mereka mungkin cerdas, tapi Adab dan Iman tak terbangun.

Maka, kecerdasan itu bukan menjadi kebaikan, justru menjadi penyulit bagi mereka untuk menegakkan dien.

Wahai Para Guru..., belajarlah dgn sungguh2 bagaimana mendidik siswamu.

Engkau belajar bukan untuk memenuhi standar dinas pendidikan.

Engkau belajar dgn sangat serius sebagai ibadah agar memiliki kepatutan menjadi pendidik bagi anak2 kaum muslimin.
Takutlah engkau kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
Sungguh, jika engkau menerima amanah sebagai guru, sedangkan engkau tak memiliki kepatutan, maka engkau sedang membuat kerusakan.

Sungguh, jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, tunggulah saatnya (kehancuran) tiba.

Ingatlah hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

إِذَا ضُيِّعَتِ اْلأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ. قَالَ: كَيْفَ إِضَاعَتُهَا يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: إِذَا أُسْنِدَ اْلأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ.

“Jika amanah telah disia-siakan, maka tunggulah hari Kiamat.”

Dia (Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu) bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah menyia-nyiakan amanah itu ?”

Beliau menjawab, “Jika satu urusan diserahkan kepada bukan ahlinya, maka tunggulah hari Kiamat!”
{HR. Bukhari}

Maka, keharusan untuk belajar dengan sungguh2, terus-menerus dan serius bukanlah dalam rangka memenuhi persyaratan formal semata-mata.
Jauh lebih penting dari itu adalah agar engkau memiliki kepatutan menurut Dien ini sebagai seorang murabbi (guru).

Sungguh, kelak engkau akan ditanya atas amanah yg engkau emban saat ini.

Wahai Para Guru..., singkirkanlah tepuk tangan yg bergemuruh. Hadapkan wajahmu pada tugas amat besar untuk menyiapkan generasi ini agar mampu memikul amanah yg Allah Ta'ala berikan kepada mereka.
Sungguh, kelak engkau akan ditanya di Yaumil-Qiyamah atas urusanmu.

Jika kelak tiba masanya sekolah tempatmu mengajar dielu-elukan orang sehingga mereka datang berbondong-bondong membawa anaknya agar engkau semaikan Iman di dada mereka, inilah saatnya engkau perbanyak istighfar.

Bukan sibuk menebar kabar tentang betapa besar nama sekolahmu.
Inilah saatnya engkau sucikan nama Allah Ta’ala seraya senantiasa berbenah menata niat dan menelisik kesalahan diri kalau2 ada yg menyimpang dari tuntunan-Nya.
Semakin namamu ditinggikan, semakin perlu engkau perbanyak memohon ampunan Allah ‘Azza wa Jalla.

Wahai Para Guru..., sesungguhnya jika sekolahmu terpuruk, yg paling perlu engkau tangisi bukanlah berkurangnya jumlah siswa yg mungkin akan terjadi.
Ada yg lebih perlu engkau tangisi dgn kesedihan yg sangat mendalam.

Tentang masa depan ummat ini; tentang kelangsungan dakwah ini, di masa ketika kita mungkin telah tua renta atau bahkan sudah terkubur dalam tanah.

Ajarilah anak didikmu untuk mengenali kebenaran sebelum mengajarkan kepada mereka berbagai pengetahuan.

Asahlah kepekaan mereka terhadap kebenaran dan cepat mengenali kebatilan.
Tumbuhkan pada diri mereka keyakinan bahwa Al-Qur’an pasti benar, tak ada keraguan di dalamnya.
Tanamkan adab dalam diri mereka.
Tumbuhkan p**a dalam diri mereka keyakinan dan kecintaan terhadap As-Sunnah Ash-Shahihah.

Bukan menyibukkan mereka dgn kebanggaan atas dunia yg ada dalam genggaman mereka.

Ingat do’a yg kita panjatkan:

"اللهُمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا التِبَاعَةَ وَأَرِنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ"

“Ya Allah, tunjukilah kami bahwa yg benar itu benar dan berilah kami rezeki kemampuan untuk mengikutinya.
Dan tunjukilah kami bahwa yg bathil itu bathil, serta limpahilah kami rezeki untuk mampu menjauhinya.”

Inilah do’a yg sekaligus mengajarkan kepada kita agar tidak tertipu oleh persepsi kita.
Sesungguhnya kebenaran tidak berubah menjadi kebatilan hanya karena kita mempersepsikan sebagai perkara yg keliru.
Demikian p**a kebatilan, tak berubah hakekatnya menjadi kebaikan dan kebenaran karena kita memilih untuk melihat segi positifnya.

Maka, kepada Allah Ta’ala kita senantiasa memohon perlindungan dari tertipu oleh PERSEPSI SENDIRI.

Pelajarilah dgn sungguh2 apa yg benar; apa yg haq, lebih dulu dan lebih sungguh2 daripada tentang apa yg efektif.
Dahulukanlah mempelajari apa yg TEPAT daripada apa yg MEMIKAT.

Prioritaskan mempelajari apa yg BENAR daripada apa yg penuh GEBYAR.
Utamakan mempelajari hal yg benar dalam mendidik daripada sekedar yg membuat sekolahmu tampak besar bertabur gelar.

Sungguh, jika engkau mendahulukan apa yg engkau anggap mudah menjadikan anak hebat sebelum memahami betul apa yg benar, sangat mudah bagimu tergelincir tanpa engkau menyadari.

Anak tampaknya berbinar-binar sangat mengikuti pelajaran, tetapi mereka hanya tertarik kepada caramu mengajar, tapi mereka tak tertarik belajar, tak tertarik p**a menetapi kebenaran.

Dakwah terhadap anak harus kita perhatikan.
Kesalahan mendidik terhadap anak kecil, tak mudah kelihatan.
Tetapi kita akan menuai akibatnya ketika mereka dewasa.

Semoga Bermanfaat utk kita sbg org tua & guru bg anak2 kita, jg Asatiidz/ah (Guru-guru) anakku ...

08/02/2016

Belajar Tawakal Kepada Putri 10 Tahun

Hatim Al Ashom, ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakal.
Hatim suatu hari berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi utk menuntut ilmu. Istri dan putri putrinya keberatan. Krn siapa yg akan memberi mereka makan.

Salah satu dari putri-putri itu berusia 10 tahun dan hapal Al Quran. Dia menenangkan semua: Biarkan beliau pergi. Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!
Hatim pun pergi.

Hari itu berlalu, malam datang menjelang...
Mereka mulai lapar. Tapi tdk ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri 10 tahun yg tlh mendorong kepergian ayah mereka.
Putri hapal Al Quran itu kembali meyakinkan mereka: Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!

Dlm suasana spt itu, pintu rumah mereka diketuk. Pintu dibuka. Terlihat para penunggang kuda. Mereka bertanya: Adakah air di rumah kalian?
Penghuni rumah menjawab: Ya, kami memang tidak punya apa-apa kecuali air.
Air dihidangkan. Menghilangkan dahaga mereka.
Pemimpin penunggang kuda itu pun bertanya: Rumah siapa ini?
Penghuni rumah menjawab: Hatim al Ashom.
Penunggang kuda terkejut: Hatim ulama besar muslimin.....

Penunggang kuda itu mengeluarkan sebuah kantong berisi uang dan dilemparkan ke dalam rumah dan berkata kpd para pengikutnya: Siapa yg mencintai saya, lakukan spt yg saya lakukan.
Para penunggang kuda lainnya pun melemparkan kantong-kantong mereka yg berisi uang. Sampai pintu rumah sulit ditutup, krn banyaknya kantong-kantong uang.
Mereka kemudian pergi.

Tahukah antum, siapa pemimpin penunggang kuda itu...?
Ternyata Abu Ja'far Al Manshur, amirul mukminin.

Kini giliran putri 10 thn yg telah hapal Al Quran itu memandangi ibu dan saudari-saudarinya. Dia memberikan pelajaran aqidah yg sangat mahal sambil menangis:

JIKA SATU PANDANGAN MAKHLUK BISA MENCUKUPI KITA, MAKA BAGAIMANA JIKA YG MEMANDANG KITA ADALAH AL KHOLIQ!

(Terimakasih nak, kau telah menyengat kami yg dominasi kegelisahannya hanya urusan dunia.
Hingga lupa ada Al Hayyu Ar Rozzaq
Hingga lupa jaminan Nya: dan di LANGIT lah RIZKI kalian...
Bukan di pekerjaan...bukan di bank...bukan di kebun...bukan di toko...tapi DI LANGIT!
Hingga kami lupa tugas besar akhirat

اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا

Ya Allah, jangan Kau jadikan dunia sebagai kegundahan terbesar kami.....)

moga manfaat. ..moga barokah..

08/02/2016

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. ..

"SEUNTAI DO'A PAGI BUAT SAHABAT"

Yaa Allah....
jika saat ini saudara dan teman2ku tersenyum, semoga menjadi ibadah buatnya.....

Jika ia marah, semoga tak melampaui batasnya.....

Jika ia bersedih, semoga kesedihannya bisa menghidupkan hati dan jiwanya.....

Jika ia sakit, semoga menjadi penggugur dosa-dosanya dan jika ia ragu serta bimbang, mantapkan pendirian
dihatinya.....

Semoga apa yang ia lakukan hari ini, esok dan dikemudian hari, jauh lebih baik dari waktu yang telah lalu.....

Semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu menyertainya....

Yaa Allah...
muliakanlah yang membaca doa ini,
lapangkanlah hatinya dan bahagiakan keluarganya ......

Luaskanlah rezkinya,
mudahkan segala urusannya jauhkan ia dari segala penyakit, fitnah, prasangka keji dan mungkar serta terimalah semua amal ibadahnya dan kelak jadikanlah ia sebagai penghuni surgaMU.

Aamiin Yaa Rabbal Alamiin. Selamat pagi dan selamat beraktifitas sahabat2ku..

04/02/2016

Renungan diri...

*** Allah merahasiakan diterimanya sebuah amalan, agar hati kita selalu khawatir.
Dia juga selalu membuka pintu taubat, agar kita selalu punya harapan.
Dan Dia menjadikan penentu status seseorang pada amalan penutup hidupnya, agar tidak seorang pun tertipu dg amalnya.

*** Seandainya paras dan ragamu lebih penting dan berharga dari ruhmu, tentunya ruh tidak naik ke langit, sedang raga harus dikubur dalam tanah.

*** Betapa banyak orang terkenal di muka bumi, namun ia tidak dikenal di langit.
Sebaliknya, betapa banyak orang tak dikenal dibumi, namun ia dikenal baik oleh penghuni langit.

*** Ukuran kemuliaan di sisi Allah adalah kekuatan takwa, bukan kekuatan raga.
Maka lihatlah kedudukanmu di sisi Allah, dan tinggalkan penilaian manusia.

[Sumber dari pesan berbahasa arab]

🍃Kiriman Ust. Musyaffa di facebook

Address

Gresik
61115

Telephone

+628176768448

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Baju Muslimah Terbaru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share