09/09/2025
Nasib malang menimpa Harianto (54), warga Kelurahan Bukit Merapin, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), yang ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai Air Anyir, Kecamatan Merawang, Bangka, Babel, Senin (8/9/2025) pagi.
Korban diketahui sebelumnya berangkat bersama rekannya, Riko, untuk memasang jaring ikan di perairan Pantai Herman Po, Air Anyir, Minggu (7/9/2025) malam. Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 21.12 WIB dan menitipkan motor di salah satu pondok sebelum berangkat ke laut.
Keduanya kemudian pamit ke laut untuk memasang jaring ikan di Pantai Pukan 1, dekat pantai Herman Po. Setelah beberapa jam, tepatnya sekira pukul 02.00 WIB, Senin (8/9/2025) dini hari, Riko terlebih dahulu naik ke daratan.
“Saudara Riko menanyakan kepada saksi apakah Harianto (korban-red) sdh naik ke darat, kemudian saksi menjawab belum terlihat,” jelas Kapolsek Merawang, Iptu Muhammad Ryan Nofiandy, kepada Bangkapos.com
Kemudian, Riko mengatakan, dirinya sudah kedinginan dan ingin pulang. Riko pum menitip pesan kepada saksi apabila Harianto (korban) naik ke darat untuk mengatakan bahwa dirinya sudah pulang duluan.
Lebih lanjut, sekira pukul 04.00 WIB, Riko bersama istrinya kembali lagi ke pantai Herman po dan menanyakan ke pada saksi terkait keberadaan korban yang ternyata belum ada naik ke daratan.
“Karena khawatir, Riko menghubungi keluarga yang lain dan menceritakan korban turun ke pantai dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB belum juga naik ke daratan,” ungkap Iptu Muhammad Ryan Nofiandy.
Lebih lanjut, dari keterangan saksi yang lain, korban diketahui memang sering melakukan aktifitas memasang jaring ikan pada malam hari di Pantai Pukan.
BACA SELENGKAPNYA: https://bangka.tribunnews.com/lokal/1662610/kronologi-pencari-ikan-yang-meninggal-di-perairan-air-anyir-bangka-diduga-kelelahan-dan-kedinginan