01/09/2026
Bayangkan kamu harus menyampaikan berita yang bakal bikin orang paling berpengaruh di sekitarmu meledak marah. Itulah posisi sulit yang dihadapi Fei Shi saat harus menenangkan sang legenda, Guan Yu.
Tapi, Fei Shi membuktikan bahwa seorang utusan sejati tidak butuh pedang untuk menang. Ia menggunakan empati dan logika untuk meredam ego yang membara.
Dia mengingatkan kita bahwa kehormatan yang hakiki bukan terletak pada gelar, melainkan pada kesetiaan terhadap perjuangan bersama.
Pernah merasa di posisi sulit seperti Fei Shi saat harus menegur atau menasihati seseorang yang lebih senior?
Share pengalaman kamu di kolom komentar yuk! 👇