06/09/2026
🌋 Debu vulkanik? Jangan panik BunAy 😊
Kalau udara di sekitar sedang terdampak abu vulkanik, yang paling penting adalah mengurangi paparan si kecil dan menjaga udara di dalam rumah sebersih mungkin.
Untuk sementara, yuk:
🏠 Lebih banyak beraktivitas di dalam rumah, tutup pintu & jendela rapat.
❄️ Jika menggunakan AC, gunakan mode COOL dengan pintu & jendela tetap tertutup.
💨 Jika ada, gunakan air purifier dengan filter HEPA untuk membantu menyaring partikel halus di udara.
😷 Bila harus keluar, gunakan masker yang sesuai & perlindungan mata.
🚿 Setelah dari luar, segera mandi, keramas & ganti pakaian.
🧹 Saat membersihkan abu, basahi terlebih dahulu agar tidak beterbangan kembali.
👶🏻 Untuk bayi, utamakan tetap berada di ruangan bersih & hindari paparan langsung—jangan memakaikan masker pada bayi.
Anak-anak, terutama yang memiliki asma atau masalah pernapasan, termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih saat terjadi paparan abu vulkanik.
Kalau si kecil mengalami sesak napas, batuk yang semakin berat, nyeri dada, atau gangguan penglihatan, segera cari pertolongan medis. 🤍
(Informasi disusun berdasarkan rekomendasi dan sumber kesehatan publik seperti Kemenkes/Dinkes, IDAI, CDC, USGS, IVHHN, serta publikasi ilmiah terkait dampak abu vulkanik pada anak.)