SintesaNews

SintesaNews Coffee and lifestyle, kopi dan gaya hidup

*Pancasila dan Tantangan Kekinian: Catatan untuk Pemerintahan Prabowo*Diskusi publik ini diinisiasi/digagas oleh Pande K...
04/06/2026

*Pancasila dan Tantangan Kekinian: Catatan untuk Pemerintahan Prabowo*

Diskusi publik ini diinisiasi/digagas oleh Pande K Trimayuni (Ketua FOKAL UI), Bob Randilawe (Pemerhati Ekologi dan Politik Kebangsaan), Nanda Abraham (Pengamat Politik & Ekonomi/Ex. Ketua ASJB)

https://www.sintesanews.com/pancasila-dan-tantangan-kekinian-catatan-untuk-pemerintahan-prabowo/
..
Dalam forum diskusi tersebut mencermati bahwa *pemerintah secara khusus telah melakukan serangkaian penyimpangan struktural yang nyata.*

Program-program populis skala besar yang diartikulasikan di ruang publik ternyata mengandung *pelanggaran terhadap prinsip keadilan distributif sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD tahun 1945.*

Baca selengkapnya di SintesaNews.com

Dia lahir di Garut, Jawa Barat. Ia menamatkan pendidikan di SMA Negeri Cimindi Cimahi Kabupaten Bandung (kini SMA Negeri...
04/06/2026

Dia lahir di Garut, Jawa Barat. Ia menamatkan pendidikan di SMA Negeri Cimindi Cimahi Kabupaten Bandung (kini SMA Negeri 13 Bandung) pada tahun 1986.

Ia menempuh pendidikan S1 Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus tahun 1990. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman (lulus tahun 1997) dan S3 di Leibniz Universität Hannover, Jerman (tahun 2000).

Entomologi adalah cabang ilmu biologi yang secara khusus mempelajari serangga dan hubungannya dengan manusia, lingkungan, dan organisme lain.

Usai menyelesaikan program doktoralnya di Jerman dia kembali ke Indonesia dan menjadi dosen tetap di IPB, kemudian di kampus tersebut ia mulai dipercaya mengisi beberapa posisi strategis.

Dirinya tercatat pernah menjadi Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi (2001-2002), Direktur Direktorat Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang (2003-2008), dan Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama (2007-2008).

Kariernya di dunia pendidikan berlanjut ketika ia menjadi ketua Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau, Halmahera Utara (2014-2022).

Pada 19 Agustus 2024, dilantik oleh presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadikannya sebagai pimpinan pertama lembaga tersebut.

Menghabiskan 10 tahunan di Jerman hingga mencapai jenjang doktoral dalam entomologi ilmu, tentang serangga, menapaki karir hingga menjadi pimpinan skala nasional, naik haji, dipaksa p**ang cepat karena panggilan presiden, tiba-tiba dibuang.

Jadwal dia p**ang haji sebenarnya tanggal 4 Juni, tapi dipercepat karena presiden mau nyicipin program MBG. Maka tanggal 1 Juni Dadan Hindayana p**ang, 2 Juni bersama presiden ke SMP 111 Palmerah untuk mengalami secara langsung Program MBG. Malam harinya dicopot jabatannya oleh presiden dan digantikan Nanik S. Deyang. Dini hari tanggal 3 Juni Kejaksaan geledah kantornya. Sore harinya tangannya terborgol dengan rompi pink.

Si ahli serangga yang tak belajar dari kehidupan serangga yang begitu kejam. Bahwa manusia kadang tak ubahnya seperti serangga, saling memangsa, https://www.sintesanews.com/dadan-hindayana-si-ahli-serangga-yang-lupa-bahwa-manusia-kadang-tak-uba

Java Festival Production Sediakan Beragam Transportasi Khusus ke myBCA Java Jazz International Festival, Ada yang Gratis...
27/05/2026

Java Festival Production Sediakan Beragam Transportasi Khusus ke myBCA Java Jazz International Festival, Ada yang Gratis

Buat kamu yang mau nonton myBCA International Java Jazz International Festival 2026, pada tanggal 29, 30, dan 31 Mei 2026 di NICE (Nusantara International Convention Exhibition) P*K 2, jangan khawatir soal transportasi ke sananya.

Karena pihak peyelenggara, Java Festival Production menyediakan Layanan Shuttle Khusus/Rutin bagi para pengunjung.

Baik pengunjung maupun pekerja dapat memanfaatkan layanan shuttle khusus/rutin secara gratis dari Bluebird Group yang akan langsung menuju NICE P*K 2.

Layanan ini akan tersedia dari:

Lippo Mall Kemang

Plaza Senayan

fX Sudirman

Sarinah Thamrin (PP)

Selain itu, akan tersedia p**a layanan Cititrans dari Bluebird Group yang menyediakan rute langsung menuju NICE P*K 2 dari Bandung, dengan titik keberangkatan di:

Dipati Ukur

Cihampelas Walk

Pasteur

Beroperasi pada 29–31 Mei 2026.

Transportasi Royaltrans

Layanan shuttle khusus/rutin menuju NICE, P*K 2 juga hadir melalui layanan Royaltrans dari TransJakarta dari:

Dukuh Atas

Cilandak Town Square (CITOS)

Alam Sutera

Gambir

TMII

Tanjung Duren

Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (PP).

Selama penyelenggaraan festival, jam operasional KAI Bandara rute Stasiun BNI City – Stasiun Bandara Soekarno-Hatta akan ditambah. Dan untuk memudahkan para penonton serta pekerja, dari Stasiun Bandara Soekarno-Hatta ke NICE, P*K 2, serta sebaliknya, akan tersedia juga layanan shuttle khusus/rutin dari TransRoyal dari TransJakarta.

Baca selengkapnya di https://www.sintesanews.com/java-festival-production-sediakan-beragam-transportasi-khusus-ke-mybca-java-jazz-international-festival-ada-yang-gratis/

23/05/2026

Pemerintah Telah Menaikkan Gaji Guru Hampir 300 Persen, Eh Gaji Hakim!

Penulis: Nurul Azizah

Maaf bapak ibu guru, pak Presiden Prabowo telah salah ucap. Awalnya semangat banget ketika berpidato saat membahas pentingnya kepastian hukum dan penguatan birokrasi. Presiden Prabowo Subianto berujar : "Karena itu pemerintah, saya telah menaikkan gaji-gaji guru, ada yang hampir 300 persen naiknya. Penghasilan guru-guru... beliau kemudian berhenti sejenak dan langsung mengkoreksi pernyataan tersebut dengan mengatakan: " (Maksudnya) hakim-hakim kita, maaf, hakim".

Oh ternyata lidahnya baru keseleo. Tiwas bapak ibu guru senang banget mendengarnya. Akan ada kenaikan gaji guru. Kalau lidahnya tidak keseleo pasti guru-guru di Indonesia akan menerima dengan penuh s**a cita. Misalkan saja gaji guru swasta Rp 1.000.000 per bulan kalau naik 300 persen maka gajinya menjadi Rp 3juta, kalau gaji awal Rp 3 juta setelah ada kenaikan menjadi Rp 9 juta. Tapi itu guru swasta, apa mungkin menerima kenaikan gaji, pasti yang menerima ya guru ASN. Guru swasta hanya menerima gaji dari yayasan. Yang perlu diperhatikan ya ada kenaikan tunjangan profesi guru baik swasta maupun negeri ada kenaikan yang signifikan. Sehingga semua guru di Indonesia bisa menikmati kenaikan tunjangan guru.

Sungguh makmur nasib guru karena ada kenaikan 300 persen. Oh itu hanya ucapan seorang Presiden yang belakangan diketahui salah, bukan guru yang naik gajinya tetapi seorang hakim.

Padahal saat pidato ada contekan transkrip tapi kok yo salah ucap. Semoga setelah ada tulisan ini dan demo para guru (20/5/2026), pak Prabowo Akan segera membahas nasib guru, terutama guru honorer di sekolah atau madrasah swasta untuk bisa menikmati kenaikan tunjangan guru.

Yang sabar ya bapak ibu guru, karena pak Presiden salah ucap. Meskipun ada kekeliruan penyebutan profesi dalam transkrip pidato tersebut, kenaikan penghasilan hingga 300 persen itu ditujukan kepada hakim agar tercipta sistem peradilan yang bersih. Bukan kepada guru yang tidak jelas gajinya, terutama guru honorer atau guru swasta.

Baca selengkapnya di https://www.sintesanews.com/pemerintah-telah-menaikkan-gaji-guru-hampir-300-persen-eh-gaji-hakim/

*Kritik The Economist, Pidato Presiden Prabowo di DPR dan Benang Merahnya*Oleh Pande K. Trimayuni..Kritik The Economist ...
22/05/2026

*Kritik The Economist, Pidato Presiden Prabowo di DPR dan Benang Merahnya*

Oleh Pande K. Trimayuni
..

Kritik The Economist membawa dua isu paling penting dan traumatis untuk Presiden Prabowo, yaitu isu “ekonomi” dan isu “demokrasi”. Sejak menjadi calon Presiden, Prabowo selalu bersemangat terhadap isu ekonomi. Barangkali ini tidak terlepas dari latar belakangnya yang merupakan anak Soemitro Djojohadikoesoemo, salah satu arsitek ekonomi masa Orde Baru.

Halnya dengan isu demokrasi, sejak 1998 sampai sekarang, Presiden Prabowo tidak bisa lepas dari bayang-bayang peristiwa 1998 meskipun banyak aktivis 1998 yang sudah masuk dalam pemerintahannya.
Secara psikologis, sepertinya Presiden Prabowo terganggu mengapa dianggap “jeopardizing” ekonomi dan demokrasi? Padahal presiden merasa benar-benar telah mengerahkan segala daya upayanya untuk langkah besar di bidang ekonomi. Presiden ingin arah baru bagi ekonomi Indonesia yang lebih nasionalis dan berkerakyatan. Jika kita simak dalam pidato-pidatonya, Prabowo memang sering mengajukan pertanyaan retoris seperti: Kenapa kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri? Mengapa anggaran bocor? Apakah saya otoriter?...
.. kita lihat dengan pembentukan badan ekspor secara tiba-tiba membuat pasar bereaksi negatif dengan melorotnya IHSG. Kebijakan tiba-tiba pemerintah ini, yang konon para menteri pun rata-rata tidak tahu sampai saat diumumkan, membuat kekhawatiran akan iklim berusaha dan intervensi pemerintah yang berlebihan. Pemerintah seringkali mengirim sinyal yang mengkhawatirkan investor global.
.. Hal yang paradoks saat kita bicara tentang ekonomi kerakyatan dan pentingnya sektor-sektor strategis dikuasai negara namun pada saat yang bersamaan korupsi masih merajalela, koncoisme dan kolusi nampak nyata di depan mata dan hukum tidak benar-benar ditegakkan.

Baca selengkapnya: di SintesaNews.com
https://www.sintesanews.com/kritik-the-economist-pidato-presiden-prabowo-di-dpr-dan-benang-merahnya/

Masjid Kubah Emas atau juga disebut Masjid Dian Al-Mahri berlokasi di Maruyung, Limo Depok.Dibangun pada 2001 dan selesa...
21/05/2026

Masjid Kubah Emas atau juga disebut Masjid Dian Al-Mahri berlokasi di Maruyung, Limo Depok.

Dibangun pada 2001 dan selesai pada 2006. Bangunan Masjid Dian Al Mahri dengan luas 8.000 meter persegi berdiri di lahan seluas 70 hektar.

Masjid kubah emas depok didirikan oleh seorang perempuan bernama Dian Djuriah.

Dian adalah istri dari seorang pengusaha dan kerabat kerajaan di Arab Saudi. Namun setelah beberapa bulan menikah, sang suami meninggal dunia dan almarhum Dian mendapatkan warisan dari suaminya.

Masjid bergaya arsitektur timur tengah dengan lapisan emas 24 karat pada kubah raksasanya menjadikan bangunan rumah ibadah termahal di Indonesia.

Almarhum Dian suatu saat menderita sakit yang berkepanjangan. Dian kemudian bernazar akan menyumbangkan uangnya untuk pembangunan sebuah mesjid jika sembuh dari penyakitnya.

Masjid Kubah Emas Depok dibangun dengan biaya Rp 20 triliun dari uang pribadi Dian Djuriah.

Dian Djuriah membeli tanah di daerah Maruyung Depok dengan luas 200 hektar. Tanah tersebut langsung dibangun masjid dengan mendatangkan tenaga ahli dari Turki dan Australia.

Ciri khas Masjid Kubah Emas tampak dari lima kubah yang dilapisi emas. Serbuk emas yang terpasang di mahkota pilar, gold platting terdapat pada lampu gantung, pagar mezanin, ornamen kaligrafi kalimat tasbih, dan pucuk langit-langit kubah.

Sedang kubah utama dan kubah menara menggunakan teknik gold mozaik solid. Dan karpet di area masjid dipesan khusus dan didatangkan langsung dari Turki

Masjid ini merupakan salah satu dari tujuh masjid di dunia yang memiliki kubah berlapiskan emas. Enam masjid lainnya antara lain adalah:

Masjid Qubbah As-Sakhrah di Palestina
Masjid Al Askari di Irak
Masjid Suneri di Lahore
Masjid Sultan Singapura di Singapura
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin di Brunei Darussalam
Masjid Jami’ Bandar Sri Begawan di Brunei Darussalam

Hj. Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais atau yang lebih dikenal sebagai Dian Al Mahri, meninggal dunia pada hari Jumat 29 Maret 2019. Beliau wafat pada usia 70 tahun setelah dirawat akibat penyakit radang paru-paru (pneumonia).

https://www.sintesanews.com/masjid-termahal-di-indonesia-satu-dari-7-masjid-di-dunia-yang-berkubah-emas/

21/05/2026

SintesaNews.com - Muhammad Firdaus Ahlan (73), hilang dari hotelnya di Mekkah, Arab Saudi.

https://youtube.com/shorts/Elq_KKCRMTM?si=Qi3Y3koEM5H8HhUc

Pak Firdaus hilang sejak hari Jumat (15/5/2026) pagi.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengerahkan tim untuk mencari salah satu haji Indonesia asal Pondok Labu, Jakarta Selatan, tersebut.

Berdasarkan rekaman kamera pemantau (CCTV) hotel, Firdaus tercatat keluar dan meninggalkan hotelnya pada Jumat, 15 Mei 2026, pukul 09.04 waktu Arab Saudi. Demikian keterangan dari Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ichsan Marsha di Mekkah, Rabu (20/5/2026).

”Yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun, kecuali gelang haji dengan pakaian putih dan sarung hitam,” kata Ichsan.

”Saat itu di lobi hotel suasana sepi karena sebagian besar jemaah sudah bersiap-siap dan berangkat untuk melaksanakan shalat Jumat,” kata Ichsan dalam pernyataan pers melalui video.

Baca selengkapnya di
SintesaNews.com

20/05/2026

Pergerakan IHSG saat Prabowo Pidato di DPR, Nyungsep
SintesaNews.com

Jumaria (70) tumpah tangisnya. Perempuan sebatang kara di pelosok di Desa Kuru Sumange, Kecamatan Tanralili, Kabupaten M...
19/05/2026

Jumaria (70) tumpah tangisnya. Perempuan sebatang kara di pelosok di Desa Kuru Sumange, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ini sudah lebih dari sepekan berada di Mekkah, Arab Saudi.

”Kenapa aku bisa sampai di sini, aku orang miskin…,” kata Jumaria bergetar saat melihat Kabah dan menginjakkan kaki di Masjidil Haram, kiblatnya dalam shalat lima waktu.

”Kenapa aku bisa sampai di sini, aku orang miskin…,” kata Jumaria tak sanggup melanjutkan kata-kata. Air mata dan tangisnya pun tak terbendung.

Nenek Jumaria tak percaya bisa sedekat itu dengan kiblat yang selama ini hanya bisa dibayangkan tiap menunaikan shalat.

Jerih payah perjuangan selama 20 tahun, menabung dari upahnya sebagai kuli kebun, tak sia-sia menjadi nyata.

Di usia senjanya, raut muka Jumaria memancarkan energi dan semangat hidup pantang menyerah.

Di kampung halamannya, daerah pelosok di Kabupaten Maros, Jumaria tinggal sebatang kara di sebuah rumah panggung.

Petugas Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, yang mengunjunginya sebelum ia berangkat haji, melihat banyak lubang di rumah itu.

”Lebih dari 20 tahun (saya hidup) sendiri,” ujar Jumaria.

Sejak Jumaria berpisah dari suaminya puluhan tahun silam, ia hidup sendiri. Dia tetap bersabar dan ikhlas meski hidup sebatang kara.

Perjalanan ke Tanah Suci adalah perjalanan pertama Jumaria keluar dari Pulau Sulawesi. Juga penerbangan pertamanya.

”Pertama saya agak ragu karena kenapa (pesawat ini) bisa naik ke atas toh. Takut. Lama-lama ya sudah baik rasanya. Alhamdulillah,” katanya.

Jumaria mendaftar naik haji pada 2011. ”Saya kumpul (uang tabungan), setelah cukup, saya pergi mendaftar. (Untuk melunasinya) kalau saya dapat uang, saya simpan-simpan lagi,” tuturnya.

”Lebih dari 20 tahun (mengumpulkan uang), saya baru bisa ke sini (Mekkah). Saya kumpul uang sedikit-sedikit, saya jadi bisa ke sini,” lanjut Jumaria.

Berapa banyak nenek Jumaria menabung per hari?

Tangisnya kembali pecah. Jumaria teringat, betapa tidak mudah hidupnya agar bisa menabung.
Selengkapnya: https://www.sintesanews.com/jumaria-menangis-di-depan-kabah-bukti-nyata-ikhlas-dan-sabar/

Address

Gunung Sahari
Jakarta
10720

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SintesaNews posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share