Cita Tenun Indonesia

Association of women who share a passion for Indonesian cultures and particularly for its TENUN textile traditions. Cita Tenun Indonesia is driven by a desire to work for the preservation of such a beautiful cultural product.

05/06/2026

Cita Tenun Indonesia hadir di Lampung untuk menyelami kekayaan warisan wastra melalui rangkaian kegiatan yang menghadirkan pembelajaran, pelatihan, dan penguatan kapasitas bagi para perajin.

Setiap helai tenun bukan hanya menyimpan cerita dan identitas budaya, tetapi juga menjadi jalan untuk menggerakkan perekonomian serta menjaga warisan yang terus hidup dari generasi ke generasi.

28/05/2026

A bridal masterpiece where heritage meets modern couture.

Designed by Hian Tjen for Tengku Nadira Adnan, this couture bridal gown reinterprets the beauty of Indonesian traditional textile through Tenun Songket Sambas from West Kalimantan — a centuries-old woven heritage deeply rooted in the culture of the Sambas Sultanate.

Originally woven by the artisans of Pertiwi Songket, the Tenun Sambas featured in this creation was further developed by Hian Tjen through the reinterpretation of traditional Aceh motifs, creating a refined dialogue between two rich Indonesian cultural traditions. The result is a textile that honors heritage while embracing a contemporary couture perspective.

For more than 300 years, Tenun Sambas has been part of ceremonial life within the Malay Sambas community, symbolizing beauty, dignity, and cultural identity. Through Hian Tjen’s modern couture lens, the traditional weave is transformed into a sculptural bridal silhouette adorned with intricate hand embellishments, delicate embroidery, crystals, and a regal sweeping train.

Every detail reflects a graceful balance between craftsmanship and modern sophistication — preserving the artistry of Indonesian weaving traditions while presenting them in a timeless contemporary form.

Beyond its beauty, this creation also reflects the enduring journey of Tenun Sambas itself. Once facing decline as many artisans left their hometowns to work abroad, the weaving tradition found renewed life through continuous preservation efforts and the dedication of local women artisans who chose to keep the craft alive for future generations.

Today, Tenun Sambas continues to stand not only as a cultural heritage textile, but as a living story of resilience, artistry, and Indonesian identity.

Bride: 
Designer: 
Photo Source:
Artisan: 
Tenun: Tenun Songket Sambas, West Kalimantan
Motif Development: Traditional Aceh motifs reinterpreted by Hian Tjen

A timeless bridal creation where Indonesian heritage meets modern couture.Designed by Hian Tjen for Tengku Nadira Adnan,...
28/05/2026

A timeless bridal creation where Indonesian heritage meets modern couture.

Designed by Hian Tjen for Tengku Nadira Adnan, this couture gown was crafted using Tenun Songket Sambas from West Kalimantan and reinterpreted through traditional Aceh-inspired motifs developed by Hian Tjen.

Handwoven by the artisans of Pertiwi Songket and adorned with intricate embellishments, embroidery, crystals, and a regal train, the piece reflects the beauty of Indonesian craftsmanship in a contemporary couture form.

More than a bridal gown, it is a celebration of heritage, artistry, and the enduring legacy of Tenun Sambas.

Bride: 
Designer: 
Photo Source: 
Artisan:
Tenun: Tenun Songket Sambas, West Kalimantan
Motif Development: Traditional Aceh motifs reinterpreted by Hian Tjen

Kilau Songket & Cerita Ikat Di balik setiap helai tenun Sumba Timur, tersimpan cara masyarakat menjaga hubungan dengan l...
18/05/2026

Kilau Songket & Cerita Ikat

Di balik setiap helai tenun Sumba Timur, tersimpan cara masyarakat menjaga hubungan dengan leluhur, alam, dan nilai-nilai yang diwariskan lintas generasi. Di tengah perubahan zaman dan masuknya berbagai pengaruh dari luar, tradisi serta identitas budaya Sumba tetap hidup dan terus dijaga hingga hari ini.

Motif-motif hewan yang banyak ditemukan dalam tenun Sumba tidak hadir tanpa makna. Ia merefleksikan simbol penghormatan, kekuatan, hingga perjalanan spiritual yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumba sejak dahulu.

Melalui Cita Tenun Indonesia, para perajin di Sumba Timur dihubungkan dengan ruang apresiasi yang lebih luas, agar tradisi menenun tidak hanya terus lestari, tetapi juga dapat terus berkembang bersama generasi masa kini.

Karena bagi Sumba, tenun bukan hanya kain, melainkan warisan cerita dan identitas budaya yang terus hidup dari waktu ke waktu.

Yayasan Kawan Lama bersama Cita Tenun Indonesia menginisiasi program “Aram Bekelala Tenun Iban” di Putussibau, sebuah up...
14/04/2026

Yayasan Kawan Lama bersama Cita Tenun Indonesia menginisiasi program “Aram Bekelala Tenun Iban” di Putussibau, sebuah upaya kolaboratif yang diharapkan dapat menjadi katalisator dalam menghidupkan kembali kain tenun tradisional, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik bagi para penenun.

Melalui program pembinaan yang juga melibatkan Wilsen Willim, para perajin mendapatkan pendampingan dalam pengembangan teknik, kualitas, serta eksplorasi desain yang relevan dengan konteks masa kini.

Ke depan, inisiatif ini diharapkan dapat terus mendukung dan memberdayakan penenun perempuan, agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi — baik dari sisi ekonomi, kelestarian lingkungan, maupun dalam memperkenalkan keindahan Tenun Iban ke panggung yang lebih luas.

Weaving The Sky menjadi salah satu ruang untuk merayakan perjalanan tersebut — di mana tradisi, kolaborasi, dan masa depan bertemu.



     KLGForABetterLife

Dari Garut, sebuah benang cerita dimulai.
Tentang warisan, ketekunan, dan tangan-tangan yang menenun makna lintas genera...
27/03/2026

Dari Garut, sebuah benang cerita dimulai.

Tentang warisan, ketekunan, dan tangan-tangan yang menenun makna lintas generasi.

Perjalanan Tenun Garut bersama Cita Tenun Indonesia bermula dari sebuah langkah sederhana—melalui pelatihan yang diadakan bersama keluarga Bapak Hendar di Garut. Di sanalah, pengetahuan diwariskan, keterampilan dipertahankan, dan semangat untuk menghidupkan kembali tenun lokal mulai tumbuh.

Dari akar yang kuat di tanah Garut, kisah ini kemudian melangkah melampaui batas geografis.

Pada tahun 2012, Tenun Garut hadir di panggung internasional melalui F4D Second First Ladies Luncheon 2012 yang diselenggarakan dalam rangka 67th Session of the United Nations General Assembly di The Pierre Hotel, New York. Dalam kesempatan tersebut, karya dari Sebastian Gunawan mempersembahkan Tenun Garut sebagai representasi keindahan tekstil Indonesia di hadapan dunia.

Lebih dari satu dekade kemudian, benang yang sama terus ditenun dengan perspektif baru.

Pada tahun 2023, Ria Miranda menghadirkan kembali Tenun Garut dalam presentasi mode Jalinan Lungsi Pakan—sebuah interpretasi yang lembut dan kontemporer, tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Perjalanan ini terus berlanjut.

Pada tahun 2025, Dibba menghadirkan koleksi By The Docks of Time dalam Plaza Indonesia Fashion Week 2025, menggunakan Tenun Garut Cita Tenun Indonesia sebagai medium yang menjembatani waktu—antara yang telah berlalu dan yang sedang berlangsung.

Di tahun yang sama, The Rizkianto oleh Dery Rizkianto berkolaborasi dengan Cita Tenun Indonesia, menghadirkan Tenun Garut dalam panggung Jakarta Fashion Week 2026—membawa warisan ini ke dalam dialog yang lebih luas antara tradisi dan ekspresi mode masa kini.

Dari Garut ke dunia, dan kembali lagi ke masa kini—
Tenun Garut bukan sekadar kain, melainkan perjalanan yang terus hidup.

Cita Tenun Indonesia percaya bahwa dalam setiap helai benang, tersimpan masa lalu yang berharga, dan masa depan yang sedang ditenun.

Address

Wijaya Graha Puri Blok F 46-47, , Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
Jakarta
12110

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 10:00 - 16:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cita Tenun Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cita Tenun Indonesia:

Share