Studio Akting Hehah

Studio Akting Hehah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Studio Akting Hehah, Clothing (Brand), Jakarta.

Senimannya boleh pergi, tapi karyanya tetap abadi. 🙏
06/10/2021

Senimannya boleh pergi, tapi karyanya tetap abadi.

🙏

26/09/2021

LATIHAN:
Tidak ada jalan hidup karakter manusia mana pun yang tidak menemui halangan. Juga tidak ada manusia yang tidak punya tujuan atau hasrat dalam hidupnya. Manusia selalu mencari cara untuk memenuhi ini baik secara sadar maupun tidak sadar. Halangan dalam mencapai tujuan dan memenuhi hasrat adalah potensi drama harus hadir dan mengakibatkan konflik agar cerita bisa bergerak maju.

Aktor bisa menarik mundur pengalaman batin AKU setelah melalui semua halangannya. Atau merunut maju pengalaman batin AKU menuju pencapaiannya melalui halangan-halangannya. Di titik mana AKU memahami tindakan apa yang harus ia ambil untuk tetap mencapai tujuannya.

25/09/2021

Latihan:
Pilih satu adegan dari film favoritmu dan bedah adegannya menggunakan proses bongkaran di atas.

24/09/2021

Bayangkan dan catat memori emosi apa saja yang bisa muncul dari hubungan-hubunganmu dengan benda-benda, dengan linkugan sekitar dan orang-orang terdekat, biasa saja dan terjauh. Apa yang kamu tahu tentang mereka? Apa yang kamu tahu tentang benda-benda di sekitarmu? Apa yang kamu tahu tentang lingkungan di sekitarmu?

23/09/2021

Memulai karirnya langsung sebagai title role dalam film anak-anak 'Malin Kundang' (1971) karya D Djajakusuma sebagai MALIN kecil. Sangat mudah mengatakan bahwa Rano Karno adalah aktor berbakat saat menonton debutnya sebagai aktor cilik di film ini. Karakter MALIN KUNDANG yang besar di daerah pesisir dan kemudian jadi ABK cilik sangat hadir, nyaris seperti dokumenter seorang bocah bernama MALIN KUNDANG. Effortless acting.

Saat menjadi aktor cilik, Rano Karno muncul di sembilan judul film di tahun 1974 dan menang piala FFI untuk kategori Pemeran Cilik Pria Terbaik di film 'Rio Anakku'. Tidak hanya sukses saat menjadi aktor cilik, Rano Karno adalah "brand" film-film remaja laris saat dirinya beranjak dewasa. Bahkan pada tahun 1980, dirinya muncul di dua belas judul film drama remaja dan drama romantis. Hampir setiap tahun film-film yang dibintanginya menjadi box office. Dua momentum karirnya adalah adalah saat membintangi film 'Gita Cinta Dari SMA' (1979) karya Arizal, sebagai GALIH dan memenangkan piala FFI untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik di film 'Taksi' (1990) karya Arifin C Noer, sebagai GIYON.

Sebagai aktor Rano Karno sangat produktif. Ia sudah berlakon dalam nyaris 100 judul film layar lebar dan satu tayangan sinetron dengan airtime terpanjang dalam sejarah serial televisi di Indonesia: Si Doel Anak Sekolahan tayang di televisi selama empat musim, lima tahun konsekutif. Hingga kini, Rano Karno masih berkarya di layar lebar, juga sebagai penulis skenario dan sutradara.

21/09/2021

Siapakah aktor muda, baru dan menjanjikan yang tanpa terasa hingga hari ini sudah hadir di hampir lebih dari 70 judul fim nasional?

Dia adalah Reza Rahadian. Ingat ya, Teman HEHA, cara melafalkan namanya adalah RA-HA-dian. Heha s**a heran kenapa banyak sekali yang melafalkannya "Ra-har-dian". Big no-no. Jika kita mengidolakannya, lafalkanlah namanya dengan setepat-tepatnya.

Nama Reza Rahadian pertama kali muncul pada 2007 melalui film yang berjudul 'Film Horor'. Namun break through-nya adalah saat dirinya memerankan SAMSUDDIN di film 'Perempuan Berkalung Sorban'' dan memenangkan penghargaan FFI pada tahun 2009 untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Setelah ini, karir Reza naik dengan pasti. Reza bahkan memenangkan tiga penghargaan FFI lagi setelahnya (2010, 2013, 2016) di kategori Pemeran Utama Pria Terbaik.

Tidak hanya di layar lebar, Reza juga bermain di sinetron, OTT, web series dan teater. Keluwesannya berpindah ruang membuktikan bahwa seni peran bisa dihadirkan di mana saja dan melakonkan peran apa saja jika kita seorang aktor yang mencintai dan menghargai profesi aktor. No holding back.

Tidak hanya berseni peran, dirinya juga menjajal seni suara di tahun 2018 dan 2019. Reza menyanyikan sendiri tujuh lagu yang muncul di film semi musikal 'Benyamin Biang Kerok' (2018) dan theme song film 'Imperfect' (2019).

Sangat menantikan di genre film apa lagi dan melakonkan karakter apa lagi Reza di tahun-tahun yang akan datang.

19/09/2021

Kami sedang browsing film-film Indonesia klasik yang cara bertutur dan storytelling-nya sangat kami rindukan karena khas Indonesia. Ada yang menarik dari hasil browsing. Ternyata ada tiga aktor dengan huruf "R" yang paling produktif muncul di layar lebar. Yang pertama adalah ROY MARTEN.

Roy Marten bermain film sejak tahun 1974 hingga hari ini, diawali debutnya di film berjudul 'BOBBY'.

Selama rentang waktu 1974 - 2021, beliau sudah berlakon di hampir 80 judul film yang sebagian besar menjadikannya pemeran utama pria. Tahun 1977 adalah tahun yang paling produktif baginya dengan muncul di dua belas judul film dengan 'Badai Pasti Berlalu' karya Teguh Karya sebagai film pamungkasnya di tahun itu. Film ini menaikkan nama semua aktornya karena menjadi salah satu film box office termeledak 1978-1979.

Ada masa dirinya di-type cast memerankan "bad boy" yang selalu menjadi love interest pemeran utama wanita. Imaji sebagai bad boy perlahan berubah menjadi kebapakan walaupun peran-peran antagonis masih kerap menjadi rejekinya.

Hingga hari ini, Roy Marten masih menjadi salah satu aktor senior yang produktif dan inspiratif.

17/09/2021

Film apa yang setiap tahun selama lebih dari satu dekade ditonton oleh seluruh rakyat Indonesia? Tidak hanya di bioskop tetapi juga di televisi di satu hari yang sama?

Jika film ini tayang hari ini dan secara terstruktur diwajibkan ditonton anak sekolah, Indonesia mungkin akan digugat Mahkamah Internasional dan paspor warga negaranya akan jadi korban cancel-culture di imigrasi seluruh dunia.

Bagi mereka yang lahir di tahun 70an dan pertengahan 80an pasti mengalami masa-masa "unik" di mana pada setiap tanggal 30 September mereka diwajibkan menonton film adikarya Arifin C Noer yang berjudul Pengkhianatan G30S/PKI yang berdurasi 240 menit. Tidak peduli kamu SD kelas berapa dan apakah kamu paham politik atau sudah cukup umur untuk melihat kekerasan dan kata-kata "orang dewasa", yang penting kamu ingat bahwa "PKI itu musuh". Saat penayangan massal film ini dihentikan pada tahun 1998, mereka yang lahir di era 90an, tak lagi sempat menontonnya secara "wajib".

Boleh jadi, jika dilakukan riset, film ini adalah film Indonesia yang paling banyak ditonton sepanjang masa selain film-film Warkop yang "wajib tayang" setiap masa liburan hari-hari besar.

Pengkhianatan G30S/PKI ditulis dan disutradarai oleh Arifin C Noer yang sangat sempurna menghadirkan kengerian, tegangan dan suasana mencekam lewat berbagai aspek audio dan visual. Scoring, sound dan bahkan folley dalam film ini hadir tepat guna. Angle kameranya luar biasa unik dan belum pernah hadir dalam film-film Indonesia sebelum ini. Simbol-simbol bahasa film yang muncul lewat benda-benda dan binatang semakin memperkuat storytelling yang bernuansa "theater of cruelty"-nya Antonin Artaud. Bagi yang sudah cukup umur, silakan menonton adikarya (propaganda) Indonesia tersukses pertama dan terakhir ini.

Film Pengkhianatan G30S/PKI versi restorasinya bisa disaksikan di

16/09/2021

Ada banyak sebab mengapa film Tjoet Nja Dhien adalah film Indonesia yang paling fenomenal, terutama dari sisi produksinya yang sempat terhenti beberapa kali karena permasalahan biaya.

Film epos yang mengangkat cerita pahlawan nasional dari Aceh, Tjoet Nja Dhien, yang diambil pada masa Tjoet Nja mulai bergerilya dari hutan. Film ini sangat fenomenal dalam proses produksinya yang sangat panjang. Jika ditotal, Tjoet Nja Dhien mencapai hampir lima tahun proses produksi dan pasca produksi. Namun jerih payah ini terbayar karena akhirnya Tjoet Nje Dhien menjadi film Indonesia pertama yang ditayangkan di Cannes Film Festival (1989).

Skenario dan penyutradaraan digarap oleh Eros Djarot. Pada tahun 2021 film Tjoet Nja Dhien yang direstorasi ditayangkan di bioskop. Saat ini bisa disaksikan di

15/09/2021

Apa tiga film Indonesia yang iconic dari sisi skenario, produksi dan nilainya bagi perkembangan film Indonesia? Menurut Heha adalah tiga film ini: Tiga Dara (1956), Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI (1984), Tjoet Njak Dien (1988).

Tiga Dara sesungguhnya bukan film musikal pertama yang diproduksi Indonesia. Namun film ini adalah film musikal produksi PERFINI yang pertama kali menjadi box office, dengan soundtrack yang juga menjadi hits. Selain itu filmnya juga memenangkan penghargaan bergengsi di dunia internasional. Tiga Dara ditulis dan disutradarai oleh Usmar Ismail.

Skenario yang ditulis Usmar Ismail menceritakan tentang tiga saudara perempuan yang punya kebebasan menentukan dan mencari kebahagiaan dan pasangan hidupnya sendiri. Suatu pemikiran yang pada masa itu belum jamak.

Tiga Dara sudah direstorasi dan tayang di bioskop pada 2016. Soundtrack iconic dari film ini bisa didengarkan di website

14/09/2021

RUMAH dalam film-film Teguh Karya merupakan episentrum storytelling-nya. Apapun persoalan karakternya, mereka pasti memulainya dari rumah dan menyelesaikannya di rumah. Bahkan banyak sekali adegan yang terjadi di rumah dan diambil di semua interiornya seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang makan, ruang tamu, teras, beranda, halaman, garasi, paviliun.

Lewat setting RUMAH, Teguh Karya menguliti karakter dan menghadirkan hubungan-hubungannya dengan benda, ruang, karakter lain dan akhirnya dengan storytelling-nya sendiri. Semuanya dihadirkan dalam pergerakan yang dinamis dan luwes. Saat menontonnya, kita bahkan akan percaya bahwa udara yang ada di rumah KAK IDA (Ibunda) dan yang ada di rumah reot NORA (Secangkir Kopi Pahit) pasti berbeda, karena cara karakternya bernafas di rumah masing-masing tampk sangat spesifik.

Lewat setting RUMAH, film-film Teguh Karya tidak mengingatkan kita pada film-film dari negara lain karena "mirip film itu ya". Film-filmnya mengingatkan penonton pada Indonesia dan kulturnya. Tidak ada karakter yang menggugu karakter lain di film lain dari negara lain. FACHRI, FIKAR, IDA, FITRI, NORA, TOGAR, dan lain-lain adalah kita, adalah Indonesia. Rumah mereka adalah rumah kita, rumah-rumah Indonesia pada umumnya. Sesak penuh barang dan memento, mandi dari jeding pakai gayung, anak lelaki pasti mencuci motor di garasi, meja makan tak pernah sepi makanan, dan seterusnya.

Jika Teman Heha ingin jadi sutradara, silakan pelajari film-film Teguh Karya. Jika di akhir setiap film kamu tidak menitikkan air mata menyaksikan kepiawaiannya melahirkan adikarya yang sangat Indonesia, silakan tonton lagi dan lagi.

Selamat menonton!

13/09/2021

DIALOG adalah kunci dari nikmat atau tidaknya suatu film untuk ditonton. Lewat dialog, penonton diajak untuk terlibat dalam storytelling karakter dan keseluruhan film.

Film-film Teguh Karya dikenal dengan dialognya yang sangat membumi, efisien dan mengalir dengan apik. Kadang dialog saling bertimpal, bertumpuk tanpa ampun namun tidak mengganggu. Dialog di setiap adegannya mempunyai agenda yang harus diselesaikan dan dibawakan oleh karakter-karakternya dengan bulat dan tepat guna. Semua menghadirkan "kenyataan karakter" yang membuat penonton percaya bahwa memang seperti itulah seorang FIKAR (Ibunda) akan betutur dalam kesehariannya. Atau mengingatkan penonton pada sosok-sosok nyata yang kita kenal dalam kehidupan kita.

Jika Teman Heha ingin menjadi penulis skenario, tontonlah lebih dulu semua film Teguh Karya dan pelajari cara beliau membuat struktur adegan dan dialog. Amati dari tiga sudut pandang: penulis, aktor dan penonton. Jangan terburu-buru bahas "three acts" atau klimaksnya di mana.

Silakan browse di mana kamu bisa menonton film-film Teguh Karya.

Selamat menonton!

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Studio Akting Hehah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share