Orang Cerdas

Orang Cerdas Halaman komunitas tempat orang cerdas berkumpul

Sebelum kalian lahir jga di beberapa sekolah sdh menerapkan aturan seperti itu,
17/10/2025

Sebelum kalian lahir jga di beberapa sekolah sdh menerapkan aturan seperti itu,

Potret kedekatan buk Guru Novi Ika Sari dan siswa SMAN 1 Cimarga
17/10/2025

Potret kedekatan buk Guru Novi Ika Sari dan siswa SMAN 1 Cimarga

Mulai 2026, pembelian LPG 3 Kg subsidi wajib pakai KTP/NIK.Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan ini dibuat ag...
07/10/2025

Mulai 2026, pembelian LPG 3 Kg subsidi wajib pakai KTP/NIK.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan ini dibuat agar subsidi energi lebih tepat sasaran dan tidak lagi dinikmati kalangan mampu.

Namun, sebelumnya nama Bahlil juga sempat jadi sorotan publik karena kebijakan larangan pengecer LPG 3 Kg yang memicu antrian panjang masyarakat di berbagai daerah.

Bagaimana menurutmu?
Aturan ini bakal bikin distribusi LPG lebih adil, atau justru menambah ribet di lapangan?

Bener juga
30/12/2024

Bener juga

Anak zaman sekarang mana tau benda2 ini. Kenangan generasi 90an
10/12/2023

Anak zaman sekarang mana tau benda2 ini. Kenangan generasi 90an

Kisah penipuan kelas kakap yang menggemparkan masyarakat Indonesia bahkan dunia ini terjadi di era kekuasaan Soeharto, t...
02/06/2022

Kisah penipuan kelas kakap yang menggemparkan masyarakat Indonesia bahkan dunia ini terjadi di era kekuasaan Soeharto, tepatnya di tahun 70-an.

Meskipun tak tamat SD, ia nyatanya memiliki ide jenius yang mampu membodohi orang se-Indonesia, termasuk kaum elit pemerintahan dan ulama.

Cut Zahara Fona, wanita asal Aceh yang mengklaim bahwa dirinya mengandung janin ajaib karena bisa berbicara dan mengaji.

Masyarakat yang penasaran pun berbondong-bondong mendatangi Cut Zahara Fona untuk menyaksikan fenomena ajaib itu. Mereka rela antre demi bisa menempelkan kuping di perut si Ibu dan mendengar langsung janinnya berbicara ( berbayar tentunya).

Kabar aneh ini dengan cepat menyebar ke penjuru negeri hingga sampai ke telinga para tokoh agama dan elit pemerintahan.

Sejumlah ulama yang dimintai pendapat tentang keanehan tersebut memberikan pendapat yang cenderung membenarkan berita aneh tersebut. Ulama berpendapat, janin dalam perut bisa mengaji merupakan bukti kekuasaan Tuhan.

Kun fayakun, bila Tuhan menghendaki apa pun bisa terjadi. Begitu tanggapan para ulama.

Buya Hamka, pendiri Majelis Ulama Indonesia (MUI), juga memberi pendapat serupa. Padahal Buya sebenarnya meragukan ada janin dalam perut bisa mengaji. Buya Hamka sebenarnya tidak percaya. Dia hanya memberi reaksi saat ditanya wartawan dengan menyatakan kalau Tuhan menghendaki memang bisa terjadi.

Hebatnya, kasus janin bisa ngaji itu sampai dipercayai oleh Wakil Presiden Adam Malik. Adam Malik diyakinkan adiknya jika janin yang bisa mengaji itu memang benar adanya. Wakil Presiden era Soeharto ini lantas mengundang Cut Zahara Fona agar datang ke Istana.

Pertemuan Cut Zahara dengan Wakil Presiden Adam Malik dimuat dalam Surat Kabar Pos Kota juga Harian Merdeka ditahun 1970-an.

Janin yang bisa mengaji tidak hanya menggegerkan Indonesia, fenomena ini juga menarik perhatian Perdana Menteri Malaysia Tengku Abdul Rahman Putra waktu itu.

Serupa dengan Adam Malik, PM Malaysia itu juga percaya janin dalam perut bisa mengaji itu benar adanya. Semua bisa saja terjadi jika Tuhan menghendaki. Bukti yang paling nyata adalah Perawan Maria yang bisa melahirkan bayi Isa.

Begitu anggapan yang berkembang kala itu yang umumnya merujuk kasus Cut Zahara dengan mukjizat Perawan Maria.

Maka saat itu mayoritas masyarakat Indonesia percaya janin di perut Cut Zahara memang benar-benar bisa mengaji. Masyarakat juga tidak sadar dan tidak pernah mempertanyakan umur janin di perut Cut Zahara yang bisa lebih dari satu tahun.

Untunglah kemudian ada Kakanwil Kesehatan DKI Dr Herman Susilo yang bersuara berbeda. Dr Herman menyatakan, janin bisa mengaji merupakan hal yang tidak mungkin. Sebab bayi dalam kandungan tidak dapat membuka mulut atau bernafas normal sehingga tidak akan dapat mengeluarkan suara.

Karena melawan arus, Dr Herman diancam akan dibunuh oleh orang-orang fanatik yang mempercayai bayi dalam perut bisa mengaji. Menghindari ancaman itu dokter Herman lantas bersembunyi. Dokter Herman yang tinggal di Ciganjur ini meninggal dunia pada tahun 1998. Tapi belakangan terbukti dokter Herman Susilolah yang benar.

Bayi ajaib yang bisa membaca Al Quran ketika masih dalam rahim ibunya adalah bohong alias dusta belaka.

Kebohongan Cut Zahara berakhir di Banjarmasin saat Kapolda memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penggeledahan.

Kapolres Banjarmasin pun berhasil meringkus Cut Zahara usai dirinya pura-pura datang dengan dalih ingin mendengarkan suara si janin bersama istrinya dan beberapa Polwan. Dengan taktik yang jitu, ia dan tim kemudian menyingkap kain Cut Zahara dan ditemukanlah tape recorder.

Setelah kedoknya terbuka, Cut Zahara pun dipenjara. Ia sempat kabur, tapi berhasil ditangkap kembali

Tak heran jika akhirnya Cut Zahara Fona dijuluki penipu kelas kakap yang berhasil masuk istana hingga Wapres Adam Malik pun menjadi korbannya.

Peneliti sejarah LIPI Asvi Warman Adam mengungkapkan, tahun 1970-an teknologi tape recorder masih menjadi barang baru di Indonesia. Kala itu tape recorder kecil yang biasa dipakai wartawan memang belum dikenal oleh masyarakat sehingga masyarakat tidak menaruh curiga pada aksi yang dilakukan Cut Zahara.

Selain itu, masyarakat pada waktu itu masih sangat "religius" (dalam artian berbeda, percaya pada hal-hal tak masuk akal) sehingga gampang percaya hal-hal yang aneh dan ajaib merupakan kehendak Tuhan untuk menunjukkan tanda-tanda kekuasaannya.

Dalang dari peristiwa diatas dua orang. Cut Zahara Fona dan Suaminya. Dua-duanya masuk penjara, hanya saja yang mendapat perhatian lebih adalah sosok si Cut Zahara. Tidak dijelaskan darimana Cut Zahara dan Suaminya mendapat tape recorder.

Judul yang diberikan lulusan SD tidak mengacu bahwa si Cut Zahara ini tidak pintar. Justru karena dia cerdik, dia mampu mengelabuhi para petinggi yang notabenenya berpendidikan tinggi.

Sumber :

Sejarahwan UI Anhar Gonggong

27/05/2022
Ada2 aja hahaha😂
25/05/2022

Ada2 aja hahaha😂

"APA GELAR IBUMU ? "Ibuku punya gelarnya MSi: Master Segala ilmu.Tak terbayang bukan, menjadi ibu yg baik itu hrs banyak...
24/05/2022

"APA GELAR IBUMU ? "
Ibuku punya gelarnya MSi: Master Segala ilmu.
Tak terbayang bukan, menjadi ibu yg baik itu hrs banyak belajar& terus belajar.
Long life education.

1. Ibu hrs belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya utk kebutuhan RT, tabungan serta menata pemasukan & pengeluaran yg seimbang.

2. Ibu hrs belajar Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dgn kreatif supaya tdk bosan.

3. Ibu hrs belajar keguruan.
Ia hrs menguasai ilmu yg diajarkan di sekolah dasar agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dgn PR nya.

4. Ibu hrs belajar Agama, karena ibu lah yg pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yg luhur serta iman yg kokoh.

5. Ibu hrs belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.

6. Ibu hrs belajar Farmasi, agar dpt memberi pertolongan awal pd keluarga yg sakit. sediakan obat2an ketika keadaan darurat.

7. Ibu hrs belajar Keperawatan, krn beliaulah yg merawat anak/suami ketika sakit. Yg menyeka tubuhnya ketika tdk diperbolehkan mandi, mengganti kompres,
Ibu adalah perawat yg handal.

8. Ibu hrs belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk.

9. Ibu hrs belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dgn baik menghadapi anak2 di setiap jenjang usia juga sebagai teman curhat suami yg terbaik ketika suami alami masalah.

Seandainya ibu harus kuliah dulu butuh berapa lama?
Bisa jadi lebih dari 9 jurusan diatas.Luar biasa seorang ibu, dgn multi talentanya, kesabarannya merawat,
mendidik & menemani anak2.

Sudah kah kita memberikan yg terbaik utk ibu kita...

“Seorang ibu bisa merawat 10 anak, namun 10 anak belum tentu bisa merawat satu2nya ibunya“

Terimakasih kasih ibundaku tercinta..renungan ini utk kt yg sedang atau akan menjadi ibu.
Janganlah sesekali menghina ibumu, walau ia sudah tua dan pikun.

22/05/2022

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Orang Cerdas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share