14/01/2015
Berikut sedikit ulasan tentang jenis kain, sablon dan bordir agar menambah wawasan kita dalam memilih kualitas baju ...
Semoga bermanfaat..... ^_^
Jenis Kain
COTTON COMBED (20S, 30S, 24S) : Serat benang lebih halus, Hasil rajutan en tampilan lebih rata.
COTTON CARDED : Serat benang kurang halus, Hasil rajutan en tampila...n bahan kurang rata... tapi masih bagus kok
TC (TETERON COTTON) : Campuran Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.
CVC ( COTTON VISCOSE) : Campuran 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihannya adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari Cotton. CVC juga bersifat menyerap keringat.
PE : Terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.
HYGET : Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai.
LACOSTE : Kain Lacoste adalah kain jenis bahan yang biasa digunakan untuk membuat kaos POLO/kerah/ Wangki. Kain bermotif lobang-lobang.
FLEECE : Biasanya untuk membuat sweater dan hoodie. Bahan tebal, tekstur bagian dalamnya berbulu seperti kapas.
TERRY DOORS : Adalah bahan fleece yang belum di garuk / diberi bulu. Tekstur dalamnya seperti handuk.
BABY TERRY : Tekstur bagian dalam mirip bahan TERRY DOORS tapi lebih tipis, biasanya untuk jaket/sweater atau cardigan.
SPANDEX : Bahan lentur, cocok untuk dibuat cardigan, atau juga pakaian untuk cewek.
DRILL : Licin, umum dipakai untuk membuat jas, celana dan setelannya, atau dibuat gendongan bari karna bahannya kuat...
KANVAS : Tebal dan kaku, cocok untuk bahan dasar jaket anak muda.
BABY KANVAS : Bahan kanvas yang tipis, cocok untuk bahan kemeja.
CORDURAY : Beludru, bertekstur garis2.
BAHAN JAKET SPORT : Contohnya : Adidas polyester, Diadora, Parasut, Lotto, Dry fit, Ballon, Mikro dll.
Jenis Sablon dan Bordir
Bordir Komputer
Karet / Rubber / GL / Pasta Karet
Foaming/timbul
Superwhite
Flocking
Plastisol
Hidencity (HD/ High Density)
Glitter
Foil
Glow in The Dark
*** Istilah Sablon
Rubber/ GL adalah Teknik sablon yang bersifat menumpang atau menutupi, bersifat elastis dengan dasar tekstur berbahan karet
SW (Super White) adalah Teknik sablon yang menyatu dengan bahan, tidak bersifat kaku, biasa digunakan untuk design yang menggunakan lebih dari 4 warna
Plastisol adalah Teknik sablon tebal yang pengeringannya menggunakan proses pemanasan (oven)
HD (High Density) adalah Berbahan dasar plastisol yang menghasilkan efek basah dan mengkilat pada media sablon
FOIL adalah Teknik sablon yang menggunakan lapisan berbahan Aluminium Foil
FOAM adalah Teknik sablon dari jenis rubber, berbahan dasar karet dengan finishing pemanasan (oven) untuk membuat efek timbul
FLOCK adalah Teknik sablon menggunakan lapisan bahan khusus dengan hasil akhir berupa efek cetakan beludru
GLITTER adalah Serbuk kristal yang berkerlap kerlip, kami pakai sebagai campuran SW agar menghasilkan efek Glitter yang permanen