04/10/2020
Bagaimana meng-covid-kan pasien.
Heboh berita RS meng-covidkan pasien dengan seenaknya?..buktikan saja ya bapak-bapak..jangan kelelahan nakes ditambah lagi dengan fitnah ini itu. Kalau jumlah kematian dan kasus meningkat jangan disalahkan nakes nya..Ya dicari solusinya lha pak..
Untuk diketahui!
Ulama besar Islam Imam Asy Syafii pernah berkata “Janganlah sekali-kali engkau tinggal di suatu negeri yang tidak ada di sana ulama yang bisa memberikan fatwa dalam masalah agama, dan juga tidak ada dokter yang memberitahukan mengenai keadaan (kesehatan) badanmu”.
Untuk itu saya akan mengungkapkan rahasia kepada teman-teman bagaimana seorang mengetahui seseorang sakit atau tidak. Seorang dokter dari awal pembelajaran di Fakultas Kedokteran sudah diwanti-wanti oleh dosennya bahwa kemampuan tanya jawab sangatlah penting. Sehingga dengan tanya jawab atau disebut anamnesis maka seorang dokter dapat sedikit-demi sedikit mengungkap tabir sakitnya seseorang. Untuk keluhan yang terbanyak adalah demam dan batuk, dapat juga sesak napas, pegal bahkan mudah lelah. Lalu apakah yang tidak ada keluhan pasti tidak ada ? tidak bisa dikatakan begitu juga sih. Ok ini saya jelaskan yg tipikal ada keluhan dulu ya..
Setelah diketahui keluhannya maka si akan melakukan pemeriksaan fisis walaupun disaat pandemi ini agak sulit dilakukan karena harus tetap melakukan jaga jarak tetapi juga karena menggunakan APD jadi agak sulit, tapi minimal dokter akan mendengar bunyi napas pasien..adakah bunyi tertentu yang menunjukan ada infeksi di parunya. Apakah organ terkena karena covid-19 ini paru saja dok..tentu tidak! tapi saya fokus ke paru dulu ya,..biar tidak bingung..
Lalu akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan foto ronsen paru atau jika memungkinkan dilakukan CT-sken. Di Rumah sakit rujukan atau RS yang cukup besar tentu pemeriksaan laboratoriun cukup lengkap sehingga pemeriksaan ini akan dilakukan. Ada banyak parameter akan dilihat oleh dokter seperti sel darah putih, penanda radang atau penanda lain yang menunjukan seseorang imun-nya turun atau tidak.
Kemudian..ini nih yang jadi standar saat ini yaitu pemeriksaan