Yuk Hijab

Yuk Hijab Jual Aneka Jilbab Murah secara grosir dan ecer, Retail, Reseller. Kami hanya melayani penjualan secara Online.

Grosir Murah Jilbab ( GMJ) adalah toko online terpercaya
Temukan berbagai Jilbab di GMJ yang insya Allah syar'i

29/12/2016

Si anu kok udah pake jilbab ngomongnya masih nyablak?
Si nganu kok jilbabnya udah panjang marah2nya msh teriak ke anak?
Si ngianu kok jilbab udah syar'i kok malah sombong.. ketemu ga negur orang?
Si ngainu kok udah jilbab masih pergi sendirian tanpa muhrim
Si ngianu kok jilbab masih s**a lupa hutang?
Si nguani kok jilbab syar'i masih ikutan ghibah?

Sering banget denger orang seberang sana masih s**a ngomong seperti itu ya ukhti

Sesungguhnya jilbab dan watak/akhlak orang ga ada hubungannya
Jadi jangan salahkan jilbabnya ya..

Utk yang berjilbab juga ada baiknya berusaha memperbaiki diri

By. Yukhijab

18/05/2016

Sekedar himbauan untuk wanita berjilbab lebar

Wanita berjilbab mulai banyak, Termasuk p**a model jilbab lebar, Entah dilengkapi cadar, Atau ga bercadar. Umum sudah saya jumpai di kota-kota besar atau kota-kota setengah besar setengah kecil. Lalu lalang akhwat-akhwat ghuroba itu berjalan kaki atau bermotor ria, Ada yang tertib berkendara, Ada p**a yang kurang tertib.

Saya mau menghimbau soal keselamatan berkendara motor pada akhwat berjilbab dan mengenakan abaya lebar :

❎ 1. Jangan sampai jilbab lebar ukhti MENUTUPI LAMPU RITING BELAKANG !
Kasus terbaru seorang kawan, Istrinya jungkir balik salto dan berdarah-darah setelah motor yang dikendarai si istri itu ditabrak mobil.
Usut punya usut, Bukan mobilnya yang salah. Karena si istri dari jalur kanan hendak masuk ke sebuah gang di sebelah kiri. Beliau sudah memberi lampu riting tapi tidak terbaca oleh mobil penabrak karena lampu riting motornya tertutup jilbab lebarnya !
❎ 2. Hati-hati dengan abaya panjang ukhti. Banyak kasus abaya atau jilbab lebar akhwat masuk ke rantai motor. Dialami sendiri oleh istri saya Ummu Quraisy dan adik saya Munaa Yazid Attamimi. Yang saya sebut terakhir itu malah sampai saya potong abaya nya karena ga bisa dilepas dari rantai, Dan waktu kejadian saya yang membonceng beliau hampir terjungkal karena motor berhenti mendadak dalam kecepatan tinggi.
Tapi kasus paling parah dialami saudara saya. Beberapa gigi depan istrinya rontok setelah jilbab lebarnya masuk ke jeruji dan rantai motor.
❎ 3. Tas selempang yang sebagaimana namanya, Biasa diselempangkan ke pundak itupun bisa beresiko tinggi terutama bagi akhwat. Biasakan mengenakan tas selempang dengan melampirkan dari pundak kanan ke pinggang kiri atau sebaliknya, Alias tidak dicantolkan begitu aja dipundak dan menjuntai ke bawah.
Kasus lama yang saya masih ingat betul, Seorang kawan saya meninggal setelah tas selempangnya terlepas lalu tersangkut spion mobil yang melintas sehingga beliau rahimahumUllah terjatuh lalu terlindas mobil lain.
✅ 4. Pakai celana panjang longgar didalam rok/gamis kita, bila berkendara angkat rok/gamis tersebut sebatas lutut atau duduki agar tidak menjuntai lagi. Atau ikat ujung rok/gamis tapi jangan terlalu ketat, agar tidak berkibar-kibar dan beresiko tersambar kendaraan lain.
✅ 5. Duduki juga jilbab panjang ukhti atau pakailah jaket berkendara ukhti sehingga jilbab atau khimar tidak menjuntai atau berkibar-kibar.

Monggo diteruskan dan disebarkan, Demi keselamatan para wanita muslimah kita yang seharusnya kita jaga serta lindungi dengan izin Allah.
-Fathi Yazid Atamimi-

Tambahan :
Bukan berarti pas naik motor melepas jilbab atau memakai pakaian yg ketat tapi silahkan diatur pakaiannya ketika naik motor atau motor rantainya dberi penutup biar kain tidak masuk. Atau kemana mana bawa mobil aja ^_^

Sumber: http://pedulifakta.blogspot.co.id/2014/09/himbauan-untuk-wanita-berjilbab-lebar.html?m=1

18/05/2016

الوسطية والاعتدال:
‌🇷‌🇪‌🇲‌🇮‌🇳‌🇩‌🇪‌🇷

*NABI PALING BANYAK BERPUASA SUNNAH DI BULAN SYA'BAN*

Dari *Usåmah bin Zaid* _Radhiyallåhu 'anhu_ beliau berkata :
يَا رَسُول اللَّه ، لَمْ أَرَك تَصُومُ مِنْ شَهْر مِنْ الشُّهُور مَا تَصُوم مِنْ شَعْبَان
_Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa di bulan² lainnya sebagaimana Anda berpuasa di bulan Sya'ban ini_.
Nabi _Shallallåhu 'alaihi wa Salam_ menjawab :
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاس عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَان , وَهُوَ شَهْر تُرْفَعُ فِيهِ الأَعْمَال إِلَى رَبّ الْعَالَمِينَ ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
_Bulan Sya'ban itu bulan yang banyak dilalaikan manusia diantara bulan Rajab dan Ramadhan. Dan bulan Sya'ban adalah bulan diangkatnya amalan sampai kepada Allah Rabb alam semesta. Jadi saya senang apabila amalanku diangkat, saya dalam kondisi berpuasa_."
[Dishahihkan Syaikh al-Albånî di dalam *Shahîh an-Naså'i* : 2221]

Jangan lewatkan kesempatan puasa sunnah selama 5 hari berturut-turut di bulan ini :

✅ Puasa Sunnah Senin-Kamis
🗓 Kamis, 19 Mei 2016 / 12 Sya'ban 1437
🗓 Senin, 23 Mei 2016 / 16 Sya'ban 1437

✅ _Ayyamul bidh_ (puasa pertengahan bulan Hijriah)
🗓Jum'at, 20 Mei 2016 / 13 Sya'ban 1437
🗓 Sabtu, 21 Mei 2016 / 14 Sya'ban 1437
🗓 Ahad, 22 Mei 2016 / 15 Sya'ban 1437

‼Jangan lewatkan kesempatan ini, yaitu kesempatan amalan seorang hamba diangkat kepada Allah.
⁉Sebarkan kepada lainnya, mudah-mudahan dapat menjadi pengingat dan Anda pun mendapatkan pahala karenanya.

___@abinyasalma
#⃣ Channel Telegram *_al-Wasathiyah wal I'tidâl_*
ℹ join : http://bit.ly/abusalma

18/04/2016

Allah Pahamkan Agama.

Ada banyak orang berusaha menggapai puncak kebaikan..

Beragam upaya dicoba..

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْراًَ يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

"Barangsiapa Allah kehendaki padanya kebaikan,

Maka Allah pahamkan ia dalam agama.."

[HR. al-Bukhari: 69, Muslim: 1719]

Dikatakan: ( يُفَقِّهْهُ ) Allah pahamkan ia,

menunjukkan bahwa usaha memahami sesuatu tidak akan bisa tercapai tanpa kehendak dan bantuanNya..

Adapun (فِي الدِّينِ ) dalam Agama..

memberi keterangan yang jelas, hanya pemahaman dalam Agama yang akan membimbing kita kepada kebaikan..

Bukankah kita sering melihat seseorang dengan deretan gelar keduniaan namun hatinya gelisah..?

Tidakkah kita kerap menjumpai mereka yang memegang jabatan tetapi kesedihan senantiasa menghampiri..?

Kemuliaan suatu ilmu, (diantaranya) bisa dilihat dari hasil yang didapat..

16/04/2016

Mager (Malas Gerak)

Hari luang..

Seakan mengajak kita kembali ke pembaringan..

Jangan lakukan itu..

Bergeraklah..

Sesungguhnya "hanya" ada tiga kelompok orang yang “mencintai” kasur..

Bayi, orang sakit, dan para pengangguran lagi pemalas..

Adakah kita termasuk salah satunya..?

Bergeraklah..

Karena air yang mengalir lebih jernih dari yang menetap diam..

Bergeraklah..

Sebab bila tidak dikayuh, sepeda akan jatuh..

Dan yakinilah..

Gerak kayuhan akan lekas mengantarkan sampai ke tujuan..

Jangan lupakan doa..

Sebagaimana Nabi shallallahu 'alaihi wassallam berdoa,

أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ

"Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari ketidakberdayaan, kemalasan, pengecut dan pikun.." [HR. Muslim: 2706]

Keseluruhan sifat tersebut saling berkaitan..

Dan kita tentu tidak mau tertimpa salah satu atau seluruh sifat itu khan..?

Jadi..

Yuks jangan mager.. malas gerak..

-sahabatilmu-

07/04/2016

Bila Sakit (1)

Yakinkan diri bahwa..

Bila sakit.. Hanya Allah yang menyembuhkan..

Sebagaimana firman Allah,

وَ إِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku” [QS Asy-Syu’ara: 8]

Dan bila sakit.. Bersabarlah...

Sebab dengan kesabaran, sakit yang diderita bisa menghapus dosa-dosa kita..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

فَإِنِّ مَرَضَ المُسْلِمِ يُذْ هِِبُ اللَّهُ بِهِ خَطَايَاهُ كَمَا تُذْ هِبُ النَّارُ خَببَثَ الذَّهَبِ وَالفِضَّةِ

“Sesungguhnya dengan sakit yang menimpa seorang Muslim

Maka Allah akan menghilangkan dosa kesalahan..

Sebagaimana api yang mengikis kerak kotoran emas dan perak..”

[Shahih; HR Abu Daud: 3092]

Adakah diantara kita yang tidak pernah sakit?

Rasanya semua pernah..

Yang berbeda adalah cara menyikapinya..

-----------ooo-----------
Sahabat ilmu

27/03/2016

Ingatlah bahwa kita akan mati....

Ustadz Abu Riyadl Nur Chalis Majid, Lc

hal ini akan membuat suatu kebahagiaan dalam diri...

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أكثروا ذكر هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فإنه ما ذكره أحد فى ضيق من العيش إلا وسعه عليه ولا فى سعة إلا ضيقه عليه

“Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).”

(HR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani)

Ingat umurmu tidak lebih dari angan-anganmu...

09/02/2016

Copas dari group ikhwan..

Assalamualaikum....
Kisah Marbot Masjid Atta’awun Cisarua Puncak Bogor

Cerita ini nyata yang mengisahkan dua sahabat yg terpisah cukup lama; Ahmad dan Zaenal. Ahmad ini pintar sekali. Cerdas. Tapi dikisahkan kurang beruntung secara ekonomi. Sedangkan Zaenal adalah sahabat yg biasa2 saja. Namun keadaan orang tuanya mendukung karir dan masa depan Zaenal.

Setelah terpisah cukup lama, keduanya bertemu. Bertemu di tempat yg istimewa; di koridor wudhu, koridor toilet sebuah masjid megah dengan arsitektur yg cantik, yg memiliki view pegunungan dengan kebun teh yg terhampar hijau di bawahnya. Mesjid tersebut adalah mesjid At-Ta’awun yang berada di puncak Bogor.

Adalah Zaenal, sudah menjelma menjadi seorang manager kelas menengah. Necis. Parlente. Tapi tetap menjaga kesalehannya.

Ia punya kebiasaan. Setiap keluar kota, ia sempatkan singgah di masjid di kota yg ia singgahi. Untuk memperbaharui wudhu, dan sujud syukur. Syukur-syukur masih dapat waktu yg diperbolehkan shalat sunnah, maka ia shalat sunnah juga sebagai tambahan.

Seperti biasa, ia tiba di Puncak Pas, Bogor. Ia mencari masjid. Ia pinggirkan mobilnya, dan bergegas masuk ke masjid yg ia temukan.

Di sanalah ia menemukan Ahmad. Cukup terperangah Zaenal ini. Ia tahu sahabatnya ini meski berasal dari keluarga tak punya, tapi pintarnya minta ampun.

Zaenal tidak menyangka bila berpuluh tahun kemudian ia menemukan Ahmad sebagai merbot masjid..!

“Maaf,” katanya menegor sang merbot. “Kamu Ahmad kan? Ahmad kawan SMP saya dulu?”.

Yang ditegor tidak kalah mengenali. Lalu keduanya berpelukan, Ahmad berucap
“Keren sekali Kamu ya Mas… Manteb…”. Zaenal terlihat masih dlm keadaan memakai dasi. Lengan yg digulungnya untuk persiapan wudhu, menyebabkan jam bermerknya terlihat oleh Ahmad. “Ah, biasa saja…”.

Zaenal menaruh iba. Ahmad dilihatnya sedang memegang kain pel. Khas merbot sekali. Celana digulung, dan peci didongakkan sehingga jidatnya yg lebar terlihat jelas.

“Mad… Ini kartu nama saya…”.

Ahmad melihat. “Manager Area…”. Wuah, bener-bener keren.”

“Mad, nanti habis saya shalat, kita ngobrol ya. Maaf, kalau kamu berminat, di kantor saya ada pekerjaan yang lebih baik dari sekedar merbot di masjid ini. Maaf…”.

Ahmad tersenyum. Ia mengangguk. “Terima kasih ya… Nanti kita ngobrol. Selesaikan saja dulu shalatnya. Saya pun menyelesaikan pekerjaan bersih2 dulu… Silahkan ya. Yang nyaman”.

Sambil wudhu, Zaenal tidak habis pikir. Mengapa Ahmad yg pintar, kemudian harus terlempar darik kehidupan normal. Ya, meskipun tidak ada yang salah dengan pekerjaan sebagai merbot, tapi merbot… ah, pikirannya tidak mampu membenarkan.
Zaenal menyesalkan kondisi negerinya ini yg tidak berpihak kepada orang-orang yang sebenarnya memiliki talenta dan kecerdasan, namun miskin.

Air wudhu membasahi wajahnya…

Sekali lagi Zaenal melewati Ahmad yang sedang bersih-bersih. Andai saja Ahmad mengerjakan pekerjaannya ini di perkantoran, maka sebutannya bukan merbot. Melainkan “office boy”.

Tanpa sadar, ada yang shalat di belakang Zaenal. Sama-sama shalat sunnah sepertinya.
Setelah menyelesaikan shalatnya Zaenal sempat melirik. “Barangkali ini kawannya Ahmad…”, gumamnya.
Zaenal menyelesaikan doanya secara singkat. Ia ingin segera bicara dengan Ahmad.

“Pak,” tiba2 anak muda yg shalat di belakangnya menegur.

“Iya Mas..?”

“Pak, Bapak kenal emangnya sama bapak Insinyur Haji Ahmad…?”

“Insinyur Haji Ahmad…?”

“Ya, insinyur Haji Ahmad…”

“Insinyur Haji Ahmad yang mana…?”

“Itu, yang barusan ngobrol sama Bapak…”

“Oh… Ahmad… Iya. Kenal. Kawan saya dulu di SMP. Emangnya udah haji dia?”

“Dari dulu udah haji Pak. Dari sebelum beliau bangun ini masjid…”.

Kalimat itu begitu datar. Tapi cukup menampar hatinya Zaenal… Dari dulu sudah haji… Dari sebelum beliau bangun masjid ini…

Anak muda ini kemudian menambahkan, “Beliau orang hebat Pak. Tawadhu’. Saya lah yg merbot asli masjid ini. Saya karyawannya beliau. Beliau yang bangun masjid ini Pak. Di atas tanah wakafnya sendiri. Beliau biayai sendiri pembangunan masjid indah ini, sebagai masjid transit mereka yg mau shalat. Bapak lihat hotel indah di sebelah sana? … Itu semua milik beliau… Tapi beliau lebih s**a menghabiskan waktunya di sini. Bahkan salah satu kes**aannya, aneh. Yaitu senangnya menggantikan posisi saya. Karena suara saya bagus, kadang saya disuruh mengaji saja dan azan…”.

Zaenal tertegun, entah apa yang ada di hati dan di pikiran Zaenal saat itu

*****
Ada pelajaran dari kisah pertemuan Zaenal dan Ahmad. Jika Ahmad itu adalah kita, mungkin begitu bertemu kawan lama yang sedang melihat kita membersihkan toilet, segera kita beritahu posisi kita yang sebenarnya.

Dan jika kemudian kawan lama kita ini menyangka kita merbot masjid, maka kita akan menyangkal dan kemudian menjelaskan secara detail begini dan begitu. Sehingga tahulah bahwa kita inilah pewakaf dan yang membangun masjid ini.

Tapi kita bukan Haji Ahmad. Dan Haji Ahmad bukannya kita. Semoga ia selamat dari rusaknya nilai amal, sebab ia tetap tenang dan tidak risih dengan penilaian manusia. Haji Ahmad merasa tidak perlu menjelaskan apa-apa. Dan kemudian Allah yg memberitahu siapa dia sebenarnya…

“Al mukhlishu, man yaktumu hasanaatihi kamaa yaktumu sayyi-aatihi” Orang yang ikhlas itu adalah orang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya, seperti ia menyembunyikan keburukan-keburukan dirinya.[Ya’qub YahimaHullah, dalam kitab Tazkiyatun Nafs]

08/01/2016

📑SURAT CINTA
UNTUK-MU ANAK-KU 💖

🍃"ANAK-2 KU " ...
Ada kehawatiran besar setiap orang tua !!!
disaat tua,
disaat daya melemah,
disaat anak2 semakin sibuk.?

🍃Diawali dari merenggangnya komunikasi...,
terjadinya perbedaan alam pikir yg menjauh...,
Dan ... sulitnya saling memahami,
yg mungkin skrg belum terbayang oleh kalian semua...??
tapi itu akan terjadi...!!!

🍃KELAK ... pd saatnya kami hanya bisa berdoa dan berlinang air mata.
Mengiringi semua kekhawatiran yg menyelimuti hati kami.
Yang kami khawatirkan adalah keselamatan kalian, keimanan dan keislaman kalian, dan lebih kami khawatirkan lagi adalah syakaratul maut kami.

🍃"Akan adakah anak2 tercinta menggumamkan Kalimat TALKIN mengiringi perjalanan kami p**ang kehadiratNya saat syakaratul maut ?"

🍃SAAT INI kami sangat ingin
komunikasi kita berjalan mesra..., ramah.., penuh .. penuh rindu....
Kami berharap komunikasi kita membuat kita saling faham.

🍃MEMANG kebersamaan kita hanya sebentar.
Hanya 20 tahunan,
Sisanya kalian akan bersama pasangan kalian sampai akhir hayat kalian.
Rasanya sangat sebentar,
belum cukup kita berbagi rasa diwaktu 20 tahunan itu.

🍃Tapi mudah2an komunikasi yg kita bangun sekarang ini bisa memperpanjang kebersamaan rohani kita & mengecilkan rasa khawatir yg selalu ada di hati kami.

🍃ANAKKU...
Jaga Sholat kalian,
Jaga Shodaqoh kalian,
Selalu Berbuat Baik,
Jangan pernah letih utk mendekatkan diri kpd ALLAH.

🍃Berbuatlah yg bisa membuat Orang Tua kalian berbahagia di Alam Barzah dan Akhirat kelak...!!!

🍃Kami TITIPKAN masa depan Akhirat kami kpd Akhlaq Mulia kalian".

salam mesra
AYAH & IBU-MU

Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

07/07/2015

Haidh Di Penghujung Ramadhan.

Haidh bagi wanita adalah suatu keniscayaan..

Haidh untuk wanita merupakan anugerah kenikmatan..

Jangan diingkari apalagi di sesali..

Walaupun terjadi di penghujung bulan suci..

A. Ketetapan Allah.

Tatkala Aisyah bersedih sebab kedapatan haidh ketika berhaji..

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

"Perkara ini (haidh) adalah suatu ketetapan yang Allah berikan kepada kaum wanita

فَافْعَلِى مَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ ، غَيْرَ أَنْ لاَ تَطُوفِى بِالْبَيْتِ حَتَّى تَطْهُرِى

"Lakukanlah segala sesuatu yang dilakukan orang yang berhaji kecuali thawaf di Ka’bah hingga engkau bersih..” (HR. Bukhari: 305, Muslim: 1211)

Bagi hamba yang beriman..

Berkurangnya kesempatan beribadah merupakan kesedihan..

Namun bukanlah menjadi penghalang..

B. Berbuat Apa?

Juwaibir berkata bahwa dia pernah bertanya pada adh-Dhahak rahimahullahu ta’ala,

“Bagaimana pendapatmu tentang wanita nifas, haid, musafir, dan orang yang tertidur; apakah mereka bisa mendapatkan bagian dari Lailatul Qadar…?”

Adh-Dhahak pun menjawab, “Iya, mereka tetap bisa mendapatkan bagian..

Setiap orang yang Allah terima amalannya akan mendapatkan bagian Lailatul Qadar…” (Lathaiful Ma’arif: 341)

Diantara amalan yang dapat dilakukan:

1) Memperbanyak dzikir, doa dan istighfar, terutama doa yang dianjurkan saat lailatul Qadr.

2) Membaca Al-Qur’an tanpa menyentuh langsung mushhaf (misal gunakan pelapis)

3) Bersedekah kepada sesama,

4) Mempersiapkan sahur dan berbuka bagi keluarga,

5) Beragam amal kebajikan lainnya

C. Bahagia Amal Diterima.

Fudhalah bin ‘Ubaid berkata,

"Bila saja aku mengetahui Allah menerima dariku satu amalan kebaikan walaupun kecil sedikit..

tentu lebih aku s**ai dari dunia dan seisinya..

karena Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

"Sesungguhnya Allah hanya menerima (amalan) dari orang-orang yang bertakwa" (QS. Al-Maidah: 27)

Tiada alasan bagi wanita haidh untuk melemah dalam beramal kebajikan..

27/06/2015

Membagi Tiga Ramadhan.

Memasuki sepuluh hari kedua Ramadhan akan bertebaran riwayat,

وَهُوَ شَهْرٌ أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ ، وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ ، وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ

"Ramadhan adalah bulan yang awalnya berupa rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari api neraka..”

(Lemah, riwayat Ibnu Khuzaimah: 1887, al-Mahamili dalam 'Amali: 50, Silsilah adh-Dha'ifah: 871, 1569 al-Albani)

Hal tersebut tidaklah benar..

Adapun yang shahih dari sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ، وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَة

"... dan Allah membebaskan hamba-hamba yang dikehendakiNya..

Demikian itu terjadi di setiap malam (Ramadhan).." (Shahih, HR Ibnu Majah: 1642)

Ramadhan itu..

Setiap harinya adalah rahmat..

Sepanjang waktunya merupakan ampunan..

Seluruh malamnya pembebasan dari api neraka..

Lalu..

Mengapa harus dibatasi dengan membagi tiga periode..?!

Jangan membatasi nikmat Allah yang luas..

06/06/2015

TETAP ABADI

ما كان لله يبقى
Artinya: "Suatu yang karena Allah itulah yang akan abadi". perkataan Imam Malik rahimahullah
Kawanku...Ternyata rahasia:

- Aqidah yang kokoh, tidak mudah goyah dan terombang-ambing walau sebanyak ujian dan fitnah menghadang
- Ibadah yang istiqamah, tanpa ada rasa lelah dan bosan apalagi malas
- Pertemanan sejati yang tanpa pamrih komersil atau ketenaran
- Tingkah laku yang wajar dan jauh dari kesan dibuat-buat serta sesuai dengan aturan Islam.
- Hati yang selalu bersyukur dan puas dengan pemberian Allah, tidak mudah mengeluh apalagi sampai menuduh Allah Tidak Adil.

Semuanya itu hasil dari SEBUAH PRINSIP yang mengandung KEMURNIAN, KESUCIAN DAN KEBERSIHAN DARI CAMPURAN SERTA KOTORAN.

"SUATU YANG KARENA ALLAH ITULAH AYANG AKAN ABADI"

Oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin

Address

Bekasi
Jawa
17550

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yuk Hijab posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share