ORIN Kobak

ORIN Kobak mari selakan komen dan chat za kasih kesempatan dari siapa sja

13/07/2025
Perempuan kalo sudah cintaDe akan goblok, logika su tra di pake lagi, sakiti ulang2 kas hancur ulang2,de akan maafkan te...
04/07/2025

Perempuan kalo sudah cinta
De akan goblok, logika su tra di pake lagi, sakiti ulang2 kas hancur ulang2,de akan maafkan terus, bahkan kalo laki2 pergi de yg akan cari dan minta maaf, biarpun laki2 yg salah, de akan biasakan diri untuk di sakiti, de tidak pikir diri, yg de pikir hanya ya penting sama2 ko, tapi ingat, satu kali de pu bosan dan sadar diri ada, kasian, ko siapa?? De pergi, biar ko menangis mohonΒ² juga de tetap pergi, de tidak peduli lagi πŸ˜…
Tolong hargai selagi ada 😌

Emin Flow
03/07/2025

Emin Flow

31/05/2025

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Yatipai Maik, Setdar UranBisi-Ibit Orgarabul, Emin Flow

Enak disitu 😁🀭
16/05/2025

Enak disitu 😁🀭

16/05/2025

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Yaka Ti, Annachel Labnao, Niko E Lokon, Arman Netichen, Kygam Merasha, Yermias Yerry Weecx, PACE NARE, Remida Detty Tewa, Erro Nim Nim Etus, Simius Weipsa, Mernes Mernes, Manus Cahge, Adonia Pikindu, Step Kalolik Stepanus Kalolik, Natan Weya, Napi Bongkar, Egi Estr, Kogoyanak Natan W, Yusuf Yusuf, Aman Souwll Wonda, Denis Ahoren, Meno Omabak Puncak Chartenz, Kom T, YN NY, Rum Kepno, Maya Maay Ys, Anyudasmbl Anyudasmbl, Mabezz Stred, Jefri Boma Pekayi, Yessy Yessymau, Suimet Inubat, AmilanCe E, Itiz Ka Ame, Scorphion Meho, Ani Kobogau, Erro Egatkom, Ammy Tessa, Elipin Key, Mondafi Laharuk

Daun kering yg telah jatuh Tak mungkin  hijau lagi  πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚Begitulah kira-kira
12/05/2025

Daun kering yg telah jatuh
Tak mungkin hijau lagi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Begitulah kira-kira

Hujan di Atas Laut SorongDi balik senja yang jatuh di dermaga Doom, langkah kaki seorang gadis terdengar pelan. Namanya ...
11/05/2025

Hujan di Atas Laut Sorong

Di balik senja yang jatuh di dermaga Doom, langkah kaki seorang gadis terdengar pelan. Namanya Anisa Kambuaya, anak guru dari kampung Malawei. Ia kuliah di Sorong dan sedang menjalani masa KKN di pusat kota. Setiap sore, ia s**a duduk di tepi laut, memandangi cahaya perahu nelayan dan bayangan langit di atas air.

Sampai suatu hari, seorang pemuda duduk di dekatnya. Yopi Mambrasar. Putra nelayan dari Pulau Raam, kini bekerja sebagai jurnalis di satu radio lokal. Ia pendiam, tapi sorot matanya tajam β€” seperti lautan yang menyimpan badai.

Awalnya mereka hanya saling menyapa. Lalu berbincang. Lalu tertawa. Lalu diam bersama. Dan seperti angin timur yang datang perlahan, cinta pun masuk ke hati mereka β€” tanpa mereka sadari.

Tapi Yopi menyimpan bakit. Ia pernah kehilangan adiknya dalam bentrokan antara aparat dan warga. Luka itu membuatnya jauh dari Tuhan, jauh dari semua rasa, hingga Anisa datang dan membuka celah kecil dalam hatinya.

Suatu malam, di bawah hujan rintik di Pelabuhan Rakyat, Anisa bertanya:

β€œKo sayang beta, ka cuma kasihan?”

Yopi menunduk. β€œBeta sayang ko… tapi hati beta belum sembuh. Beta masih marah, masih simpan dendam. Beta takut ko ikut luka kalau beta buka semua.”

Anisa meneteskan air mata. β€œCinta bukan untuk orang yang sudah sembuh saja, Yo. Cinta itu juga bisa jadi tempat sembuh.”

Malam itu, mereka berpelukan di bawah lampu pelabuhan. Hujan turun di atas laut Sorong, dan dalam rintik air yang jatuh, bakit di dada Yopi mulai luluh sedikit.

Tapi cinta mereka tidak mudah. Mereka hadapi perbedaan suku, tekanan keluarga, dan trauma masa lalu. Namun di tengah semua itu, Anisa tetap ada, seperti pelita kecil di rumah yang gelap.

Lanjut...

Dengan Archo Eka – Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar berat mereka! πŸŽ‰
09/05/2025

Dengan Archo Eka – Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar berat mereka! πŸŽ‰

Aku adalah penikmat dan akan selalu menikmati suasana Yang akan menghampiri ku dengan baik dan santai.πŸ˜‰πŸŒ»πŸŒ…
06/05/2025

Aku adalah penikmat dan akan selalu menikmati suasana
Yang akan menghampiri ku dengan baik dan santai.πŸ˜‰πŸŒ»πŸŒ…

Kami anak Papua, kulit hitam rambut keriting, hati kami putih. Lulus hari ini adalah janji, bahwa kami akan terus belaja...
05/05/2025

Kami anak Papua, kulit hitam rambut keriting, hati kami putih. Lulus hari ini adalah janji, bahwa kami akan terus belajar dan kembali membangun negeri ini.

Terima kasih kepada tanah yang membesarkan kami, kepada gunung yang jadi saksi, dan kepada bintang fajar yang terus berkibar di hati kami. Kami adalah harapan.

Lulus bukan akhir, tapi awal perjuangan baru. Kami bukan hanya siswa, kami pewaris tanah Papua, dan kami siap menjaga dan mencintainya selamanya.

.

Address

Jayapura

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ORIN Kobak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share