26/12/2018
Filosofi Keris di Nusantara
Keris adalah benda pusaka yang diakui keagungannya oleh bangsa Melayu terutama bangsa Indonesia. Keris berkembang dari waktu ke waktu, bertahan dan dipercaya oleh masyarakat.
Tentu saja hal ini bukan sebuah pepesan kosong atau mitos semata. Para empu pembuat keris di zaman dahulu sangat memperhatikan detail pembuatan keris dari bentuk,model, ukiran hingga ke hal-hal kecil seperti hiasan.
Setiap detail pada keris memiliki makna masing-masing sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh empu pembuat keris. Seorang empu (mpu) menciptakan keris dengan ketekunan, kesungguhan dan cipta rasa yang tinggi. Keris diciptakan untuk menumbuhkan wibawa dan rasa percaya diri bukan untuk membunuh.
Bagi orang Jawa hidup itu penuh dengan perlambang yang harus dicari maknanya. Keris juga merupakan sebuah lambang yang menuntun manusia hidup di jalan yang benar.
Pemahaman dangkal terhadap keris hanya akan memposisikan keris sebagai benda pusaka yang memiliki kekuatan magis dan mampu meningkatkan harkat derajat manusia.
Padahal, keris membawa pesan moral yang amat mulya, bersatunya senjata dengan cangkang keris bermakna hubungan akrab untuk menciptakan hidup yang harmonis dimana terjadi persatuan antar raja dan abdinya, rakyat dan pemimpin, manusia dan Pencipta.