RSJ gallery

RSJ gallery tempat expresi senimu.. :D
semua bisa dibuat...
tinggal order aja..

19/01/2022
MAHAR NIKAH VESPA (wajah karikatur)VESPA JIKA DIPANDANG DENGAN FILOSOFI ISLAMI :VESPA berasal dari bahasa italia jika di...
31/05/2018

MAHAR NIKAH VESPA (wajah karikatur)

VESPA JIKA DIPANDANG DENGAN FILOSOFI ISLAMI :

VESPA berasal dari bahasa italia jika di artikan kedalam bahasa indonesia adalah LEBAH (tawon). LEBAH juga di abadikan di Alquran dalam surat An Nahl.

Perhatikan Ban Vespa (ring 8), semua bautnya ada 8 dibagian ban depan & 8 dibagian ban belakang 8+8 = 16 dan ternyata surat An Nahl diurutkan surat ke 16 di Alquran.

Oper gigi pada Vespa ;

*- Gigi 1 ke atas Vertikal antara manusia dengan Tuhanya (Habluminallah) katakan bahwa Tuhan (Allah) itu Ahad (1)

*-Gigi 2 kebawah sejajar horisontal antara manusia dengan sesama (Hablumminannas) silaturahmi (di ampunkan dosa”, dimurahkan rezeki & di berikan kesehatan)

*-Gigi 3 kebawah ” tawadhu” (rendah hati) tidak sombong, tidak ada perbedaan (vespa klasik, extreme, dll) tetap mengusung persaudaraan sesama pengendara vespa

*-Gigi 4 makin ke bawah menunjukan ke arah aspal di balik aspal ada tanah “yakni kematian”

ingatlah kawan semua yg hidup pasti akan mati (Kullunafsin dzaikatulmaut).

Cukup sekian artikel tentang filosofi motor vespa, semoga bermanfaat..

Terima kasih..



MAHAR NIKAH LORO BLONYOSejarah Loro BlonyoLoro Blonyo, dalam Bahasa Jawa yang berarti,”Loro adalah dua”, dan “Blonyo ada...
30/05/2018

MAHAR NIKAH LORO BLONYO
Sejarah Loro Blonyo

Loro Blonyo, dalam Bahasa Jawa yang berarti,”Loro adalah dua”, dan “Blonyo adalah dirias atau didandani melalui proses pemandian”. Menurut sejarah, Patung atau Boneka Loro Blonyo ini telah ada sejak zaman Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Sultan Agung pada tahun 1476. Menurut kepercayaan masyarakat jawa dulu, Loro Blonyo ini adalah perwujudan dari Dewi Sri dan Dewa Wisnu yang telah lama dipuja oleh masyarakat Jawa dan Bali pada masa pra-Hindu dan pra-Islam.

Seiring berkembangnya waktu, Patung Loro Blonyo ini dimodifikasi supaya terkesan universal dan diterima oleh seluruh masyarakat. Boneka atau Patung Loro Blonyo dibuat menjadi sepasang pengantin. Pada zaman dahulu, Loro Blonyo ini hanya dimiliki oleh orang-orang priyayi saja karena kepemilikan Patung Loro Blonyo ini berkaitan dengan kultur dan budaya masyarakat jawa. Orang-orang priyayi ini meletakkan patung tersebut di sebuah ruangan khusus atau ditaruh di sentong (ruang tengah rumah) yang dianggap merupakan ruangan pribadi suami dan istri.

Makna dan Perkembangan dari Patung Loro Blonyo

Terdapat beberapa makna dan mitos yang ada pada Boneka Loro Blonyo ini. Loro Blonyo bisa diartikan sebagai simbol kemakmuran yang berkesinambungan atau terus menerus. Masyarakat dahulu percaya bahwa meletakkan Loro Blonyo di rumah dapat memberikan pengaruh atau sugesti postif terhadap keluarga mereka. Dewasa ini, Patung Loro Blonyo ternyata tidak hanya dinikmati oleh masyarakat saja namun, juga disukai oleh mancanegara. Banyak turis yang mengkoleksi Patung Loro Blonyo ini. Loro Blonyo kini tidak lagi dianggap hanya sekedar mitos. Beberapa orang yang memiliki Patung Loro Blonyo ini mengaku merasakan sugesti positif terhadap kehidupan rumah tangganya.

Saat ini Loro Blonyo menjadi sebuah barang atau souvenir untuk hiasan rumah. Sebagai souvenir, Loro Blonyo banyak dicari oleh masyarakat karena keindahan dan dipercaya mempunyai kekuatan “magis”. Anda percaya?



Disimpulkan beberapa hal antara lain:

1. Keterkaitan ritual kesuburan dengan dewi Sri dan Sadono sangat dipengaruhi oleh mitologi dan kosmologi Jawa. Keberadaan dewi Sri dan Sadono dalam cara pandang orang Jawa diyakini sebagai konstruksi pemahaman asal-usul manusia yang harus dihormati sebagai leluhur Jawa. Kesuburan merupakan ritual sistem kepercayaan Jawa yang diyakini berasal dari serba pasangan yang kemudian mendatangkan dampak kemakmuran dan kesejahteraan hidup.

2. Expresi loro blonyo merupakan visualisasi mitos dewi Sri dan Sadono. Keberadaannya terbentuk sebagai akibat dari proses kreatif tangan seniman pengrajin sebagai perintah penguasa (Raja) yang kemudian diabsahkan (legitimasi) sebagai simbol yang diyakini masyarakat Jawa. Figure patung tersebut dalam kepercayaan Jawa sebagai kelengkapan ritual yang diletakkan di sentong tengah pada dalem dalam konteks rumah tradisional Joglo milik bangsawan atau priyayi.

3. Makna patung loro blonyo lebih merupakan sebuah pasangan oposisi binair, saling melengkapi satu sama lain atau dwitunggal. Dalam konteks pandangan Jawa patung sepasang yang menggambarkan penganten tersebut sebagai cerminan penyatuan yang mendatangkan kesuburan dan kemakmuran, kesuburan di sini dalam arti reproduksi biologis pada manusia, dan juga kesuburan tanaman. Dengan demikian makna loro blonyo dalam budaya Jawa lebih bersifat simbolik interpretative bagi masyarakat pendukungnya terutama kalangan agraris.

4. Konsep ritual merupakan bentuk penghormatan kepada Yang Widi dengan memberikan sesaji sebagai pengurbanan yang dimaksudkan sebagai bentuk rasa syukur. Mitos Dewi Sri-Sadono yang tercermin dalam simbolisme loro blonyo adalah merupakan salah satu kelengkapan ritual kesuburan di senthong tengah dalam pandangan budaya Jawan yang terkait dengan kosmologi masyarakat pendukungnya.

miniatur gazebo..bahan bambu..dimensi 15×15×20bisa order sesuai keinginan.. 😊😊😊
14/03/2017

miniatur gazebo..
bahan bambu..
dimensi 15×15×20
bisa order sesuai keinginan..
😊😊😊

miniatur rumah panggung..bahan bambu..dimensi 25×25×25..bisa order sesuai keinginan..
13/03/2017

miniatur rumah panggung..
bahan bambu..
dimensi 25×25×25..
bisa order sesuai keinginan..

Address

Jalan Kayuapu Kulon Rt:01/4 Gondangmanis. Kec. Bae
Kudus
59327

Telephone

+6285727408040

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RSJ gallery posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category