17/01/2018
Kelas FotografiSebuah Jurnal FotografiMemahami Exposure, Shutter Speed, Aperture & ISO dalam FotografiSeringkali setelah membeli kamera digital baikdslr maupun saku(pocket), kita terpaku pada mode auto untuk waktu yang cukup lama. Mode auto memang paling mudah dan cepat, namun tidak memberikan kepuasan kreatifitas.Bagi yang ingin “lulus dan naik kelas” dari mode auto serta ingin meyalurkan jiwa kreatif kedalam foto-foto yang dihasilkan, ada baiknya kita pahami konsep exposure. Kamerapada dasarnya adalah sebuah alat yang berguna untuk menangkap cahaya melalui sensor kamera. Cahaya yang masuk akhirnya diterjemahkan oleh sensor menjadi sebuah gambar. Apabila cahaya yang diterima oleh kamera kurang, gambar akan menjadi gelap – dalam dunia fotografi, hal ini sering disebut dengan Under Exposed (UE). Sebaliknya apabila cahaya yang masuk ke dalam kamera berlebih, gambar akan menjadi terlalu terang atau disebut dengan Over Exposed (OE). contoh foto perbandingan exposure compensation (under, standard & over exposed)Fotografer kenamaan, Bryan Peterson, telah menulis sebuah buku berjudul Understanding Exposure yang didalamnya diterangkan konsep exposure secara mudah. Peterson member ilustrasi tentang tiga elemen yang harus diketahui untuk memahami exposure, dia menamai hubungan ketiganya sebagai sebuah Segitiga Fotografi. Setiap elemen dalam segitiga fotografi ini berhubungan dengan cahaya, bagaimana cahaya masuk dan berinteraksi dengan kamera.Ketiga elemen tersebut adalah:
1.ISO – ukuran seberapa sensitif sensor kamera terhadap cahaya
2.Aperture – seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil
3.Shutter Speed – rentang waktu “jendela’ didepan sensor kamera terbukaInteraksi ketiga elemen inilah yang disebut exposure.
Penasaran dengan segitiga exsposure...? Tunggu artikel berikutnya.. :-)