17/05/2026
Kebodohan itu jangan dipertontonkan terus-menerus, malu.
Tidak semua hal harus dibalas dengan emosi, tidak semua ketidaktahuan harus diumumkan ke publik seolah paling benar.
Belajar dulu memahami, membaca, dan mencerna dengan utuh sebelum sibuk menyerang atau merasa paling pintar.
Karena semakin seseorang benar-benar berisi, biasanya semakin tahu kapan harus bicara dan kapan cukup diam.
Dia toxic tapi saya butuh dia . Sama dia sakit tapi ga sama dia lebih sakit
Dia berhasil menyakiti saya . Tapi saya gagal membencinya .
Dia hilang saya cari , dia pergi saya tunggu .
Mental saya hancur , tapi dia tetep jadi alasan saya bahagia .
Karena bahagia saya sama dia . Karena tulus saya kali ini tidak sebercanda itu !
Kadang yang paling sulit dilepaskan bukan orang yang baik untuk kita, tapi orang yang sudah terlalu dalam mengisi hati kita.
Namun cinta yang sehat tidak membuat kita kehilangan diri sendiri, menghancurkan mental, atau hidup dalam luka terus-menerus. Tulus itu indah, tapi tetap harus disertai hikmat dan batas yang sehat.
Jangan sampai bertahan karena takut kehilangan, padahal pelan-pelan kamu sedang kehilangan dirimu sendiri 🙏
God Bless🙏
Yang paling menakutkan bukan manusia yang membalas dendam. tetapi manusia yang memilih diam, lalu menyerahkan semuanya kepada Tuhan.
Ada luka yang tidak pernah dibalas dengan kata-kata. Tidak juga dengan kebencian. Tetapi dibalas dengan air mata pada malam hari, sujud yang panjang, dan hati yang perlahan-lahan belajar melepaskan.
Ramai manusia menyangka mereka terlepas setelah menyakiti orang lain, hanya kerana dunia kelihatan tenang dan tiada apa berlaku. Sedangkan Tuhan tidak pernah tidur.
Setiap hati yang dihancurkan, setiap penghinaan, setiap pengkhianatan. semuanya dicatat dengan sangat sempurna.
Dan percayalah, luka manusia jarang kembali dalam bentuk yang sama. Kadang ia pulang sebagai hilangnya ketenangan, sempitnya rezeki, atau hidup yang terasa kosong walaupun memiliki segalanya. Kerana hati yang pernah dizalimi itu ada Tuhan bersamanya.