Elsakin Wardrobe

Elsakin Wardrobe High Quality Affordable Price

The Most Popular ✨Alhamdulillah mulai Hari Ini kamu sudah bisa Order kembali Overall Ruffle 😍Pilih warna favoritmu dan b...
24/03/2020

The Most Popular ✨
Alhamdulillah mulai Hari Ini kamu sudah bisa Order kembali Overall Ruffle 😍

Pilih warna favoritmu dan buat dirimu lebih percaya diri dan tampil lebih menarik saat memakainya.

👉bit.ly/nuryanielsakin

Bahan beludru memiliki tekstur yang tebal dengan bulu-bulu pendek halus membuatnya kerap muncul di musim dingin karena h...
14/04/2018

Bahan beludru memiliki tekstur yang tebal dengan bulu-bulu pendek halus membuatnya kerap muncul di musim dingin karena hangat saat digunakan. Tpi, butuh perawatan khusus untuk baju berbahan beledu. Beikut Cara Merawat Bahan Beludru

Aturan mencuci
Bila ingin mencuci outfit beludru, cuci dengan air tanpa sabun cuci atau pewangi agar warnanya bertahan lama. Cuci manual dengan tangan, peras perlahan bergantian dua arah, kemudian gantung dengan hanger agar tidak berbekas lipatan. Angin-anginkan hingga kering dalam posisi terbalik, bagian dalam di luar.

Hilangkan debu atau kotoran
Untuk menghilangkan debu, atau kotoran, cukup bersihkan dengan kain berbahan katun dengan gerakan satu arah ke bawah. Kain berfungsi sebagai sikat. Bila kotoran sulit hilang, basahi kain dengan air, kemudian bersihkan velvet dengan gerakan ke atas dan ke bawah hingga kotoran hilang.

Anda memiliki baju berbahan beludru tapi tidak tahu cara merawatnya? Berikut Cara Merawat Bahan Beludru

Cara menyimpan
Saat menyimpan outfit beludru, pastikan Anda menggantung atau menjepitnya (bila rok atau celana). Karena outfit yang dilipat akan menimbulkan bekas.

Menjaga bentuk
Untuk menjaga bentuk tas atau sepatu, isi bagian dalamnya dengan gumpalan kertas koran bekas. Apabila kain dalaman tas Anda berwarna terang, hindari kertas koran. Pakai kertas minyak berwarna putih sebagai gantinya.

Itulah Cara Merawat Baju Rajutan. Jika anda ingin kemudahan yaitu dengan membuat pakaian sendiri, dengan desain dan warna sesuai pilihan anda dan dengan bahan yang berkualitas.

Kami yang bergerak dibidang Penjualan Fashion Muslim seperti Baju Gamis, Hijab Motif, Hijab Polos, dan Pakaian lainnya yang sedang ngetrand plus harga ekonomis sesuai kantong, Silahkan kunjungi instagram resmi kami https://www.instagram.com/elsakinhijab/ Untuk pemesanan langsung dapat menghubungi 08976647022/08993308662

Terimakasih Anda Telah Membaca Cara Merawat Bahan Beludru

02/02/2018

AKHLAK PEDAGANG
Saya jadi kepikiran. . .
Benar-benar kepikiran.

Dulu Rasulullah, sahabat, dan pedagang-pedagang Arab lainnya kok bisa bergelimangan harta ya?

Harta mereka bukan lagi ratusan juta. Tapi miliaran, beberapa sahabat contohnya Umar Bin Khattab dan Abdurahman Bin Auf bahkan tembus Triliunan.

Umar mewariskan 11 Triliun ketika beliau wafat.
Dikisahkan Abdurahman Bin Auf hartanya melebihi seluruh sahabat.

Ini Harta lho, bukan Omzet.

Padahal yang dijual juga gak macam-macam.
Ada yang jual kain, ada yang jual madu, ada yang jual hewan ternak, ada yang jual hasil kebun.

Menariknya, mereka dulu nggak pakai ilmu Copywriting, Hipnowriting, covert Selling, dan ing ing lainnya.

Kok bisa begitu?

Ya, mungkin mereka gak pakai ilmu itu karena mereka gak jualan Online, hehe.

Tapi serius. .
Pencapaian bisnis Rasulullah dan Para Sahabat itu bukan pencapaian yang biasa.

Makin luar biasa lagi ketika mereka juga mencetak pencapaian Akhirat.

*Di dunia lapang, di akhirat menang.*

Siapa sih yang gak ingin seperti itu?
Justru aneh kalau ada yang gak pingin itu semua.

Apapun terjadi semua karena IJIN ALLAH.

Lama saya merenungi, apakah strateginya, apakah amalnya, apakah managemen bisnisnya, apakah apakah ??

Tapi karena keterbatasan ilmu, saya sampai di satu kesimpulan.

Akan banyak teori yang menjelaskan hal-hal di atas, dan mungkin Setiap orang berbeda-beda penafsirannya.

Tapi memang, ada yang dimiliki Rasulullah dan para sahabat yang tidak dimiliki kebanyakan pedagang.

Apakah itu?

Itu adalah *"Akhlak"*

Saat berbisnis, Rasulullah akhlaknya terpuji, sahabatpun begitu.

*) Bisnis bukan hanya tentang strategi.
*) Bisnis bukan hanya tentang jual beli.
*) Bisnis juga butuh akhlak.*

Siapa sih pembeli yang tidak s**a, jika sikap penjualnya terpuji?

Sebaliknya, tidak ada pembeli yang s**a jika sikap penjual seenaknya.

Saya pernah beli buku bisnis ke seseorang penjual. Saat bertanya harga, si penjual jawabannya ketus tanpa emot-emotan, hehe.

Ups, seandainya saja dia lebih ramah, mungkin saya akan pesan beberapa buku
Mungkin dia belum tau teknik cross selling 😃

Saya positif saja, semoga sikap seperti itu hanya ditujukan ke Saya.

Ternyata, ada seorang teman yang juga beli ke penjual itu. Perlakuannya juga sama.

Teman Saya sampai menyimpulkan si penjual itu sombong.

Saya sih gak peduli apa kesimpulan teman Saya.
Tapi sejak saat itu kami tidak pernah lagi beli ke penjual tersebut. Lihat kan?
Dia kehilangan 2 pelanggan. Hehe

KITA JUALAN, YANG BUTUH PEMBELI ITU KITA.

Jadi janganlah jadi penjual yang ketus, sombong, angkuh, pamer. Allah kurang s**a.

*Beli atau nggak beli..., tetap ramah kesemua orang, itu harus jadi sikap kita.*

Sekarang masyaaAllah.
Ada orang jualan broadcast sembarangan, ada juga yang nyulik-nyulik grup semaunya, dan hal keji lainnya.

Promosi via Broadcast boleh, tapi ada aturannya.
Mau masukin orang ke grup boleh, via undangan, bukan langsung dijebloskan.

*Sekali lagi, bisnis perlu akhlak.*

Jika jalankan bisnis kecil saja gak pakai akhlak, gak pantas jalankan bisnis yang besar.

Janganlah engkau katakan pembeli itu PHP, bisa jadi cara jualan kita yang masih salah.
Janganlah engkau caci orang yang telat transfer, bisa jadi mereka ada keperluan.
Janganlah engkau hina-hina calon pembeli mu di status-status postinganmu.

Buat apa saudaraku?

Belum tentu mereka baca 😂

Sudahlah, gimana cara mereka memperlakukanmu itu urusan mereka dengan Allah.
Tapi kamu juga punya urusan dengan Allah. Kamu akan dimintai pertanggung jawaban tentang bagaimana kamu memperlakukan pembelimu.

Boleh punya ribuan strategi untuk jualan. Tapi pastikan *terselip akhlak* yang mulia disana.

Omzet hanya angka.
Ada yang lebih bernilai dari itu, "Yakni pahala."

*Kita lebih butuh pahala dibanding jualan kita laris.*
*Dan lebih enak jika jualan kita laris juga berbuah pahala.*

Maka,
*Jadilah penjual yang punya akhlak.*

Ini juga jadi pengingat diri saya pribadi.

dari grup WA Ahsana Cyber Troops

Address

Jalan Raya Narogong Km 16 RT 05/RW 03 No. 41 Pangkalan 10 Gang Walen Samping Apotek K24 Narogong
Limusnunggal
16820

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Elsakin Wardrobe posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Elsakin Wardrobe:

Share