Kaos Afrakids

Kaos Afrakids Kaos Anak Muslim | Menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini
http://www.KaosAfrakids.com

Afrakids lahir untuk memberikan inspirasi kepada keluarga muslim di Indonesia dengan membawa nilai peduli dan berbagi, Afrakids berharap keluarga muslim dapat saling peduli dan berbagi. Dimulai dari keluarga, maka kepedulian dan saling berbagi akan tersebar luas di dunia ini.

05/06/2016
Marhaban Ya Ramadhan...Selamat Datang Ramadhan...Ya Rabb...Jadikanlah Ramadhan tahun ini menjadi titik awal perbaikan ka...
05/06/2016

Marhaban Ya Ramadhan...
Selamat Datang Ramadhan...

Ya Rabb...
Jadikanlah Ramadhan tahun ini menjadi titik awal perbaikan kami.

Ya Rabb...
Sibukkanlah kami mengejar ampunanMU
Sibukkanlah kami mengejar rahmatMU
Sibukklanlah kami dalam ketaatan kepadaMU

Ya Rabb...
Jadikanlah Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang Terbaik dari tahun-tahun sebelumnya
Jadikanlah Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang istimewa yang menjadikan kami semakin tunduk kepadaMU

Ya Rabb...
Kami berserah diri kepadaMU

:: ITULAH MENGAPA ALLAH MENIKAHKANMU DENGANNYA ::Mungkin suamimu tak pandai berkataApalagi merayu dengan romantisme kary...
01/10/2014

:: ITULAH MENGAPA ALLAH MENIKAHKANMU DENGANNYA ::

Mungkin suamimu tak pandai berkata
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra
Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya

Mungkin suamimu tak pandai berkata
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara
Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara
Sehingga keseimbangan suasana lebih terjaga

Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah…. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita
Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga

Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Tapi mungkin baktinya selalu membuatmu rindu padanya
Sehingga hatimu terpuaskan hanya untuknya
Mungkin dengan cara itu p**a Allah menjaganya

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya
Ah….. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya
Yang membawa p**ang limpahan laba hasil usaha
Namun meskipun besarannya begitu sederhana
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa

Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta
Yang dihormati dan dipuja bawahannya
Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa
Ia mampu menjadi imam bagi keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa
Ah….. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang masakannya selezat pujasera
Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya
Memahat pribadi yang berkarater mulia

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang terkadang masakannya itu-itu saja
Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya
Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia
Ah…. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya
Tapi mungkin ia sabar membantumu meringankan pekerjaan rumah tangga
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga
Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang menjadi yang kedua
Jika suamimu terlalu sempurna
Aaa…. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata
Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja
Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama
Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga
Aaa….. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Percayalah……
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya
Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia

Adalah hakmu jika engkau berharap khadijahmu menjadi lebih sempurna
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi muhammad baginya

San Jose, California
Dari seorang istri yang semakin mengerti mengapa Allah menikahkanku dengan suamiku

Kiki Barkiah

=====================
Silahkan di LIKE dan SHARE ayah bunda

Kaos Afrakids

15/09/2014

"Muslimah itu seperti mutiara yg tertutup rapi. Maka perlu dijaga. Keluarga itu benihnya masyarakat, perempuan itu benihnya keluarga."

Ustadz Budi Ashari, Lc

02/09/2014

JIKA SUATU SAAT NANTI KAU JADI IBU

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu.. Jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya .
Saat itu sang anak masih remaja . Usianya baru 13 tahun .
Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar.
Rasulullah tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih.
Namun sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain.
Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur’an.
Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu.
Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini: Zaid bin Tsabit.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu... jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah.
Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu.
Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab.
Ia tidak lain adalah Imam Ahmad .

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu... Jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah .
Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya .
Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya : “Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam ! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu .
Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu . Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya .
Peliharalah keselamatannya,panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sep**angnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, aamiin !”. Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya,
tapi kita pasti mengenal nama besarnya: Imam Syafi’i .

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu.. Jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman .
Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia p**a yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu . “Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haram…”, katanya memotivasi sang anak . “Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, kamu adalah imam masjidil haram…”, sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan .
Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani .
Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama Abdurrahman As-Sudais.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu... Jadilah orang yang pertama kali yakin bahwa anakmu pasti sukses .
Dan kau menanamkan keyakinan yang sama pada anakmu .
Seperti ibunya Zewail yang sejak anaknya kecil telah menuliskan “Kamar DR. Zewail” di pintu kamar anak itu .
Ia menanamkan kesadaran sekaligus kepercayaan diri .
Diikuti keterampilan mendidik dan membesarkan buah hati, jadilah Ahmad Zewail seorang doktor .
Bukan hanya doktor, bahkan doktor terkemuka di dunia .
Dialah doktor Muslim penerima Nobel bidang Kimia tahun 1999

Semoga terinspirasi...

Kaos Afrakids | fb.com/KaosAnakAfrakids | twitter.com/KaosAfrakids

25/08/2014

ANAK SUKSES? BERMULA DARI BANGUN PAGI

1| Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dgn kebiasaan bangun di pagi hari. Sebab generasi unggul bermula dari pagi yg masygul (sibuk)

2| Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini. Peran Ayah amat dinanti. Ayah yg peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati

3| Jika anak terbiasa bangun siang. Maka keberkahan hidup melayang. Aktivitas ruhani menjadi jarang. Perilaku menjadi jalang

4| Mulailah dengan malam yang berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas. Harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan p**as

5| Sehabis isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yang menenangkan. Membaca atau bercerita yg berkesan

6| Biasakan berbagi perasaan. Mulai dengan cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yang tidak berkenan. Sekaligus sarana pengajaran

7| Buat kesepakatan bangun jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya
Tutuplah aktivitas malam dengan dengarkan tilawah. Agar anak tidur membawa kalimat Allah Pemberi Rahmah. Terekam dalam memorinya sepanjang hayah

9| Pagi pun datang. Jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang. Bangunkan dengan cara yg ia bilang

10| Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam. Batasi kesenangan yg ia idam

11| Bangunkan anak dengan kalimat Ilahi. Agar paginya diberkahi. Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikan dengan lembut tembus ke hati

12| Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahi dengan doa dan kecupan di p**i. Tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh transisi

13| Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga. Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yg menggoda. Mudah-mudahan jadi pola

14| Jalankan pola ini minimal 2 pekan. Agar lama-lama jadi kebiasaan. InsyaAllah anak bangun pagi dengan kesadaran. Sebab tubuhnya telah menyesuaikan

15| Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran. Agar anak tak merasa diabaikan

16| Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yg tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda. Sholat shubuh di waktu dhuha. Banyak melamun tak ada guna

17| Jika terlanjur anak bangun kesiangan. Buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan. Fokus kepada upaya perbaikan

18| Sebelum terlambat, segera bertindak cepat. Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yg sehat

19| Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, the itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yg tidak islami

Semangat mencoba

Kaos Afrakids | fb.com/KaosAfrakids | twitter.com/KaosAfrakids | www.KaosAfrakids.com

18/08/2014

Jika sekarang kita jarang berbincang dengan anak kita, bagaimana mereka akan senang berbincang dengan kita tatkala kita perlu teman ngobrol di usia senja? Jika sekarang kita enggan menemani mereka, bagaimana mungkin mereka kelak akan senang meluangkan waktu menemani kita saat lansia?

Jika kita senantiasa minta tolong pembantu untuk melayani mereka, jangan heran jika kelak mereka juga memanggil pembantu untuk menemani kita. Jika sekarang kita lebih banyak memberi uang daripada perhatian, jangan marah jika mereka hanya kirim uang saat kita merindukan mereka.

HATI- HATI BILA BERSINBuat yang masih single..kalau bersin lihat – lihat....Copas. Kisah nyata dari ust. Salim A fillahK...
09/08/2014

HATI- HATI BILA BERSIN

Buat yang masih single..kalau bersin lihat – lihat....
Copas. Kisah nyata dari ust. Salim A fillah

Kisah Paman kami KH AL-Ny. Hj. SNA,
Kedunglumpang, Salaman, Magelang.

Dalam sebuah perjalanan kereta api dari Jakarta ke Yogyakarta, tahun 1980-an; pemuda itu bersin dikursinya. Diapun bertahmid, “AlhamduliLlah.”

Dari seberang tempat duduknya terdengar suara lirih namun tegas, “Yarhamukallah.”

Maka diapun menjawab, “YahdikumuLlah, wa yushlihu baalakum”, lalu menoleh. Yang dia lihat adalah jilbab putih, yang wajahnya menghadap ke jendela.

Ini tahun 1980-an. Jilbab adalah permata firdaus di gersangnya dakwah. Dan ucapan “Yarhamukallah” adalah ilmu yang langka.

Keduanya terasa surgawi.
Maka bergegas, disobeknya kertas dari buku agenda & diambilnya pena dari tasnya.

Disodorkannya pada muslimah itu. “Dik”, ujarnya, “Tolong tulis nama Bapak Anda & alamat lengkapnya.”

Gadis itu terkejut. “Buat apa?”, tanyanya dengan wajah pias lagi khawatir.

“Saya ingin menyambung ukhuwah & thalabul ‘ilmi kepada beliau”, ujar sang pemuda. “Amat bersyukur jika bisa belajar dari beliau bagaimana mendidik putra-putri jadi Shalih & Shalihah.”

Masih ragu, gadis itupun menuliskan sebuah nama & alamat.

“Kalau ada denahnya lebih baik”, sergah si pemuda.

Beberapa hari kemudian, pemuda itu mendatangi alamat yang tertulis di kertas.
Diketuk pintunya, dia ucapkan salam. Seorang bapak berwajah teduh & bersahaja menyambutnya.

Setelah disilakan duduk, sang bapak bertanya, “Anak ini siapa & ada perlu apa?”

Dia perkenalkan dirinya, lalu dia berkata, “Maksud saya kemari; pertama nawaituz ziyarah libina-il ukhuwah. Saya ingin, semoga dapat bersaudara dengan orang-orang Shalih sampai ke surga.”‘

“Yang kedua”, sambungnya, “Niat saya adalah thalabul ‘ilmi. Semoga saya dapat belajar pada Bapak bagaimana mendidik anak jadi Shalih dan Shalihah.”

“Yang ketiga”, di kalimat ini dia agak gemetar, “Jika memungkinkan bagi saya belajar langsung tentang itu di bawah bimbingan Bapak dengan menjadi bagian keluarga ini, saya sangat bersyukur. Maka dengan ini, saya beranikan diri melamar putri Bapak.”

“Lho Nak”, ujar si Bapak, “Putri saya yang mana yang mau Anak lamar? Anak perempuan saya jumlahnya ada 5 itu?”

“BismiLlah. Saya serahkan pada Bapak, mana yang Bapak ridhakan untuk saya.

Saya serahkan urusan ini kepada Allah dan kepada Bapak. Sebab saya yakin, husnuzhzhan saya, bapak sebagai orang Shalih, juga memiliki putri-putri yang semua Shalihah.”

“Lho ya jangan begitu. Lha anak saya yang sudah Anda kenal yang mana?”

“Belum ada Pak”, pemuda itu nyengir.
Orangtua itu geleng-geleng kepala sambil tersenyum bijak.

“Sebentar Nak”, kata si Bapak, “Lha Anda bisa sampai ke sini, tiba-tiba melamar anak saya itu ceritanya bagaimana?”

Pemuda itupun menceritakan kisah perjumpaannya dengan putri sang Bapak di Kereta. Lengkap dan gamblang.

Sang bapak mengangguk-angguk. “Ya kalau begitu”, ujar beliau, “Karena yang sudah Anda nazhar (lihat) adalah anak saya yang itu; bagaimana kalau saya tanyakan padanya kesanggupannya; apakah anak juga ridha padanya?”

Pemuda itu mengangguk dengan tersipu malu.
Singkat cerita, hari itu juga mereka diakadkan, dengan memanggil tetangga kanan-kiri tuk jadi saksi.

Maharnya? Pena yang dipakai pemuda itu meminta alamat sang Bapak pada gadis di kereta yang akhirnya jadi isterinya, ditambah beberapa lembar rupiah yang ada di dompetnya.

Hingga kini mereka dikaruniai 6 putra-putri. Satu putra telah wafat karena sakit setelah mengkhatamkan hafalan Qurannya. Lima yang lain, semua juga menjadi para pemikul Al Quran.
Pasangan yang tak lagi muda itu, masih s**a saling menggoda hingga kini. Itu tak lain, karena sang suami memang berpembawaan lucu.

“Salim”, ujarnya pada suatu hari, “Bibi’mu ini lho, cuma saya bersin-i saja jadi istri. Lha coba kalau saya batuk, jadi apa dia!”

Saya terkekeh. Dan lebih terbahak ketika bibi saya itu mencubit perut samping suaminya. “Kalau batuk”, ujar Hafizhah Qiraat Sab’ah ini, ingin bercanda tapi tak dapat menahan tawanya sendiri, “Mungkin beliau jadi sopir saya!”
___________________________________
Jika postingan ini bermanfaat bagi anda silahkan SHARE :)
____________________________________
Kaos Afrakids | Fb.com/KaosAnakAfrakids | Twitter.com/KaosAfrakids | www.KaosAfrakids.com | Menanamkan Nilai Islam Sejak Usia Dini

07/08/2014

(Do’a seorang anak yang membuat kita menitikkan air mata)

اللَّهُمَّ يَا بَاسِطَ الْأَرْضِ وَرَافِعَ السَّمَاءِ...
Ya Allah… Dzat yang membentangkan Bumi dan yang meninggikan Langit..

يَا نَاصِرَ الْمَظْلُوْمِيْنَ…
Wahai Penolong hamba-Nya yang terdzalimi

يَا مُغِيْثَ الْمَغُوْثِيْنَ....
Dzat yang mengabulkan permohonan hamba yang memohon belas kasih-Nya...

اللَّهُمَّ اُنْصُرْ أهْلَنَا الْمُرَابِطِيْنَ فِيْ فِلَسطِيْنَ ...
Ya Allah Tolonglah saudara-saudara kami para pejuang di Palestina..

اللَّهُمَّ اُنْصُرْ أهْلَنَا الصَّابِرِيْنَ فِيْ غَزَّةَ...
Tolonglah Saudara-saudara kami yang senantiasa bersabar di Gaza...

اللَّهُمَّ ارْحَمْ شُهَدَاءَهُمْ...
Ya Allah..Rahmatilah Orang-orang yang gugur syahid diantara mereka...

وَاشْفِيْ جَرْحَاهُمْ...
Sembuhkanlah yang terluka diantara mereka...

وَاجْبُرْ كَسْرَاهُمْ...
Hilangkanlah kesedihan mereka ...

وَقَوِّيْ عِجَالَهُمْ...
Kuatkanlah Orang- yang lemah diantara mereka...

وَانْصُرْهُمْ عَلَى أَعْدَائِكَ...
Dan tolonglah mereka terhadap Musuh-musuhMu...

وَاَيِّدْهُمْ بِجُنُوْدِكَ...
Serta bantulah mereka dengan bala tentaraMu...

وَثَبِّتْ أَقْدَامَهُمْ...
Kokohkan pijakan Kaki mereka...

وَفَرِّجْ كُرْبَاهُمْ...
Lepaskanlah kesulitan mereka

وَكُنْ مَعَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ...
Dan aku mohonkan agar Engkau bersama (menolong) mereka wahai Rabb semesta alam...

اللَّهُمَّ يَا قَوِيٌّ يَا عَزِيْزٌ...
Ya Allah… Wagai Dzat yang Maha Kuat lagi Maha Mulia...

عَلَيْكَ بِالْيَهُوْدَ الْمُعْتَادِيْنَ...
Turunkan adzab-Mu kepada Yahudi yang sangat melampaui batas tersebut ...

الظَّالِمِيْنَ الْمُفْسِدِيْنَ...
Yang sangat dzalim lagi melakukan kerusakan...

اللَّهُمَّ زَلْزِلْ الْأَرْضَ مِنْ تَحْتِ أَقْدَامِهِمْ...
Ya Allah goncangkan bumi di bawah kaki mereka ..

يَا رَبْ... اِجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ نُحُوْرِهِمْ...
Ya Rabb ... Jadikanlah tipu daya mereka mengenai diri mereka sendiri...

يَا رَبْ... نَعُوْذُ بِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ...
Ya Rabb… Kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan-kejahatan mereka...

اَرِنَا بِالْيَهُوْدَ عَجَائِبَ قُدْرَتِكَ...
Perlihatkanlah kepada kami kejaiban kekusaan-Mu terhadap Orang-orang Yahudi yang lalim itu...

اللَّهُمَّ لَا تَرْفَعْ لَهُمْ رَايَةً...
Jangan Engkau angkat bendera (menangkan) mereka...

وَلَا تُحَقِّقْ لَهُمْ غَايَةً...
Dan janganlah Engkau wujudkan keinginan mereka...

وَاجْعَلْهُمْ لِلْعَالَمِيْنَ آيَةً...
Jadikanlah (kebinasaan mereka) pelajaran bagi segenap manusia

يَا اللهَ... يَا اللهَ... يَا اللهَ...
Ya Allah... Ya Allah... Ya Allah...

اَرِنَا بِالْيَهُوْدَ عَجَائِبَ قُدْرَتِكَ...
Perlihatkanlah kepada kami kejaiban kekuasaan-Mu terhadap orang-orang Yahudi yang lalim itu...

================
Doa adalah salah satu bukti kepedulian kita...
Mohon di-aamiin-kan dan disebarkan... semoga Allah Ta'ala mempercepat turunnya pertolongan bagi saudara kita di Gaza Palestina...
____________________________________
FB.com/KaosAnakAfrakids | www.KaosAfrakids.com | Menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini

05/08/2014

Ketika kau hendak menyuruh anakmu untuk berangkat shalat, maka jangan kau katakan,"Ayo sana berangkat shalat ! "

Namun katakanlah," Ayo temani ayah shalat,supaya kita bersama di surga nanti."

------------------------------------
Kaos Afrakids | www.KaosAfrakids.com | Fb.com/KaosAnakAfrakids

30/07/2014

Si A bekerja sebagai tukang bangunan dengan gaji 3juta perbulan.

Saat ini si A sedang bekerja merenovasi rumah si B yang rusak. Dan si A berhasil menyelesaikan pekerjaannya selama 1 bulan penuh.

Di akhir bulan si B menjumpai si A untuk memberikan upah kerjanya selama 1 bulan itu sebesar 3juta.

Sebelum upah diberikan, si B berkata kepada si A:
"Saya akan memberikan upah sebesar 3juta ke kamu. Sebelum itu saya mau lakukan penawaran ke kamu. Jika kamu mau bekerja lagi ke saya selama 6 hari saja untuk membuat taman di halaman, saya berjanji akan memberikan upah kamu 12x lipat atau setahun penuh dari upah sebulan. Berarti saya akan memberikan upah sebesar 3juta x 12 yaitu 36juta! Itu jika kamu mau menambah kerja 6 hari saja. Tapi jika kamu tidak mau, maka saya hanya memberi kamu upah hanya 3juta sj. Bersediakah?"

Jika kamu jadi si A, apa yang akan kamu pilih? Gaji 3juta atau 36juta (hanya dengan menambah kerja 6 hari)??

Begitu juga dengan pahala puasa 6 hari di bulan Syawal. Keutamaan puasa Syawal ibarat menggenapkan puasa 1 bulan yang telah kita lakukan di bulan Ramadhan menjadi 1 tahun.

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Ayo kembali semangat puasa 6 hari di bulan Syawal!

Kaos Afrakids | Fb.com/KaosAnakAfrakids

Keluarga Besar   mengucapkan:Selamat Hari raya Iedul Fitri 1435 HTaqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum...
27/07/2014

Keluarga Besar mengucapkan:

Selamat Hari raya Iedul Fitri 1435 H

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Semoga Allah menerima amalan saya dan kamu, amalan puasa saya dan kamu.

Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Salam Care & Share

Address

Madiun
63137

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kaos Afrakids posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share