29/03/2021
"SOMBONG!"
Mungkin itu kesan pertamamu saat melihat ada teman di komunitas yang menyendiri, tidak berkumpul dengan yang lain. Kamu bisa melihatnya sedang duduk atau berdiri bersandar di dinding sudut ruangan.
Di tengah keriuhan pembicaraan teman-temannya, dia tenggelam dalam lamunan. Sesekali dia menunduk, mencuri pandang pada perangkat digital yang ada dalam genggaman.
Setelah beberapa lama, dia mencoba untuk berbaur, melepaskan diri dari dunia tak kasat mata yang sudah mengungkungnya. Sayangnya, seringkali dia tidak mampu membangun chemistry dengan orang yang ditemuinya.
Alhasil, dia pun kembali ke tempat favoritnya di pojok ruangan, kembali tenggelam dalam kesendiriannya. Dia hadir secara fisik, namun jiwanya melayang entah ke mana.
Ketahuilah kawan, dia bukan alien. Dia juga bukan budak dari tiran alat komunikasi digital. Dia hanya introvert yang dengan susah payah mencoba berjuang untuk terlibat dalam pembicaraan, meskipun hanya ingin terlihat mendengarkan.