27/02/2019
Membedakan Jenis Cotton Combed.
February 2019
Cotton Combed adalah jenis katun ( katun ) yang sangat halus, sedangkan pada proses pembuatannya serat kapas diproses secara khusus sebelum dibuka di mesin pemintal. Disisir kapas umum ini lebih mahal dibandingkan kain katun biasa. Bahan Cotton combed juga terlihat lebih rata karena serat benangnya yang halus. Karena sifat bahan c disisir yang sangat halus dan kuat, bahan ini sering digunakan untuk bahan sprei atau bahan pakaian seperti kaos, yang bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Kaos dengan bahan katun disisir sangat cocok digunakan di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia karena sifatnya yang menyerap keringat.
Apa arti 20s, 24s, 30s, dan 40s Pada Cotton Combed?
Kamu pasti pernah mendengar istilah Cotton Combed 20s, 24s, 30s, dan 40s? Apakah kamu tahu artinya? Secara umum, semakin kecil jumlah semakin banyak bahan kaos yang dibutuhkan. Namun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, membuat persyaratan 20-an dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan-bahan 20-an dari produsen yang lain.
Angka 20, 24, 30, dan 40 menunjukkan jenis benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain.
Benang 20 Biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 - 220 gr / m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 - 210 gr / m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 - 160 gr / m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang diproduksi mencapai gram antara 210 - 230 gr / m2. Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 - 120 gr / m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang diproduksi mencapai gram antara 180 - 200 gr / m2.
Jadi semakin kecil angkanya, semakin tebal kainnya dan semakin besar angkanya maka kainnya akan semakin tipis.
Huruf 's di belakang angka menunjukkan jenis rajutan untuk bahan kaos. 's' Adalah singkatan Dari tunggal rajut ATAU Rajutan Jarum tunggal. Jenis rajutan rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang dikeluarkan di pasaran menggunakan rajutan jarum tunggal ini.
Selain rajutan tunggal , juga ada rajutan ganda atau rajutan jarum ganda, bahan dapat digunakan bolak-balik, kedua sisinya sama saja. Bahan kaos double knit ditandai dengan huruf 'd' di belakang angka. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, dan lentur, sehingga cocok digunakan untuk pakaian bayi dan anak-anak. Sekedar informasi, bahan yang biasanya digunakan untuk kaos Wadezig! menggunakan kain katun combed 30s.
Bagaimana membahas Kualitas Kaos?
Cara menilai suatu kaos dari bahan yang digunakan. Namun, kompilasi kaos ada yang berbahan tipis bukan berarti kaos itu jelek, lihat lagi tulisan di atas tentang jenis bahan. Kualitas kaos juga ditentukan oleh kualitas jahitannya, semakin baik kualitas jahitan akan semakin memberi kesan yang rapi dan tidak merusak bahan kaos. Jahitan kaos minimal berada di bagian kerah dan bawah kaos, ditiru oleh telitan jahitan kaos pada bagian-bagian tersebut dari sisi dalam dan luar. Jika jahitan rapi dengan jarak antar jahitan sama, kualitas jahitan kaos baik. Harap perhatikan jarak antar jahitan tersebut, semakin rapat semakin baik kualitas jahitannya.
Begitu juga dengan sisa benang pada ujung-ujung jahitan. Jahitan yang baik tidak akan meninggalkan banyak sisa benang. Membahas juga hubungan antara lengan dan badan kaos. Jahitan yang baik akan membentuk ikatan yang membentuk persilangan garis. Batas bawah kain yang diobras. Jika jahitan obras terlihat rapat dan rapi, menandakan kualitas obras yang baik.
Itulah sekilas tentang bahan pembuat kaos, dan cara memilih kaos yang berkualitas. Cek koleksi kaos Wadezig! di sini
* Diolah dari berbagai sumber