22/10/2020
*RENUNGAN SINGKAT KRISTIANI*
Jumat, 23 Oktober 2020
*TEMA*
Memanusiakan manusia
*NAS*
Pengkhotbah 3:1-15
Markus 2:23-28
*RENUNGAN*
Homo faber merupakan konsep yang menggambarkan manusia sebagai pekerja. Pekerjaan menjadi hal yang utama dalam kehidupan manusia. Sedangkan dalam konsep homo ludens, hidup manusia tidak mempunyai arti tanpa pekerjaan. Kemampuan manusia diukur berdasar prestasi kerjanya atau apa yang dihasilkannya. Dalam konsep ini, manusia mampu mengenal diri melalui apa yang mereka kerjakan. Manusia menjadi tidak berarti jika tidak mengerjakan sesuatu.
Pada perkembangannya, manusia menjadi workaholic. Mereka menghabiskan waktu untuk bekerja. Bahkan mereka memandang kehidupan sesamanya sebatas pekerjaan. Relasi yang terjalin dengan sesama pun tidak lagi relasi personal atau relasi antar sesama manusia, melainkan relasi manusia kepada benda (obyek) yang dapat diukur dan dikendalikan.
Tuhan mengajar manusia untuk bekerja, sekaligus menjadikan Sabat sebagai hari perhentian. Ada hari dimana manusia hendaknya berhenti dari pekerjaan supaya tidak menjadi budak atas pekerjaan. Tuhan bermaksud memanusiakan manusia dengan menjadikan hari Sabat. Di zaman ini, ada pekerjaan yang mesti dikerjakan setiap hari. Pekerjaan yang berhubungan dengan jasa kesehatan, transportasi, dan pariwisata misalnya. Namun bukan berarti bahwa kita tidak bisa memiliki Sabat untuk beristirahat dan untuk bersekutu dengan Tuhan. Sabat tidak selalu dihari Sabtu atau Minggu. Kita bisa menjadikan hari lain untuk Sabat, supaya relasi dengan Tuhan tetap terjaga.
Tuhan Yesus memberkati.
*By: Pdt. Roynald Stefly Mumekh, S.Th.*