14/02/2016
Menjual Itu Ada Seninya
By
Ada 2 jenis produk: BARANG (terlihat) dan JASA (tak terlihat). Jenis produknya beda, cara jualannya juga beda. Ada SENI nya. Ada orang yg jago jualan barang, tp memble pas jualan jasa. Ada juga orang yg jago jualan jasa, tp memble pas jualan barang. Kamu yg mana? coba Saya tanya: kamu lebih S**A jualan produk berupa barang atau jasa? pikirkan dulu, terus jawab ya. tanya lagi: selama ini, yang paling LAKU, kalau pas kamu jualan produk berupa barang atau jasa? pikirkan lagi, terus jawab ya.
Sadar atau tidak, memilih produk untuk dijual itu ada SENI nya. Nggak bisa kita asal jual, mentang2 keuntungannya gede. nggak gitu kali. Saya sering diminta utk jualan produk teman saya. Selama itu produk gak 'buat saya jatuh cinta', saya males jualannya. Nggak ada energinya. Salah seorang reseller sy, jualan produk sy komisinya bisa tembus 10jt per bulan. Jualan produk yg lain cuma 1 jt per bulan. Ada ILMU nya.
Kamu yang belum punya produk, pastikan produkmu sesuai hatimu. ingat: Produkmu menunjukkan kepribadianmu. Ngetesnya gampang: kalau kamu ditawari orang utk beli produkmu sendiri, kamu rela bayar mahal gak? Repeat order gak? Transaksi sekarang gak? Kalau jawabannya: "NGGAK", itu artinya produkmu adalah produk 'paksaan'. Kamu dipaksa jualan, hasilnya gak akan maksimal. Kalau jawabannya: "IYA", itu artinya kamu benar2 mencintai produkmu. Energi Menjual akan keluar saat kamu jualan, gak cuma 'ngecap' doank.
Penting banget bagi kita untuk menjual sesuatu yg kita yakini, yg menurut kita baik untuk dimiliki atau digunakan oleh customer. Keyakinan customer pada produk tidak akan pernah lebih tinggi daripada keyakinan kita sendiri. Intinya, jika kita tidak mencintai dan benar2 mempercayai produk kita, tidak mungkin kita akan berhasil menjualnya, wong cuma 'ngecap'. Kalaupun berhasil, hasilnya paling secuil. Nggak akan nyampe Omzet Ratusan Juta bahkan Milyaran... cek aja sendiri. So, pertanyaan Saya, sejauh mana kamu mencintai produkmu? Pikirkan dan renungkan juga: hatimu, lebih enak jualan BARANG atau JASA? 2 hal yang berbeda.
Nih saya kasih tips jualan laris yang jarang dibahas di buku atau seminar manapun. catet ~> CINTA.. yes: CINTA. Maksudnya? Yup! Kalau jualannya pengen laris, jualannya kudu pake: CINTA. cinta akan produknya, manfaatnya, dan customernya. Memilih produk untuk dijual itu mirip kaya NIKAH: pilihlah produk yang benar2 kamu cintai dan layak kamu beli (nikahi).
Pertama, Cintai produk yang kamu jual. Tumbuhkan rasa cinta itu. Jangan jual kalau produkmu itu benar2 jelek dan tidak layak jual. Sebelum jualan, coba disosiasi (keluar dari dirimu sendiri seolah2 kamu jadi customer), tanya: "ini produk layak dibeli gak ya?" Masih dlm disosiasi, coba tanya: "apa yang kurang ya? supaya saya mau beli banyak, mesti saya apakan ya?" Tanya lagi: "supaya temen2 saya yg lainnya pada mau beli juga, harus diapain ya? apa lagi yg mesti diubah atau ditambah agar lebih baik lg?" Pokoknya, pastikan produkmu itu benar2 kamu cintai. Sehingga dibawa kemana2 juga nggak malu2in.
Kedua, Pelajari Gerak Gerik calon customer. Maksudnya? Perhatikan cara dia memutuskan utk membeli produk kita. Kalau jualan BARANG, perhatikan: kualitasnya, variannya, ukurannya, fiturnya, rasanya, desainnya, kemasannya, namanya, volumenya, dll. Kenapa hal2 tsb harus diperhatikan? Karena sadar nggak sadar, si calon customer bakal ngelihat itu pas memutuskan beli produkmu. Dalam menjual barang, calon customer kita akan lebih banyak menggunakan indera MATA. Mata mereka akan menentukan segalanya. Produk makanan: fotonya harus menggoda, membuat target market kita tergoda untuk icip2 dan akhirnya mau beli. Produk fashion: fotonya harus mengandung unsur emosi. Gak jarang yang pake gadis cantik untuk memainkan emosi tersebut. Produk elektronik: fotonya harus jelas dan benar2 bagus dilihat, ada fiturnya dan benefitnya, komplit lah! Intinya, produkmu harus punya: STRONG VISUAL. skill memfoto dan meletakkan barang pada tempat yg enak dipandang sangat mempengaruhi.
Kalau dalam menjual BARANG dominan yang customer pake: MATA. Kalau dalam menjual JASA dominan yg customer pake: TELINGA & RASA. Customer kita akan lebih banyak menggunakan indera TELINGA nya: "emang ini dulunya gimana? Kedengarannya jasanya bagus atau nggak?" Gak cuma telinga, tapi customer juga akan menggunakan perasaan mereka untuk memperkuat: TRUST nya. Menjual JASA: lebih ke transfer TRUST, untuk menciptakan trust, tunjukkan KREDIBILITAS kita. Saat menjual JASA, unsur "kenapa saya harus percaya kepadamu" nya harus benar2 terjawab. Jawab: "kenapa saya harus percaya kamu?", "kenapa saya harus milih jasamu?", "kenapa saya pakai perusahaanmu?". Kenapa...? Kenapa gitu? Karena pas kita menjual jasa, kita nggak akan bawa apa2 kecuali KREDIBILITAS kita sebagai seorang penjual..
Kredibilitas akan muncul dari TRACK RECORD: pelayanannya + hasilnya. Calon customer bertanya2 dlm hatinya, "yang saya mau, bisa diselesaikan dg jasa dia nggak? Bagus nggak hasilnya? Nyaman gak servicenya?" Bimbel: mereka join di bimbelmu karena mereka mendengar bahwa lulusanmu bagus, masuk perguruan tinggi favorit, nilainya keren. Track record... EO: cara organisasi acaranya rapih, pesertanya membludak, memuaskan pengunjung, sesuai harapan, untung. Track record... Konsultan: bisa ngasih solusi buat masalah kliennya, solusinya aplikatif, praktis, dan mengesankan, bukan cuma teori semata. Track record. kuncinya: "bisa DIPERCAYA". Mereka bisa percaya, karena melihat track record kita. Money follow track record.
Yang perlu dicatat kalau kamu jualan JASA: kalau bisa closingnya angkanya tinggi, jangan terlalu kecil. Main di jasa kalau closingnya kecil, itu capek... Apalagi kalau jasanya menuntut kehadiranmu terus. Bukan bisnis atuh gitu mah. Jualan jasa edukasinya kudu lebih gila daripada barang karena keputusan mereka beli akan dipengaruhi 'awareness' mereka pada produknya.
Alhasil apapun produkmu, baik barang maupun jasa, pastikan kamu tahu bagaimana cara menjualnya agar lebih efektif dan lebih laris. Fokuslah pada SOLUSI dari produk yang kamu tawarkan, bukan pada produknya itu sendiri. Terakhir, supaya hasilnya maksimal, coba pelajari teknik-teknik jualan agar hasilnya sesuai harapan: LARIS + UNTUNG
Proudly Present By Zero Zone
Tingkatkan OMZET BISNIS Anda Sekarang Juga dengan E CLASS TERBARU dari Zero Zone, KELAS OPTIMASI OMZET mulai 15 Februari 2016.
Di E CLASS ini, kita akan belajar bareng ILMU MARKETING mulai dari dasar yang bisa diterapkan untuk meningkatkan OMZET BISNIS Anda
Info Selengkapnya
Ketik : Info Optimasi Omzet
Kirim Ke WA : 085342673012