15/02/2023
• Endometriosis •
Sakit yg sama pernah saya alami, hanya saja saya rasakan sembuh tanpa operasi.
Begini ceritanya,
Sejak kecil awal haid, memang saya merasakan sakit setiap hari pertama. Perut terasa melilit dan membuat sangat sakit itu jika sampai ke pinggang. Hal ini selalu terjadi di hari pertama haid. Hari kedua dan seterusnya sudah biasa aja.
Suatu hari kira² tahun 2008, sore hari saat di kantor, saya merasakan sakit yg luar biasa di bagian perut, kram, sampai tak bisa jalan. Akhirnya saya dibawa ke IGD, tapi karna ketemunya dokter umum yaaa hanya dikatakan masuk angin.
Dari saat itulah, hampir setiap bulan disaat mau haid, perut saya kram, bukan hanya sakit perut yg selama ini saya rasakan.
Dan setiap sakit, saya tidak mau makan obat. Lebih baik saya rasakan sakitnya dibanding makan obat.
Rasanya itu, perut bagian bawah sakit, seperti kembung dan ditarik², membuat susah berdiri dan jalan, serta mual². Akan terasa lega dan baikan jika saya muntah dulu dan BAB. Setelah muntahpun dan isi perut sudah kosong, mual²nya gak hilang sampai keluar berwarna hijau dari mulut saya.
Bisa dibayangkan, perut yg kram, tegang gitu ditarik² di dalam agar bisa muntah.
Luar biasa sakitnya. Dan pernah kejadian sekali, saya sampai pingsan di depan kamar mandi rumah setelah saya selesai dari kamar mandi menuju kamar tidur.
Saya mulai mencoba ke dokter kandungan.
Dokter pertama yg saya temui saat itu seorang dokter tua. Saya divonis kista endometriosis 7cm.
Dan luar biasanya, dokter itu tidak menyuruh saya untuk dioperasi. Beliau katakan jika di atas 8cm baru dioperasi, jadi saya disuruh terapi obat saja.
Saya dikasi obat yg harus diminum sekali sehari. Efek dari obat itu membuat saya tidak haid.
Inti dari pengobatan itu, dengan tidak haid, maka kista akan mengecil.
Penjelasan si dokter, kista muncul akibat haid yg tidak bersih. Sisa² darah haid yg tidak keluar itu akan menempel di dinding rahim, lama kelamaan akan membesar dan menjadi kista.
Karna saya manusia yg anti obat, pengobatannya bolong², tidak rutin minum obat berbulan². Saat itu dokter mengatakan harus minum obatnya selama 6 bulan.
Saya mencoba pergi ke dokter lain. Saat itu pengobatan saya masih ditanggung kantor, jadi nyantai aja cek ke beberapa dokter 😁
Obatnya aja dulu di harga 300ribuan untuk sebulan dan tidak dijual bebas di apotik.
Ada lebih dari 3 dokter secara bergantian dulu saya temui, dan semua dokter² muda, semua memvonis harus dioperasi atau laparoskopi.
Saya tidak mau melakukan hal itu. Batin saya berkata, dokter tua aja saat itu tidak memvonis saya untuk operasi, padahal saat itu ukurannya sudah besar, 7cm.
Malah para dokter muda langsung memvonis untuk operasi, padahal ukurannya sudah berkurang, sekitar 4cm..
Jadi saya tetap percaya pada dokter tua, saya tidak akan operasi.
Untuk pengobatannya, sesekali saya tebus obatnya, karna saya sudah punya copy resepnya.
Suatu hari, saya cek ke dokter di kota lain, itu dokter ke-5 yg saya datangi, dan tetap divonis untuk operasi. Saya ceritakan bahwa saya minum obat untuk tidak haid, dan dokter mengatakan efek jangka panjang meminum obat itu membuat kulit kering nantinya. Akhirnya saya tidak lagi minum obat itu.
Di tahun 2013 awal saya mengenal herbal, dan saya menemukan sebuah produk berupaya minuman yg kandungannya terdiri dari daun sirsak dan kulit manggis.
Harganya lumayan tapi saya paksakan membeli saat itu. Hasilnya, saya rasakan perut saya jarang kram lagi, muncul sesekali saja. Kehororan hari pertama haid berkurang 😁
Di tahun 2018 saya mengenal minyak herbal yg sangat menolong dan menyempurnakan pengobatan kista saya.
Jadi saya melakukan 2 hal terapi pengobatan dengan herbal, yaitu :
Pengobatan dari dalam (sesuatu yg diminum) : minum herbal yg kandungannya dari daun sirsak, kulit manggis.
Saat ini herbal semakin berkembang, sudah ada dalam bentuk minuman (cair), kapsul, teh, dari yg murah sampai yg mahal, sesuaikan dengan kemampuan dompet.
Pengobatan dari luar (sesuatu yg dioles) : saya rutin mengoleskan minyak herbal ke titik² tertentu pada tubuh setelah mandi dan sebelum tidur, terutama seminggu sebelum saya haid.
Setelah kedua terapi ini saya jalankan, saya sama sekali tidak pernah merasakan kram perut lagi di hari pertama haid, dan ini sudah jalan 5 tahun.
Saya merasakan SEMBUH TANPA OBAT, APALAGI OPERASI..
Begitu juga dengan tetangga saya, malah kistanya lebih besar, 13cm, sampe perutnya membesar seperti hamil. Hal yg sama dilakukannya, dan sampai sekarang sehat TANPA OPERASI. Yang sebelumnya sudah dijadwalkan untuk operasi, tapi beliau menggagalkan..
Bagi anda yg mungkin sedang merasakan hal yg sama, kram perut atau sekedar nyeri disaat haid, boleh mencoba 2 terapi di atas, siapa tahu berjodoh juga jalan kesembuhan.
Jangan buru² operasi sebelum mencoba cara di atas.
Silahkan jika ingin bertanya, konsultasi ke WA : 0895-2945-3002
Sumber : https://youtu.be/TTgeib2DwpQ