28/05/2025
Ology – Tana Humba Edition
“Kisah yang tak hanya dikenakan, tapi juga mengajakmu mengenang dan menjelajah.”
Hamparan sabana dan lekuk pegunungan di Tana Humba menyerupai ombak samudra—itulah mengapa Pulau Sumba dijuluki Samudera Hijau. Bukan sekadar julukan puitis. Layaknya samudera biru yang menyimpan kekayaan hayati, samudra hijau Tana Humba juga menyimpan keragaman flora-fauna dan budaya yang hadir di atas benang. Ditenun menjadi motif yang bukan hanya indah, tapi sarat makna nan eksotik.
Motif tenun Sumba menyimpan kisah:
Tentang kuda, rusa, dan burung yang menjadi simbol kebebasan dan kekuatan.
Tentang makhluk mitologi yang mengakar dari kepercayaan leluhur.
Dan tentang “Andung”, motif yang menyuarakan sejarah tradisi menyimpan kepala musuh di atas pohon, sebagai simbol kemenangan Tau Humba dalam perang masa silam.
Melalui koleksi ini, kamu sedang mengenakan jejak cerita dari sisi sunyi Nusantara.
Yang bisa akan kamu bawa menemani petualanganmu menelusuri tanah-tanah lain di negeri ini.
Atau menjadi doa, yang akan membawamu ke Sumba, untuk kamu menemui sendiri kisahnya.
📍Temui koleksi eksklusif cerita dalam wastra ini di Indofest, 12-15 Juni 2025.