10/08/2020
At Thahirah
Kurang lebih 15 tahun sebelum Tahun Gajah, lahirlah seorang bayi perempuan yang mungil dan cantik di Ummul Qura. Di tengah kejahiliahan bangsa Arab, muncul secercah cahaya yang bersinar di Jazirah Arab.
Semua menyambut kelahiran bayi cantik ini dari kalangan Bani Quraisy.
Ayahandanya bernama Khuwailid bin Asad bin Abdul Izza bin Qusyai bin Milan bin Murrah bin Ka'ab ,bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr. Beliau seorang bangsawan Quraisy dan dan seorang saudagar kaya raya, memiliki keserdasan luar biasa , dermawan, jujur, amanah, terhormat dan berakhlak mulia.
Sementara itu ibundanya bernama Fatimah binti Zaidah bin Jandab, seorang wanita cantik, lembut dan berakhlak mulia dari keturunan suku Quraisy dari Bani Amir bin Lu'ay.
Bayi cantik itu adalah Khadijah, nama lengkapnya Khadijah binti Khuwailid bin Asad Al- Qurasyiyah Al- Asadiyah. Khadijah tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik jelita. Ia mewarisi sifat-sifat terpuji dari kedua orang tuanya. Dibesarkan di kalangan keluarga yang mulia, jujur dan dari kalangan pemimpin, membentuk Khadijah menjadi gadis yang cerdas lembut dan berakhlak mulia, berbudi bshasa yang tinggi, Ia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Sifatnya teguh pada kebenaran. S**a menolong yang lemah.
Lewat didikan sang ibu dan ayahnya Khadijah menjadi bangsawan yang berbeda dari wanita bangsawan lainnya.Ia sangat istimewa, karena keistimewaannya Khadijah memiliki nama julukan. Diantaranya, Khadijah At Thahirah, artinya yang menjaga kesucian.
Masya Allah jika kisah ini diceritakan kepada anak-anak sejak mereka kecil, bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi mereka, menjadi tauladan sepanjang masa. Banyak lagi kisah dari para pemimpin bidadari syurga...