29/11/2023
Kenapa sih orang bisa selingkuh?
Kita gak usah ngomongin yang selingkuh pas udah berkeluarga dulu deh ya.
Coba tanya ke yang masih belum berkeluarga:
1. Kenapa banyak orang yang gak langsung menikahi pacar pertamanya?, ada yang beberapa kali berganti pasangan hingga akhirnya menikah. Ini menvalidasi bahwa hati manusia bisa jatuh cinta berkali-kali. Baik wanita maupun pria.
2. Istri udah kayak bidadari, masih bisa-bisanya mendua. Mengapa Pangeran Charles bisa lebih memilih Camilla ketimbang Diana?, jawabannya ya bisa saja hanya seorang Camilla yang bisa memberikan apa yang Charles mau, entah chemistry-nya, f3tishnya mungkin?, mother complex?
3. Atau yang dulu waktu pacaran bisa selingkuh? Kenapa?
apa karena pacarnya terlalu cuek? kurang respect? toxic? atau malah karena pacarnya terlalu nurut? kurang flexible untuk mencoba hal-hal baru? terlalu kaku dalam berumah tangga? sehingga jadi monoton alias gak seru?
Apapun alasannya, selingkuh yang bahaya itu kalau sudah melibatkan perasaan.
Karena ada pepatah
Cinta itu adalah indra ke 7 yang menghancurkan 6 indra kita yang lain,
sehingga ketika sudah dimabuk cinta.
Indra Penglihatan (mata), Pendengaran (telinga), Peraba (kulit), Penciuman (hidung), Pengecap (lidah) hingga insting.. kayak jadi gak berfungsi aja.
Dan dari dulu sampai sekarang, menurut gue tetep sih..
Penyebab perselingkuhan, karena ada window/celah waktu.
Ketika seseorang bisa punya waktu untuk meng-explore sesuatu yang baru tanpa sepengetahuan pasangannya ,
yang tentu saja karena baru, pastinya seru,
apalagi karena waktu yang didapat itu betul-betul disempat2kan di sela rutinitas,
ya udah pasti sekalinya ketemu, bener-bener jadilah quality time.
Dan berhubung semua indra lagi dimatikan oleh cinta, pasangan sebaik, sepengertian dan secakep apapun di rumah, ya udah gak keliatan, gak kerasa, dsb.
-
Faktor-faktor lain ya tentu saja banyak, rata-rata karena
- urusan penghasilan istri lebih tinggi dan istri tanpa sadar jadi bossy dan mengecilkan peran suami atau
- bisa saja istri penghasilan lebih tinggi namun pengertian, tapi suaminya yang merasa insecure. Biar gimana ego pria itu menurut gue, secara manusiawi di uang, sehingga meskipun gak ada yg ngejudge, tetep aja dia insecure.
- bisa juga bukan karena dia insecure, tapi butuh sanjungan dari orang sekitar, dan dia tidak mendapatkan kebanggaan sebagai tulang punggung tersebut, karena ternyata penghasilan istri lebih besar.
- kalau case istri yang selingkuh, bisa karena suami workaholic sehingga jarang ada waktu utk komunikasi apalagi intim dengan istri, lalu seringkali juga karena Istri merasa tidak dihargai perannya.
- memiliki love language yang berbeda, yang satu senangnya disentuh (physical touch), yang satu lagi senangnya dibantuin kalau lagi repot (act of service), dan udah tau beda, tapi gak ada usaha untuk memberikan "love" sesuai dengan love language masing-masing, sehingga begitu tau tau ketemu yang cucok, ya sudah deh.. langsung kecantol.
- kurang restu ortu, sehingga dijadikan pembenaran ketika cari pasangan lain.
- terbiasa mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan pasangan, ego terlalu tinggi, sehingga membenarkan setiap keputusan yang dia ambil sendiri, "aku bisa jaga diri dan hati kok, wong makan malem sama dia cuma utk ngomongin urusan kerjaan" --> eh ternyata hati luluh juga karena seringnya bertemu berdua.
- faktor masa kecil, biasanya kalau pelakunya adalah wanita, karena tidak ada/kurang sosok figur ayah, sementara kalau pelaku perselingkuhannya adalah pria, karena tidak ada/kurang sosok figur ibu. Tanpa sadar mengejar pengakuan figur tersebut, yang imbasnya terus mencari pengakuan (kasih-sayang) dari lawan jenisnya ketika dewasa.
Well anyway, ini hanya menurut gue aja ya..
Dan tetep apapun alasannya, semua diatas bisa terjadi kalau ada kesempatan/window/celah.
Dan tetap apapun alasannya, perselingkuhan bukanlah tindakan yang dibenarkan. Tidak ada pembenaran yang bisa diclaim kalau affairs itu sampai terjadi.
Hanya saja gw tulis gini, biar pasangan disini pada langgeng dan bisa notice sesegera mungkin untuk memperbaiki hubungan jika masih banyak PR-nya.